PAMDI Kudus Perkuat Sinergi Bangun Ekosistem Dangdut Profesional Bersama Disbudpar

Selasa, 4 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Kudus – Perkumpulan Artis Musik Dangdut Indonesia atau PAMDI Kabupaten Kudus memperkuat sinergi bersama Dinas Kebudayaan dan Pariwisata membangun ekosistem seni semakin profesional bersama.

Audiensi berlangsung di Kabupaten Kudus, Senin, dipimpin Ketua PAMDI Kudus Didik Wahyudi T., S.H., M.H., bersama jajaran pengurus organisasi secara lengkap.

Kehadiran rombongan PAMDI disambut hangat Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Kudus, Halil, beserta seluruh jajaran dengan suasana penuh keakraban kolaboratif.

Pertemuan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan kelembagaan sekaligus membuka ruang diskusi mengenai berbagai terobosan memajukan musik dangdut di Kabupaten Kudus berkelanjutan.

“Kami ingin membangun sinergi kuat bersama pemerintah daerah,” tegas Didik Wahyudi, “agar pelaku musik dangdut memperoleh pembinaan berkelanjutan dan terarah.”

Menurut Didik, PAMDI berkomitmen menjadi organisasi yang mengayomi insan musik dangdut sekaligus mendukung berbagai program pelestarian budaya pemerintah daerah secara konsisten.

Kepala Disbudpar Kabupaten Kudus, Halil, memberikan apresiasi atas langkah PAMDI yang dinilai mampu memperkuat kolaborasi antara organisasi profesi bersama pemerintah daerah.

“Sinergi seperti ini sangat penting,” ujar Halil, “karena mampu menciptakan iklim berkesenian yang sehat, tertib, produktif, serta berorientasi kemajuan bersama seluruh.”

Halil menegaskan pembahasan bersama PAMDI tidak berhenti pada audiensi, melainkan akan berlanjut melalui komunikasi intensif demi menghasilkan program nyata berkelanjutan.

“Diskusi ini akan terus kami lanjutkan demi memberikan yang terbaik,” kata Halil, “agar dunia dangdut Kudus semakin tertata sesuai ketentuan berlaku.”

Ia berharap seluruh pelaku musik dangdut mampu menjunjung profesionalisme sekaligus menaati aturan sehingga aktivitas berkesenian berlangsung tertib, aman, serta memberikan manfaat luas.

Didik menyatakan PAMDI siap menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas sumber daya pelaku seni melalui pembinaan, edukasi, serta pendampingan berkelanjutan.

“Kami ingin seluruh insan dangdut berkembang bersama,” ujar Didik, “dengan semangat kolaborasi, kreativitas, profesionalisme, serta menjunjung tinggi etika berkesenian di Kudus.”

Audiensi tersebut juga membahas peluang menghadirkan berbagai kegiatan seni yang mampu meningkatkan kualitas pertunjukan sekaligus memperkuat identitas budaya lokal Kabupaten Kudus bersama.

Sinergi PAMDI dan Disbudpar diharapkan menghadirkan ekosistem musik dangdut yang semakin tertata, berdaya saing, sekaligus mampu melahirkan karya-karya berkualitas bagi masyarakat luas.

Kolaborasi tersebut menjadi langkah strategis memperkuat peran organisasi profesi dalam mendukung pembangunan sektor kebudayaan sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif daerah berkelanjutan.

“Kami optimistis kolaborasi ini membawa dampak positif,” tegas Didik, “bagi seniman, masyarakat, pemerintah daerah, serta perkembangan musik dangdut Kabupaten Kudus mendatang.”

Pertemuan penuh semangat kolaborasi itu diharapkan menjadi awal penguatan kemitraan berkelanjutan demi mewujudkan musik dangdut Kudus semakin maju, tertib, dan membanggakan masyarakat.(waw)

Berita Terkait

‎WNA India Lapor Kapolres, Polisi Cek Perempuan Kudus hingga Kondusif
Slankers Purwokerto Bersiap Nostalgia, Slank Kembali Manggung Setelah 18 Tahun
Wakapolri Dorong Akselerasi Pendidikan dan Pelatihan Polri
Festival Literasi Pekalongan: Terjebak Algoritma dan Ilusi ‘Melek Digital’
Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”
81 Tahun Merdeka, BAJ Live Tribute Ajak Warga Kudus Dengarkan “Suara Rakyat” Lewat Musik
Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor
Desainer Muda PDIP, Sarah Tembus Final Nasional Fatmawati Trophy, Bawa Sumbu Kartika

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:44 WIB

‎WNA India Lapor Kapolres, Polisi Cek Perempuan Kudus hingga Kondusif

Minggu, 30 Agustus 2026 - 21:27 WIB

Slankers Purwokerto Bersiap Nostalgia, Slank Kembali Manggung Setelah 18 Tahun

Kamis, 27 Agustus 2026 - 17:00 WIB

Wakapolri Dorong Akselerasi Pendidikan dan Pelatihan Polri

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:36 WIB

Festival Literasi Pekalongan: Terjebak Algoritma dan Ilusi ‘Melek Digital’

Rabu, 26 Agustus 2026 - 14:32 WIB

Zia Almahyra Ervoni, Talenta Cilik Semarang yang Menjajal Dunia Musik Lewat Single “Aku Indonesia”

Berita Terbaru