Pemkot Yogya Perkuat Talud Tiga Sungai Sepanjang 36 Kilometer, 30 Persen Masih Bertahap

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota Yogyakarta mempercepat penguatan talud di tiga sungai utama untuk mencegah risiko longsor dan kerusakan tebing akibat cuaca ekstrem. (Kominfo Kota Yogyakarta)

Pemerintah Kota Yogyakarta mempercepat penguatan talud di tiga sungai utama untuk mencegah risiko longsor dan kerusakan tebing akibat cuaca ekstrem. (Kominfo Kota Yogyakarta)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Pemerintah Kota Yogyakarta mempercepat penguatan talud di sepanjang tiga sungai utama sebagai langkah mitigasi risiko longsor dan kerusakan tebing akibat cuaca ekstrem. Upaya ini dilakukan menyusul masih adanya sejumlah titik yang dinilai rentan, terutama pada konstruksi lama.

Berdasarkan Data Teknis Sungai dan Talud Kota Yogyakarta Tahun 2025 dari Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPUPKP) Kota Yogyakarta, total panjang talud di tiga sungai utama mencapai 36.156 meter. Dari jumlah tersebut, sepanjang 25.040 meter atau 69,26 persen dalam kondisi baik. Sisanya masih memerlukan penanganan bertahap sesuai tingkat kerusakan dan prioritas risiko.

Kepala Bidang Sumber Daya Air dan Drainase DPUPKP Kota Yogyakarta, Rahmawan Kurniadi, menjelaskan, sebagian talud masih menggunakan konstruksi pasangan batu kali, bahkan terdapat segmen sungai yang belum memiliki talud permanen.

“Masih lumayan banyak yang batu kali. Bahkan ada yang belum bertalud. Sekarang kita tingkatkan strukturnya menjadi lebih kuat, dengan pondasi beton ditanam sekitar 1,5 sampai 2 meter di bawah dasar sungai, lalu dindingnya cor beton bertulang,” ujar Rahmawan, Senin (23/2/2026).

Menurut dia, konstruksi beton bertulang dipilih karena lebih mampu menahan tekanan arus deras dan gerusan saat intensitas hujan tinggi. Perubahan struktur ini juga menjadi bagian dari standar pembangunan talud baru di Kota Yogyakarta.

Pada 2026, pembangunan difokuskan di aliran Sungai Winongo melalui dua paket pekerjaan di wilayah Bener dan Pakuncen. Di Bener, pembangunan dilakukan dari awal karena sebagian besar kawasan belum memiliki talud permanen. Adapun di Pakuncen, talud lama dari pasangan batu kali ditingkatkan menjadi struktur beton bertulang.

Selain proyek terencana, Pemkot Yogyakarta juga melakukan penanganan insidentil di sejumlah titik rawan, antara lain di kawasan Ngampilan, Baciro, dan Gambiran. Penanganan biasanya dilakukan setelah adanya laporan kerusakan akibat hujan deras yang memicu ambrol atau longsor pada struktur lama.

Penguatan talud ini diharapkan tidak hanya menjaga stabilitas tebing sungai, tetapi juga melindungi permukiman warga yang berada di bantaran dari potensi bencana saat musim penghujan. (aga/ihd)

Berita Terkait

Pemkot Yogyakarta Pastikan Mutu dan Keamanan Bahan Pangan Selama Ramadan
Indeks Kepuasan Naik, AKIP Predikat A, Kinerja Pemkot Yogyakarta Menguat
Wamira Diluncurkan, Pemkot Yogyakarta Bangun Jejaring Warung Rakyat di 14 Kemantren
Stok Pangan Yogyakarta Aman hingga Lebaran 2026, Sejumlah Harga Mulai Merangkak Naik
Puasa Momentum Berbagi, Wawali Jogja Ajak Warga Perkuat Empati dan Kerukunan
Tiga Hari Awal Ramadan, Usaha Hiburan di Kota Yogyakarta Tutup; Setelah Itu Beroperasi Terbatas
Imlek 2577 Kongzili, KAI Daop 6 Yogyakarta Hadirkan Barongsai di Stasiun Tugu
Pengentasan RTLH, Pemkot Yogyakarta Targetkan Renovasi 200 Rumah pada 2026

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 18:03 WIB

Pemkot Yogyakarta Pastikan Mutu dan Keamanan Bahan Pangan Selama Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:13 WIB

Pemkot Yogya Perkuat Talud Tiga Sungai Sepanjang 36 Kilometer, 30 Persen Masih Bertahap

Senin, 23 Februari 2026 - 23:30 WIB

Indeks Kepuasan Naik, AKIP Predikat A, Kinerja Pemkot Yogyakarta Menguat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:37 WIB

Wamira Diluncurkan, Pemkot Yogyakarta Bangun Jejaring Warung Rakyat di 14 Kemantren

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:32 WIB

Stok Pangan Yogyakarta Aman hingga Lebaran 2026, Sejumlah Harga Mulai Merangkak Naik

Berita Terbaru