Pemprov Banten dan BPS Diminta Perkuat Integrasi dan Validitas Data

Jumat, 8 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Banten – Wakil Gubernur (Wagub) Banten Achmad Dimyati Natakusumah meminta jajarannya meningkatkan kolaborasi bersama Badan Pusat Statistik (BPS). Untuk mengetahui data dan fakta riil mengenai kondisi masyarakat, BPS memiliki pengalaman dan bisa menjadi landasan perencanaan pembangunan di Provinsi Banten.

“Kalau yang disampaikan BPS dalam setiap rilis triwulan itu kan hanya data gambaran umum, tapi di diskusi itu saya minta disampaikan secara terperinci. Sehingga kita bisa memilih, sektor mana yang membutuhkan penanganan cepat dan sektor mana saja yang butuh penanganan berkelanjutan,” kata Wagub saat menerima kunjungan Kepala BPS Provinsi Banten Yusniar Juliana bersama jajarannya, Kamis (7/5/2026).

Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten dengan BPS, bisa dilakukan dengan pertemuan rutin antara organisasi yang ada. Bila perlu, Dimyati meminta dilakukan sebulan sekali agar ada kesamaan data yang detail dan terperinci.

Dimyati menambahkan, di tengah kondisi efesiensi dan geopolitik saat ini, tuntutan akurasi data begitu penting. Setiap kepala daerah ingin setiap programnya dapat menyesuaikan dengan kondisi APBD yang ada. Apalagi, anggaran menurutnya harus dapat menyukseskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.

“Makanya, saya tidak ingin hanya mendapatkan laporan begitu saja. Tapi harus rill dan dapat dipertanggungjawabkan. Apakah pertumbuhan ekonomi itu benar-benar dirasakan oleh masyarakat, termasuk angka pengangguran yang berkurang, inflasi dan sebagainya,” katanya.

Pada kesempatan bersama BPS itu, Dimyati juga melakukan simulasi Sensus Ekonomi 2026 yang sudah berlangsung dari tanggal 1 Mei sampai 31 Agustus 2026. Ia menjawab dengan baik beberapa pertanyaan yang disampaikan oleh petugas BPS. Dimyati mengimbau agar masyarakat Banten menjawab setiap pertanyaan yang disampaikan dengan jujur dan transparan pada sensus ini.

“Karena kerahasiaan data itu akan terjamin,” ujarnya.

Di tempat yang sama, Kepala BPS Provinsi Banten Yusniar Juliana menyambut baik gagasan yang disampaikan oleh Wagub Dimyati berkenaan dengan diskusi bulanan yang akan dilakukannya bersama Pemprov Banten. Juliana meyakini kegiatan itu akan memperkuat kolaborasi antara BPS dengan Pemprov Banten dalam mewujudkan satu data Indonesia.

“BPS itu seperti kompas, di mana ia harus bisa memberikan akurasi data yang kuat. Maka dari itu, ketika ada ide untuk dilakukan pertemuan rutin kami sangat menyambut baik,” katanya.(lsi)

 

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Dimyati: Bedug Bukan Sekadar Alat Tradisional, Tapi Simbol Kearifan Lokal
Wagub Dimyati Dorong Pelestarian Tradisi Ngadu Bedug sebagai Warisan Budaya
Andra Soni Libatkan BPJT dan Badan Usaha Tol Demi Pelayanan Maksimal bagi Masyarakat
PWI dan SMSI Banten Apresiasi Dukungan Mitra dalam Pelaksanaan Kurban
Sebanyak 144 Hewan Kurban Polda Banten Disalurkan bagi Masyarakat Membutuhkan
Tinawati Ajak Guru Agama Perkuat Pendidikan Moral dan Karakter Anak
Andra Soni Dorong Penyajian Menu MBG yang Sehat dan Bergizi
IWAPI Diharapkan Jadi Motor Penggerak UMKM dan Pemberdayaan Perempuan di Banten

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 14:44 WIB

Dimyati: Bedug Bukan Sekadar Alat Tradisional, Tapi Simbol Kearifan Lokal

Sabtu, 30 Mei 2026 - 09:40 WIB

Wagub Dimyati Dorong Pelestarian Tradisi Ngadu Bedug sebagai Warisan Budaya

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:09 WIB

Andra Soni Libatkan BPJT dan Badan Usaha Tol Demi Pelayanan Maksimal bagi Masyarakat

Jumat, 29 Mei 2026 - 08:07 WIB

PWI dan SMSI Banten Apresiasi Dukungan Mitra dalam Pelaksanaan Kurban

Kamis, 28 Mei 2026 - 10:27 WIB

Sebanyak 144 Hewan Kurban Polda Banten Disalurkan bagi Masyarakat Membutuhkan

Berita Terbaru