Menko AHY Instruksikan Penanganan Cepat Longsor Bandung Barat Meski Terkendala Kondisi Tanah

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyampaikan rasa duka cita mendalam atas bencana longsor yang melanda Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, pada Sabtu (24/1/2026) dini hari. Longsor tersebut mengakibatkan puluhan korban jiwa serta menimbulkan dampak besar bagi masyarakat setempat.

“Kami berduka atas kabar longsor dahsyat yang terjadi pada Sabtu dini hari di salah satu kecamatan di Jawa Barat. Doa dan simpati kami sampaikan kepada para korban dan keluarga yang ditinggalkan,” ujar Menko AHY.

Menko AHY menegaskan bahwa pemerintah bergerak cepat dalam menangani dampak bencana tersebut. Di bawah koordinasi Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, penanganan teknis di lapangan dilaksanakan oleh Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bersama unsur terkait lainnya.

“Alat-alat berat sudah dikerahkan. Menteri Pekerjaan Umum, Bapak Dody Hanggodo, sudah langsung saya koordinasikan dan beliau juga datang ke lapangan,” kata Menko AHY usai membuka Town Hall Meeting: Akselerasi Dekarbonisasi Transportasi di Jakarta, Senin (26/1/2026).

Menko AHY menjelaskan bahwa meskipun alat berat telah disiagakan, proses penanganan menghadapi tantangan berupa kondisi tanah yang belum stabil. Situasi tersebut menyebabkan alat berat belum dapat dioperasikan secara optimal demi menjaga keselamatan petugas dan mencegah risiko longsor susulan.

“Kondisi tanahnya belum sepenuhnya stabil, sehingga alat-alat berat belum bisa langsung diizinkan beroperasi. Tentunya kita berharap kondisi ini segera membaik agar proses penanganan dapat dipercepat,” jelasnya.

Hingga saat ini, operasi pencarian dan pertolongan (search and rescue/SAR) masih terus dilakukan untuk menemukan korban yang diduga masih tertimbun material longsor. Pemerintah memastikan seluruh upaya dilakukan secara terkoordinasi dengan mengutamakan keselamatan tim di lapangan.

Berdasarkan laporan tim SAR gabungan, hingga Senin (26/1/2026) telah berhasil dievakuasi 29 jenazah korban longsor dan diserahkan kepada tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk proses identifikasi. Dalam operasi pencarian hari tersebut, ditemukan empat jenazah hingga pukul 13.00 WIB, sementara sekitar 61 korban lainnya masih diperkirakan tertimbun.

Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Mohammad Syafii menyampaikan bahwa dari total jenazah yang dievakuasi, sebanyak 17 jenazah telah berhasil diidentifikasi, sementara proses identifikasi terhadap korban lainnya masih terus berlangsung oleh aparat kepolisian.

Menko AHY menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengawal proses penanganan darurat, pencarian korban, serta pemulihan infrastruktur terdampak melalui koordinasi lintas sektor.

“Pemerintah hadir dan akan terus bekerja bersama seluruh pihak terkait untuk menangani dampak bencana ini, memastikan keselamatan, serta membantu pemulihan bagi masyarakat terdampak,” pungkas Menko AHY. (*)

Berita Terkait

Indonesia Bersiap Miliki Standar Nasional Smart Hospital: RSNI3 Disetujui Secara Konsensus
HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Ahmad Muzani Dorong Konsolidasi Sponsor Sejak Dini
Penanganan Bencana NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Perkuat Percepatan Distribusi Bantuan
Prof Indira: Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai Perkuat Deteksi Kejahatan
AMKI Pusat Bersiap Gelar RALB, Bahas Kepemimpinan dan Kepengurusan
HUT ke-81 RI Jadi Momentum LLDIKTI Wilayah III Jakarta Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi
HUT KEMERDEKAAN: REFLEKSI RASA SYUKUR
Demokrat Dorong Kepedulian Lingkungan, Puluhan Ribu Masyarakat Terlibat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Indonesia Bersiap Miliki Standar Nasional Smart Hospital: RSNI3 Disetujui Secara Konsensus

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:30 WIB

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Ahmad Muzani Dorong Konsolidasi Sponsor Sejak Dini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Penanganan Bencana NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Perkuat Percepatan Distribusi Bantuan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Prof Indira: Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai Perkuat Deteksi Kejahatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:27 WIB

AMKI Pusat Bersiap Gelar RALB, Bahas Kepemimpinan dan Kepengurusan

Berita Terbaru

Lampung

Driver Ojol Kembalikan Rp80 Juta, Kejujuran Tama Viral

Rabu, 19 Agu 2026 - 19:34 WIB