PBTY ke-21 Usung Tema Penguatan Persatuan Melalui Warisan Seni Budaya

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, YOGYAKARTA — Perayaan Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke-21 resmi digelar dengan rangkaian pembukaan meriah di kawasan depan Kantor Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Rabu malam. Festival budaya tahunan ini kembali menjadi ruang pertemuan lintas budaya yang menegaskan identitas Yogyakarta sebagai kota toleransi dan keberagaman.

Opening Ceremony yang berlangsung di panggung utama dijadwalkan dihadiri Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Selain itu, Konsul Jenderal Republik Rakyat Tiongkok di Surabaya turut diagendakan hadir dalam seremoni pembukaan. Perwakilan pemerintah pusat disebutkan akan diwakili oleh staf ahli dari Kementerian Pariwisata.

Ketua pelaksana PBTY ke-21, Ernes Lianggar Kurniawan, menyampaikan bahwa perayaan tahun ini menjadi momentum penting karena bertepatan dengan bulan Ramadan. Kondisi tersebut justru dimaknai sebagai simbol kuat harmonisasi kehidupan masyarakat Yogyakarta yang hidup berdampingan dalam keberagaman budaya dan keyakinan.

“Ini menjadi bukti bahwa Yogyakarta adalah City of Tolerance. Berbagai agenda besar dapat berjalan berdampingan dengan tetap menjaga rasa saling menghormati,” ujarnya.

Pembukaan festival menampilkan beragam pertunjukan seni, mulai dari tarian Nusantara, tarian tradisional Tionghoa, hingga penampilan Paguyuban Fujing sebagai pengampu acara pembuka. Salah satu atraksi yang paling dinantikan adalah penampilan Naga Putih yang sebelumnya meraih penghargaan dalam ajang internasional di Shanghai.

Sebagai bentuk penghormatan terhadap masyarakat yang menjalankan ibadah puasa, panitia juga menghadirkan kegiatan ngabuburit di panggung utama menjelang waktu berbuka. Sebanyak 100 paket takjil dibagikan kepada masyarakat pada hari pertama pelaksanaan, sementara area stan UMKM turut dilibatkan dalam kegiatan sosial selama festival berlangsung.

Pada 27 Februari mendatang, festival juga akan menghadirkan tausiah kebangsaan bersama Gus Muwafiq sebagai simbol penguatan nilai toleransi antarumat beragama di Yogyakarta.

Sementara itu, Ketua Umum PBTY, Jimmy Sutanto, menjelaskan bahwa PBTY telah berlangsung sejak 2005 dan terus berkembang menjadi festival budaya lintas etnis yang merangkum seni tradisi Tionghoa dan Nusantara.

“Tahun ini kami mengangkat tema Mewarisi Seni Budaya, Memperkuat Persatuan Indonesia. Melalui seni dan budaya, kami ingin mempersatukan seluruh unsur bangsa dalam semangat kebersamaan,” ungkapnya.

Selain pertunjukan seni, PBTY 2026 juga menghadirkan pameran bertema “Pandu Tionghoa” yang menyoroti sejarah gerakan kepanduan Tionghoa di Indonesia, khususnya di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur. Pameran ini menjadi upaya edukasi sejarah bahwa perkembangan kepanduan nasional lahir dari beragam latar belakang organisasi, seperti Pandu Tionghoa, Pandu Katolik, Pandu Kristen, hingga Hizbul Wathan yang kemudian berkontribusi pada lahirnya Gerakan Pramuka Indonesia.

Festival yang berlangsung selama 25 Februari hingga 3 Maret 2026 ini turut dimeriahkan berbagai lomba anak-anak, seperti Chinese Costume, tari kreasi modern, modern dance, serta lomba menyanyi lagu Mandarin. Sebanyak 172 tenant UMKM ambil bagian dalam perhelatan budaya tersebut.

Melalui penyelenggaraan PBTY ke-21, panitia berharap generasi muda semakin memahami pentingnya keberagaman budaya sebagai fondasi persatuan bangsa serta memperkuat nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan bermasyarakat. (Aga)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru

Yogyakarta

KADIN DIY Guncang 2026: UMKM Naik Kelas, Ekonomi Rakyat Menang

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:11 WIB

Yogyakarta

Suami Orang Terus Diajak Keluar, Dugaan Kedekatan Jadi Sorotan

Sabtu, 17 Okt 2026 - 10:06 WIB

Yogyakarta

KADIN DIY Pacu UMKM Naik Kelas, Bidik Pasar Global

Sabtu, 17 Okt 2026 - 09:47 WIB