Nama Prabowo Dikaitkan dalam Isu Chappel USU, Gerindra dan Gekira Angkat Bicara

Selasa, 26 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Gekira Sumut John Sari Haloho didampingi Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut Robert Lumban Tobing saat mendatangi Kampus USU. (Istimewa)

Ketua Gekira Sumut John Sari Haloho didampingi Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut Robert Lumban Tobing saat mendatangi Kampus USU. (Istimewa)

JOGJAOKE.COM, Medan – Gerakan Kristen Indonesia Raya (Gekira) Sumatera Utara turun ke Universitas Sumatera Utara (USU) untuk melakukan klarifikasi terkait permasalahan penutupan Chappel USU yang kini memicu kontroversi.

Ketua Gekira Sumut, John Sari Haloho, mengatakan kedatangan mereka ke kampus tersebut untuk bertemu langsung dengan pihak yayasan Chappel USU guna mendapatkan informasi yang lengkap terkait masalah yang kini menjadi salah satu sorotan di media massa dan media sosial.

“Kami turun karena sekarang narasinya juga mulai berkembang dan ada yang menyinggung nama Presiden kita pak Prabowo Subianto. Kami meminta apa pun persoalan soal chappel ini janganlah bawa-bawa nama pak Prabowo,” kata John Sari Haloho, Senin (25/5/2026).

John Sari Haloho mengatakan dalam pertemuan tersebut dirinya didampingi Wakil Ketua DPD Gerindra Sumut Robert Lumban Tobing. Mereka bertemu dengan unsur pengurus Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) USU yang diwakili Ketua Prof. Dr. Robert Sibarani dan Sekretaris Ir. Richard Marpaung, Yayasan Chapel USU yang diwakili Prof. Dr. Ningrum Natashya Sirait serta mantan Wakil Rektor USU Bidang Aset Prof. Dr. Luhut Sihombing.

“Dalam klarifikasi tersebut kami mendapatkan informasi bahwa bahwa tidak pernah ada larangan beribadah maupun penutupan rumah ibadah di lingkungan USU. Sebaliknya, pihak kampus disebut memiliki komitmen untuk menghadirkan fasilitas kerohanian yang lebih baik bagi sivitas akademika Kristen,” ujar John Sari.

Dalam pertemuan itu kata John, para pihak yang hadir juga menjelaskan bahwa Chapel USU merupakan fasilitas kerohanian kampus yang melayani berbagai denominasi Kristen dan bukan gereja di bawah lembaga gerejawi tertentu. Chapel selama ini digunakan sebagai pusat kegiatan ibadah, pembinaan iman, hingga sekretariat bersama Unit Kegiatan Mahasiswa Kristen.

Selain itu, dijelaskan pula bahwa pihak universitas tidak pernah memberikan izin perubahan status Chapel USU menjadi gereja. Meski demikian, USU disebut tetap membuka ruang bagi pelaksanaan kegiatan ibadah dan aktivitas keagamaan mahasiswa Kristen di lingkungan kampus.

Dengan jumlah mahasiswa Kristen yang diperkirakan mencapai lebih dari 9.000 orang, kebutuhan akan fasilitas kerohanian yang lebih representatif dinilai menjadi hal penting dalam mendukung kehidupan akademik dan spiritual mahasiswa.

Atas kondisi ini, Gerindra dan GEKIRA Sumut mengajak seluruh pihak menjaga suasana tetap kondusif serta tidak menggiring persoalan internal kampus ke arah politisasi maupun narasi yang berpotensi memicu perpecahan.

“Masyarakat juga diimbau untuk tidak menyebarkan informasi provokatif maupun bernuansa SARA terkait persoalan Chapel USU. Seluruh pihak berharap penyelesaian persoalan dapat dilakukan melalui dialog, komunikasi yang sehat, dan semangat kekeluargaan,” sebut John Sari.

John mengatakan usai pertemuan tersebut mereka memahami secara utuh persoalan yang ada. Mereka berharap publik juga dapat memahami persoalan yang ada secara utuh sehingga tidak terprovokasi dengan isu yang lain. (rel)

Berita Terkait

Rayakan HUT RI, Sugiat Tekankan Peran Kader Gerindra Sumut Songsong Indonesia Emas
Pelatihan Sawit LPP Agro Dorong Pekebun Tingkatkan Produktivitas
Musda WALUBI Sumut Tetapkan Bunda Yin sebagai Ketua Periode 2026–2031
Perkuat Budaya Hidup Sehat, IGORNAS Sumut dan ASICS Uji Kebugaran 300 Pelajar
Aksi Nasdemsu Desak Kejati Selidiki Dugaan Makelar Jabatan di Pemko Medan
Gerindra Muda Kritik Pernyataan Ketua DPW NasDem, Sebut Tendensius kepada Gubernur
Ketua PW IKA Alumni BEM Nusantara Sumatera Utara: Kritik Ricky Antony terhadap Gubernur Bobby Nasution Jangan Bermuatan Politis, Fokus Bekerja untuk Rakyat
Kemenkum dan Komisi XIII DPR Gelar Sosialisasi Hukum di UINSU, Ingatkan Bahaya Main Hakim Sendiri

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Rayakan HUT RI, Sugiat Tekankan Peran Kader Gerindra Sumut Songsong Indonesia Emas

Senin, 17 Agustus 2026 - 08:38 WIB

Pelatihan Sawit LPP Agro Dorong Pekebun Tingkatkan Produktivitas

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:00 WIB

Musda WALUBI Sumut Tetapkan Bunda Yin sebagai Ketua Periode 2026–2031

Senin, 10 Agustus 2026 - 13:32 WIB

Perkuat Budaya Hidup Sehat, IGORNAS Sumut dan ASICS Uji Kebugaran 300 Pelajar

Rabu, 5 Agustus 2026 - 16:51 WIB

Aksi Nasdemsu Desak Kejati Selidiki Dugaan Makelar Jabatan di Pemko Medan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Warga Purwasana Serbu Sungai, Parak Iwak Hadirkan Motor

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:28 WIB

Yogyakarta

‎Ramah Tamah Paskibraka DIY Penuh Pesan Kebangsaan

Selasa, 18 Agu 2026 - 16:10 WIB