JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Dua Peristiwa menewaskan wisatawan terjadi didua wilayah pesisir Kabupaten Pandeglang, Banten, pada Senin (16/2). Dua korban masing-masing ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah terseret ombak di lokasi berbeda, yakni di Pantai Cemara dan Pantai Sambolo Carita.
Berdasarkan laporan yang diterima redaksi Gerbangpatriot.Com Peristiwa pertama terjadi di Pantai Cemara, Kampung Simpang RT 001 RW 003, Desa Banyu. Korban diketahui bernama Sammy Alfitrano Nurwachid (17), pelajar SMAN 2 Tangerang, warga Poris Plawad, Cipondoh, Kota Tangerang.
Rombongan pelajar SMAN 2 Tangerang tiba di Pantai Cemara pada Minggu (15/2) sekitar pukul 20.00 WIB untuk berlibur. Mereka berjumlah 14 orang dan menginap di villa sekitar pantai.
Pada Senin (16/2) sekitar pukul 16.00 WIB, sepuluh orang dari rombongan tersebut berenang di laut. Namun, gelombang tinggi tiba-tiba menyeret dua pelajar, yakni Andrea Novelino dan Sammy, hingga ke tengah laut.
Keduanya sempat berteriak meminta pertolongan. Sejumlah rekan korban berupaya memberikan bantuan, namun gagal karena kuatnya arus dan tingginya gelombang.
Nelayan bersama anggota Polsek Cigeulis akhirnya berhasil menyelamatkan Andrea Novelino dan membawanya ke Puskesmas Sumur untuk mendapatkan perawatan medis.
Sementara itu, Sammy dinyatakan hilang dan dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan yang terdiri dari Satpolairud Polres Pandeglang, Basarnas, BPBD, Polsek Cigeulis, serta masyarakat setempat.
Korban akhirnya ditemukan pada Selasa (17/2) sekitar pukul 09.25 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 100 meter dari lokasi kejadian. Jenazah kemudian dievakuasi ke Puskesmas Sumur.
Bu
Di hari yang sama, peristiwa tenggelam juga terjadi di Pantai Sambolo.
Korban diketahui bernama Sunardi Surya (26), warga Kampung Karang Mulya RT 004 RW 002, Tangerang. Ia datang bersama rombongan dan tiba di pantai sekitar pukul 09.30 WIB.
Saat berenang bersama empat rekannya, korban diduga terbawa arus laut. Empat orang lainnya berhasil diselamatkan warga setempat, yakni Afandi, Rizal Fauzi, Rizki, dan Rafli.
Korban ditemukan sekitar pukul 12.50 WIB oleh warga dan pengelola setempat. Ia kemudian dibawa ke UGD Carita, namun pihak rumah sakit menyatakan korban telah meninggal dunia. (Denni)






