Mendagri Tito Karnavian: Bedah Rumah di Perbatasan Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Negara

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) sekaligus Kepala Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) Muhammad Tito Karnavian mengungkapkan rencana program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah di kawasan perbatasan. Program ini akan menyasar 15.000 rumah tidak layak huni yang tersebar di 40 kabupaten/kota perbatasan di 17 provinsi.

Mendagri menjelaskan bahwa program tersebut menjadi salah satu langkah nyata pemerintah dalam menghadirkan keadilan bagi masyarakat perbatasan yang selama ini dinilai belum tersentuh secara optimal. “Untuk meningkatkan kesejahteraan bagi masyarakat perbatasan agar mereka bangga dengan negara, bangga dengan pemerintah, dan nasionalisme akan makin kuat,” ujar Mendagri dalam keterangannya kepada awak media di Kantor BNPP, Jakarta, Kamis (23/4/2026).

Menurutnya, peningkatan kualitas hidup masyarakat perbatasan akan berdampak langsung pada ketahanan negara. Kawasan perbatasan yang sejahtera akan menjadi “buffer zone” sistem pertahanan Indonesia yang kuat dalam menghadapi potensi infiltrasi dari luar.

Mendagri juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden serta Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) atas dukungan program tersebut. Ia menuturkan, awalnya alokasi program bedah rumah di kawasan perbatasan hanya sekitar 10.000 unit. Namun, jumlah tersebut kemudian ditingkatkan menjadi 15.000 unit setelah dilakukan peninjauan langsung ke lapangan.

“Jadi saya sangat berterima kasih, ini program BNPP mungkin paling besar yang pernah ada semenjak BNPP berdiri dari 2010,” katanya.

Dalam pelaksanaannya, usulan sasaran penerima bantuan nantinya akan diverifikasi dengan mengacu pada Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dari Badan Pusat Statistik (BPS). Hal ini untuk memastikan bantuan tersebut tepat sasaran, mengingat DTSEN memiliki data detail by name by address.

Ia berharap program ini dapat menjadi pemicu bagi kementerian dan lembaga lain untuk turut menghadirkan program pembangunan di kawasan perbatasan, seperti pembangunan pasar, dermaga, hingga fasilitas pendidikan. “Saya ingin menggambarkan saja bagaimana perbatasan itu kalau dengan adanya program ini, itu betul-betul menyentuh mereka, mereka merasa negara hadir,” jelasnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut Menteri PKP Maruarar Sirait, Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti, serta pejabat terkait lainnya.(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya: Stabilitas Nasional Bergantung pada Kolaborasi Sipil dan Militer
Kartini Sampaikan Terima Kasih, Huntara Bantu Pulihkan Kehidupan Penyintas
Kasatgass PRR Tito Karnavian Monitor Progres Rehabilitasi Sinkhole Pascabencana di Aceh Tengah
Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Pembangunan DOB Papua
Mendagri Tito Karnavian: Perencanaan Berbasis Data Kunci Peningkatan Ekonomi Daerah
Mendagri Tito Karnavian Minta Kepala Daerah Perkuat Koordinasi Forkopimda
Mendagri Tito Karnavian Terbitkan SE Insentif Pajak Kendaraan Listrik Berbasis Baterai
Mendagri Tito Karnavian Dorong Sinkronisasi Perencanaan Pusat dan Daerah dalam Penyusunan RKPD

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 15:37 WIB

Mendagri Tito Karnavian: Bedah Rumah di Perbatasan Perkuat Nasionalisme dan Ketahanan Negara

Kamis, 23 April 2026 - 20:43 WIB

Wamendagri Bima Arya: Stabilitas Nasional Bergantung pada Kolaborasi Sipil dan Militer

Kamis, 23 April 2026 - 20:37 WIB

Kartini Sampaikan Terima Kasih, Huntara Bantu Pulihkan Kehidupan Penyintas

Kamis, 23 April 2026 - 20:29 WIB

Kasatgass PRR Tito Karnavian Monitor Progres Rehabilitasi Sinkhole Pascabencana di Aceh Tengah

Kamis, 23 April 2026 - 13:59 WIB

Wamendagri Ribka Haluk Tegaskan Komitmen Pemerintah Percepat Pembangunan DOB Papua

Berita Terbaru