JOGJAOKE.COM, Jogja – DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta menggelar Pendidikan Politik bagi kader ranting dan anak ranting se Kemantren Umbulharjo guna memperkuat ideologi perjuangan partai bersama.
Ketua Komisi A DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Susanto Dwi Antoro, menegaskan kader harus terus meningkatkan kapasitas dan pengabdian.
Menurut Susanto, pendidikan politik menjadi langkah strategis membangun kader yang memahami arah perjuangan partai serta tanggung jawab organisasi sepenuhnya.
”Kader harus memahami tugas perjuangan partai secara utuh,” ujarnya, “agar mampu hadir memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” jelasnya Rabu (17/6/2026).
Ia menekankan bahwa penguatan ideologi merupakan fondasi penting menjaga konsistensi gerakan partai dalam memperjuangkan kepentingan rakyat secara berkelanjutan.
”Pendidikan politik bukan sekadar kegiatan rutin,” kata Susanto, “tetapi sarana membentuk kader yang tangguh, disiplin, dan berintegritas,” tegasnya.
Dalam kegiatan tersebut, kader diberikan pemahaman mengenai nilai perjuangan partai, penguatan organisasi, serta pentingnya menjaga soliditas internal.
”Kekompakan adalah modal utama organisasi,” tegasnya, “karena tanpa persatuan, perjuangan untuk rakyat tidak akan berjalan maksimal,” jelasnya.
DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta juga mendorong seluruh kader terus bergerak aktif menyerap aspirasi masyarakat di wilayah masing-masing.
”Kader harus hadir di tengah rakyat,” ujar Susanto, “mendengar kebutuhan mereka dan memperjuangkan solusi atas berbagai persoalan,” ucapnya.
Menurutnya, kedekatan dengan masyarakat menjadi kekuatan utama partai dalam membangun kepercayaan dan menghadirkan program yang bermanfaat.
Ia mengingatkan bahwa semangat gotong royong harus terus dijaga sebagai identitas perjuangan yang menyatukan seluruh elemen kader.
”Solid bergerak, bergotong royong, dan selalu bersama rakyat,” katanya, “itulah semangat yang harus terus dirawat bersama,” ujarnya bersemangat.
Susanto menilai kader militan lahir dari proses pembinaan berkelanjutan, pemahaman ideologi kuat, serta pengabdian nyata kepada masyarakat.
”Kekuatan partai ada pada kader yang militan dan pengabdian nyata untuk rakyat,” pungkasnya, menutup kegiatan penuh semangat.
(WAW)






