Mendagri Tegaskan Pentingnya Peran Sekda sebagai Jembatan Kepala Daerah dan Staf

Senin, 27 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jatinangor – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda), termasuk para sekretaris daerah (Sekda), untuk mendukung berbagai program yang digalakkan Presiden RI Prabowo Subianto. Program tersebut seperti Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdeskel) Merah Putih, Sekolah Rakyat, Kampung Nelayan, Swasembada Pangan, hingga Makan Bergizi Gratis (MBG). Berbagai inisiatif tersebut dinilai sejalan dengan paradigma ekonomi kerakyatan yang diusung Presiden Prabowo.

“Nah, ini perlu dipahami betul oleh kita. Pemikiran-pemikiran beliau (Presiden Prabowo) artinya kalau sudah bicara untuk kegiatan-kegiatan yang berhubungan [dengan] meningkatkan hajat hidup rakyat kecil, beliau berada di depan,” ujar Mendagri pada Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah Dirangkaikan dengan Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dan Program Tiga Juta Rumah di Balairung Rudini, Kampus Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, Senin (27/10/2025).

Pasal 33 Undang-Undang Dasar (UUD) 1945 telah mengamanatkan bahwa bumi, air, dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan digunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pada konteks ini, Mendagri mengajak Sekda yang merupakan pejabat birokrat tertinggi di daerah untuk memahami dengan baik aturan tersebut dalam upaya memakmurkan rakyat. Terlebih, Sekda memiliki peran sebagai jembatan antara kepala daerah dengan jajaran staf di bawahnya.

Di sisi lain, dalam forum tersebut, Mendagri berharap program Kopdeskel Merah Putih dapat diimplementasikan dengan baik oleh semua pihak, khususnya daerah. Ia meyakini, apabila program tersebut dijalankan sesuai aturan dan rencana, secara tidak langsung bakal mendorong terwujudnya ekonomi kerakyatan. Selain itu, program tersebut juga akan menghasilkan multiplier effect bagi masyarakat berupa penyediaan lapangan kerja, memacu perputaran ekonomi lokal, menghapus praktik tengkulak, hingga melahirkan sistem keuangan yang inklusif. Dengan demikian, kesejahteraan dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Nah, keuangan inklusif artinya semua orang tahu, bisa punya akses dan mengerti cara memanfaatkan sistem keuangan modern, yang tidak bergantung kepada sistem tradisional, [seperti] rentenir, tengkulak, dan lain-lain,” ujarnya.

Lebih lanjut, imbuh Mendagri, dalam pelaksanaannya Kopdeskel Merah Putih bakal dilengkapi dengan penyediaan barang/jasa, seperti penyediaan gas, obat-obatan apotek, hingga keperluan komoditas pangan. Selain itu, koperasi tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk melakukan stabilisasi harga pangan, melalui intervensi harga beras, jagung, dan yang lainnya. Oleh karenanya, Mendagri mengapresiasi jajaran Pemda yang secara aktif telah mendukung pelaksanaan program tersebut.

“Oleh karena itu, rekan-rekan daerah, saya berterima kasih rekan-rekan sudah mendorong, sehingga terbentuknya secara badan hukum Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih,” tandasnya.

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Kemendagri Dorong Pemda Beri Insentif BPHTB dan PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah
Pemda Jadi Kunci Kolaborasi, Wamendagri Wiyagus Targetkan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045
Sumatera Utara Maksimalkan Dana TKD Tambahan Demi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak
Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan yang Baik Harus Mampu Menjaga Keberlanjutan Pembangunan
Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Demi Sukseskan Program BSPS
Mendagri Tekankan Peran Pemda dalam Menjaga Inflasi Melalui Penguatan Pasokan
Wamendagri Ribka Pastikan Pembangunan Jalan, Irigasi, dan Fasilitas Publik di Papua Sesuai Target
Kepala Desa Masuk Kampus, Mendagri Tekankan Peran Desa dalam Pemerataan Ekonomi Nasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 18:11 WIB

Kemendagri Dorong Pemda Beri Insentif BPHTB dan PBG untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 15 Juli 2026 - 17:24 WIB

Pemda Jadi Kunci Kolaborasi, Wamendagri Wiyagus Targetkan Kedaulatan Kesehatan Indonesia 2045

Rabu, 15 Juli 2026 - 16:27 WIB

Sumatera Utara Maksimalkan Dana TKD Tambahan Demi Percepatan Pemulihan Wilayah Terdampak

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:18 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kepemimpinan yang Baik Harus Mampu Menjaga Keberlanjutan Pembangunan

Rabu, 15 Juli 2026 - 13:12 WIB

Kemendagri Perkuat Kolaborasi dengan Pemda Demi Sukseskan Program BSPS

Berita Terbaru