Pemerintah Kelurahan Kranji Luncurkan Program “Ubah Sampah Menjadi Emas” Melalui Bank Sampah Hijau Berkah

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Bekasi Barat – Lurah Kranji, Agus Joko Saputro, secara resmi membuka launching Bank Sampah Hijau Berkah yang berlokasi di RW 09, Kelurahan Kranji, Kecamatan Bekasi Barat, pada hari ini. Kegiatan ini menjadi langkah konkret pemerintah kelurahan dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis masyarakat.

Dalam sambutannya, Agus Joko Saputro menyampaikan apresiasi kepada para pengurus RW, kader lingkungan, serta warga yang telah berinisiatif membentuk bank sampah sebagai bagian dari upaya menjaga kebersihan lingkungan.

Program ini mengusung konsep “Ubah Sampah Menjadi Emas”, yaitu mengelola sampah rumah tangga agar memiliki nilai ekonomis melalui sistem tabungan sampah.

“Bank sampah bukan hanya mengurangi volume sampah, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi bagi warga. Ini merupakan bentuk kolaborasi baik antara pemerintah kota bekasi dan masyarakat,” ujar Lurah Kranji.

Bank Sampah Hijau Berkah diharapkan dapat menjadi contoh bagi RW lain dalam membangun lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan. Melalui program ini, warga dapat menabung sampah anorganik seperti plastik, kertas, kardus, dan logam yang nantinya ditimbang dan dikonversi menjadi nilai tabungan.

Pengurus RW 09 menyatakan siap menjalankan program ini secara berkelanjutan, dengan jadwal penimbangan rutin dan edukasi pemilahan sampah untuk warga. Para kader lingkungan juga akan mengadakan sosialisasi door to door untuk memastikan setiap rumah tangga memahami cara memilah dan menabung sampah dengan benar.

Dengan diluncurkannya Bank Sampah Hijau Berkah, Kelurahan Kranji berharap tercipta lingkungan yang lebih tertata, mengurangi pencemaran, serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengelolaan sampah terpadu.(*)

Berita Terkait

Tri Adhianto Dorong Budaya Siaga Bencana Sejak Dini melalui Simulator Gempa
Menuju WBK dan WBBM, Kejari Bekasi Teken Komitmen Bersama
Pemkot Bekasi dan BMPS Bersinergi Wujudkan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi
Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bekasi
Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Penanganan WC Helikopter Jadi Prioritas Capai Status ODF Kota Bekasi
Pemkot Bekasi Fokus Memperluas Jangkauan Transportasi Publik Melalui Layanan Trans Beken
Jembatan Kalimalang Diresmikan, Sinergi Pemprov Jabar dan Pemkot Bekasi Ditingkatkan
Bekasi Berkebaya Hadirkan Fashion Show Disabilitas, Tegaskan Nilai Kesetaraan dan Inklusivitas

Berita Terkait

Jumat, 13 Februari 2026 - 12:32 WIB

Tri Adhianto Dorong Budaya Siaga Bencana Sejak Dini melalui Simulator Gempa

Kamis, 12 Februari 2026 - 14:09 WIB

Menuju WBK dan WBBM, Kejari Bekasi Teken Komitmen Bersama

Rabu, 11 Februari 2026 - 18:25 WIB

Pemkot Bekasi dan BMPS Bersinergi Wujudkan Akses Pendidikan Tanpa Diskriminasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:51 WIB

Kader Posyandu Jadi Garda Terdepan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak di Kota Bekasi

Rabu, 11 Februari 2026 - 08:46 WIB

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto: Penanganan WC Helikopter Jadi Prioritas Capai Status ODF Kota Bekasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah meluncurkan 24 Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) di tujuh Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA), Jumat (12/2), di Ballroom The University Hotel Universitas Muhammadiyah Yogyakarta. (Humas UMY)

Pendidikan

Bersama UMY, Muhammadiyah Luncurkan 24 PPDS di Tujuh PTMA

Jumat, 13 Feb 2026 - 18:01 WIB