JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyalurkan bantuan dana kemanusiaan senilai Rp3 miliar guna mendukung penanganan bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X kepada perwakilan tiga pemerintah daerah di Gedhong Wilis, Kompleks Kepatihan, Selasa.
“Ini sebagai salah satu bantuan untuk ikut menyelesaikan masalah banjir yang ada di beberapa provinsi,” ujar Sultan.
Menurut dia, penyaluran dana tunai memperkuat bantuan tahap awal yang telah dikirimkan Pemda DIY, berupa obat-obatan dan perbekalan medis untuk wilayah yang terdampak.
Selain bantuan material, Sultan memastikan perhatian turut diberikan kepada mahasiswa asal Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat yang keluarganya menjadi korban bencana.
Pemda DIY telah menjalin komunikasi dengan sejumlah perguruan tinggi di Yogyakarta untuk melakukan pendataan.
“Kalau ada anak-anak dari Sumatera yang kuliah di Yogya, mohon bantuannya untuk menyampaikan nama-nama itu,” ucap Sultan.
Ia menjelaskan, skema bantuan yang disiapkan meliputi keringanan biaya kuliah dan dukungan biaya hidup. Mekanisme serupa pernah dilakukan DIY untuk mahasiswa asal NTB dan Poso saat daerah mereka dilanda bencana. “Living cost biasanya delapan bulan,” kata Sultan menambahkan.
Perwakilan Pemerintah Aceh, Basir Abu Bakar, menyampaikan apresiasi atas solidaritas yang diberikan DIY. Ia menyebut bantuan tersebut menjadi dukungan penting di tengah upaya pemulihan wilayah terdampak.
Namun, Basir mengakui sejumlah kawasan masih terisolasi akibat kerusakan infrastruktur. “Seperti di Aceh Tamiang, masih ada beberapa titik yang harus dibantu logistik memakai helipad,” ujarnya.
Bantuan kemanusiaan dari DIY diharapkan mampu mempercepat penanganan sekaligus memulihkan wilayah terdampak bencana di tiga provinsi tersebut.
Pemerintah daerah menyatakan siap melanjutkan koordinasi jika kebutuhan bantuan lanjutan diperlukan. (ihd)






