PalmCo Lirik Teknologi Pupuk Organik untuk Kurangi Ketergantungan Pupuk Kimia

Rabu, 10 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Upaya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk kimia yang kian mahal mulai ditempuh PTPN IV PalmCo, subholding dari Holding Perkebunan Nusantara PTPN III (Persero). Perusahaan pelat merah ini melakukan kunjungan kerja ke fasilitas produksi pupuk organik milik Ultra Stron9, guna mempelajari teknologi pemanfaatan limbah sawit menjadi pupuk ramah lingkungan.

Langkah tersebut menjadi bagian dari strategi jangka panjang PalmCo dalam memperkuat praktik pertanian berkelanjutan sekaligus mengedepankan prinsip ekonomi sirkular di sektor perkebunan kelapa sawit.

“Pemanfaatan limbah sawit untuk pupuk organik sejalan dengan strategi circular economy yang kami jalankan. Upaya ini tidak hanya mengurangi ketergantungan terhadap pupuk anorganik, tetapi juga memberi nilai tambah dari pengolahan limbah,” kata Direktur Hubungan Kelembagaan PalmCo, Irwan Perangin-angin, dalam keterangan tertulis, Rabu (10/9/2025).

Dalam kunjungan tersebut, PalmCo diwakili oleh Kepala Divisi Hubungan Kelembagaan dan Tanggung Jawab Sosial Lingkungan (TJSL), Ridho Syahputra Manurung, bersama Kepala Divisi Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), Abdul Mutholib. Mereka diterima langsung oleh pimpinan Ultra Stron9, Kevin Ananta.

Ridho menjelaskan bahwa PalmCo tengah mengkaji potensi integrasi teknologi produksi pupuk organik ke dalam program keberlanjutan perusahaan. Menurutnya, selain lebih ramah lingkungan, pemanfaatan pupuk organik juga berpeluang menekan ongkos produksi petani.

“Kami melihat potensi besar dari inovasi ini, baik untuk kebun inti perusahaan maupun untuk mendukung petani sawit rakyat. Efisiensi biaya, perbaikan kualitas tanah, dan keberlanjutan jangka panjang adalah tujuan yang ingin kami capai,” ujar Ridho.

Dukung Ketahanan Pangan

Pihak Ultra Stron9 menyambut baik ketertarikan PalmCo terhadap teknologi pupuk berbasis limbah sawit. Kevin Ananta menyebut, kolaborasi antara pelaku industri dan penyedia teknologi seperti ini sangat krusial untuk membangun sistem pertanian yang lebih berkelanjutan.

“Kami mengapresiasi langkah PalmCo yang mulai beralih dari pendekatan konvensional menuju praktik yang lebih hijau. Ini bukan hanya soal produktivitas, tapi juga soal keberlanjutan industri perkebunan Indonesia,” kata Kevin.

Pupuk organik berbahan dasar limbah kelapa sawit dinilai memiliki keunggulan dalam meningkatkan kesuburan tanah secara alami. Bila diterapkan secara konsisten, pendekatan ini berpotensi menjaga produktivitas lahan sekaligus memperkecil beban biaya petani terhadap pembelian pupuk kimia yang kerap fluktuatif harganya.

Untuk Perkebunan Inti dan Petani Rakyat

PalmCo menyebut, inisiatif ini juga akan dikaji lebih lanjut untuk diterapkan pada program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR), yang selama ini menjadi salah satu fokus perusahaan dalam mendorong kesejahteraan petani kecil.

Dengan pendekatan berbasis ekosistem, PalmCo berharap dapat menciptakan model bisnis perkebunan yang tidak hanya efisien dari sisi biaya, tetapi juga selaras dengan tuntutan global terhadap praktik agrikultur yang berkelanjutan dan bertanggung jawab.(*)

Berita Terkait

Menakar Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Turbulensi Global
137 Kegiatan Digelar, Partai Demokrat Perluas Gerakan Langit Biru Indonesia Asri
Kota Bekasi Capai 95 Persen Target Cek Kesehatan Gratis, Wawali Perkuat Komitmen Layanan Kesehatan
Kuasa Hukum Minta Bareskrim Tinjau Ulang Kasus Wakaf Masjid Melalui Gelar Perkara Khusus
Hukum sebagai Pilar Peradaban Bangsa Modern dan Demokratis
AHY Gelar Nobar Semifinal Piala Dunia Spanyol Vs Prancis, Ratusan Driver Ojol Padati Lokasi
Pusat Studi Kepolisian, Mendukung Sumber Daya Manusia Polri yang Presisi
Jalin Kolaborasi Internasional, PTIK dan Dr. Nikita Kuklin Bahas Isu Keamanan Global

Berita Terkait

Sabtu, 18 Juli 2026 - 18:01 WIB

Menakar Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Turbulensi Global

Jumat, 17 Juli 2026 - 14:08 WIB

137 Kegiatan Digelar, Partai Demokrat Perluas Gerakan Langit Biru Indonesia Asri

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:00 WIB

Kota Bekasi Capai 95 Persen Target Cek Kesehatan Gratis, Wawali Perkuat Komitmen Layanan Kesehatan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:44 WIB

Kuasa Hukum Minta Bareskrim Tinjau Ulang Kasus Wakaf Masjid Melalui Gelar Perkara Khusus

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:52 WIB

Hukum sebagai Pilar Peradaban Bangsa Modern dan Demokratis

Berita Terbaru

Jakarta

Menakar Ketahanan Ekonomi RI di Tengah Turbulensi Global

Sabtu, 18 Jul 2026 - 18:01 WIB