Pelatihan SDM Pendamping Koperasi Merah Putih Jadi Langkah Strategis Tingkatkan Profesionalisme dan Akuntabilitas

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Lebak – Wakil Gubernur Banten Achmad Dimyati Natakusumah mengatakan bahwa Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi kunci keberhasilan Koperasi Merah Putih di Banten. Karena itu, ia meminta agar pelatihan peningkatan SDM pendamping Koperasi Merah Putih tidak sekadar seremonial. Pelatihan harus menghasilkan SDM yang profesional, visioner, dan berintegritas.

“Seorang entrepreneur harus punya perencanaan yang jelas, terukur, orientasinya keuntungan, dan administrasi yang baik. Kapital, aset, dan manajemen adalah tiga unsur penting dalam koperasi modern,” kata Dimyati di Gedung PKPRI Provinsi Banten, Kota Serang, Senin (3/11/2025).

Pesan itu disampaikan Dimyati saat membuka Pelatihan Peningkatan Kompetensi SDM Pendamping Koperasi Desa Merah Putih yang digelar oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Banten. Pelatihan berlangsung dari tanggal 3 s.d 7 November 2025.

Dimyati mencontohkan, Singapura bisa berkembang salah satunya karena pengelolaan aset secara produktif. Pendamping Koperasi Merah Putih, karena itu, harus orang yang kreatif saat menghadapi masalah, termasuk saat mengidentifikasi persoalan di lapangan.

Ia juga menurutnya harus intens melakukan pendampingan dan memastikan koperasi berjalan secara likuid. Di samping itu, tentunya transparan dan memberi manfaat bagi anggotanya.

Selain itu, Dimyati meminta agar tidak ada koperasi yang menjadi milik kelompok tertentu, apalagi milik pribadi. Koperasi Merah Putih didirikan untuk kepentingan masyarakat dan menjadi program Presiden Prabowo Subianto.

“Jika ada monopoli, laporkan. Koperasi Desa Merah Putih adalah milik masyarakat. Program ini dibangun dari bawah oleh Presiden Prabowo agar masyarakat desa memiliki kekuatan ekonomi sendiri,” tegasnya.

Karena itu, Dimyati meminta para pendamping yang mengikuti pelatihan agar menginventarisasi masalah di daerahnya. Termasuk bagaimana melakukan tata kelola keuangan secara akuntabel.

“Pendamping digaji untuk memastikan koperasi sehat, memiliki usaha, dan memberi dampak. Harus ada output dan outcome. Tidak boleh ada gaji tanpa hasil,” kata Dimyati.

Di tempat yang sama, Milda Sari sebagai Kepala Bidang Perencanaan dan Pengembangan Literasi dan Penyuluhan pada Kementerian Koperasi, mengapresiasi langkah Pemprov Banten menggelar pelatihan bagi pendamping Koperasi Merah Putih. Kegiatan ini penting karena sesuai dengan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih sebagai program strategis nasional menuju kemandirian ekonomi.

“Pendamping merupakan ujung tombak keberhasilan program. Tidak hanya memastikan koperasi berdiri, tetapi beroperasi, menghasilkan usaha, dan berkembang menjadi pusat ekonomi desa,” ungkapnya.

Sebagai informasi, selama lima hari pelatihan ini peserta dikenalkan pada aplikasi digital SIMKOPDES atau Sistem Informasi Manajemen Koperasi Desa dan Kelurahan. Platform ini merupakan sistem resmi pendataan Koperasi Desa Merah Putih untuk menjamin tata kelola yang modern, transparan, dan berdaya saing. Selain itu, mereka diberikan pendalaman materi mengenai Talenta Perkoperasian Indonesia yang berbasis pada laman talentakoperasi.id. (nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Pelaksanaan SPMB Banten 2026 Dipuji KPK, Pengaduan Minim dan Sistem Berjalan Baik
Ratusan Warga Binaan Lapas Serang Jalani Tes HIV dalam Upaya Deteksi Dini
Janjikan Haji Khusus VIP, Dua Pelaku Tipu Korban hingga Rp7,65 Miliar
Gubernur Andra Soni Tekankan Pentingnya Peran Pemuda dalam Menggerakkan Ekonomi Daerah
Andra Soni Pastikan Pembentukan Badan Usaha Pertambangan Rakyat Ikuti Ketentuan ESDM
SEMMI Gelar Kongres Nasional di Tangerang, Banten Dinilai Siap Hadapi Bonus Demografi
Terima BAMAGNAS, Andra Soni Perkuat Sinergi Antarumat Demi Banten Kondusif
Andra Soni Dorong Reformasi Birokrasi melalui Tata Kelola Pemerintahan yang Efektif

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:35 WIB

Pelaksanaan SPMB Banten 2026 Dipuji KPK, Pengaduan Minim dan Sistem Berjalan Baik

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:28 WIB

Ratusan Warga Binaan Lapas Serang Jalani Tes HIV dalam Upaya Deteksi Dini

Jumat, 26 Juni 2026 - 10:25 WIB

Janjikan Haji Khusus VIP, Dua Pelaku Tipu Korban hingga Rp7,65 Miliar

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:35 WIB

Gubernur Andra Soni Tekankan Pentingnya Peran Pemuda dalam Menggerakkan Ekonomi Daerah

Jumat, 26 Juni 2026 - 08:30 WIB

Andra Soni Pastikan Pembentukan Badan Usaha Pertambangan Rakyat Ikuti Ketentuan ESDM

Berita Terbaru