Mendagri Minta Pemprov Jateng Maksimalkan Sosialisasi Kebijakan Pembebasan Retribusi PBG

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Semarang – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk menggencarkan sosialisasi kebijakan pembebasan retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Menurutnya, program tersebut memiliki dampak positif bagi masyarakat, terutama kalangan bawah. Selain itu, program ini merupakan inisiatif Presiden RI Prabowo Subianto yang berkomitmen menyediakan tiga juta rumah bagi rakyat.

“Bapak Presiden sangat serius. Kalau kita lihat programnya beliau, apa saja, pasti programnya yang pro rakyat kecil. Ini menjadi perhatian beliau,” ujar Mendagri pada acara Sosialisasi KUR Perumahan dan FLPP bersama Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Tengah, Pemerintah Kota Semarang, Bank BNI, Bank Jateng, Bank Mandiri, Bank BTN, Bank BRI, Universitas Diponegoro, dan REI di Majapahit Convention Semarang (MAC) Ballroom, Kota Semarang, Jawa Tengah (Jateng), Rabu (5/11/2025).

Ia menekankan bahwa kebijakan Presiden Prabowo tersebut terus direalisasikan secara optimal oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP). Kementerian PKP juga berkolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Bentuk kolaborasi itu salah satunya menghasilkan kebijakan pembebasan retribusi PBG bagi MBR.

Mendagri menjelaskan, dengan adanya kebijakan pembebasan retribusi PBG bagi MBR, Pemda justru akan semakin diuntungkan. Pasalnya, masyarakat kelak akan membayar pajak kepada Pemda, sehingga berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

“Dan ini manfaatnya bukan hanya bagi masyarakat yang belum punya rumah, atau yang berpenghasilan rendah, supaya rumahnya direnovasi misalnya. Bukan hanya itu, tapi perhitungan ekonomi, kalau tiga juta rumah dibangun [akan mendorong pertumbuhan ekonomi],” imbuhnya.

Dalam kesempatan itu, Mendagri berharap Pemprov Jateng dapat menggencarkan sosialisasi mengenai pembebasan retribusi PBG bagi MBR. Pasalnya, Jateng dinilai memiliki potensi besar karena seluruh daerahnya telah memiliki Mal Pelayanan Publik (MPP). Keberadaan MPP diyakini akan semakin memudahkan pelayanan PBG di tingkat kabupaten/kota.

Di sisi lain, Mendagri mendorong Gubernur Jateng Ahmad Luthfi untuk terus memperkuat koordinasi dengan kepala daerah se-Jateng. Koordinasi tersebut dapat melibatkan para pihak seperti pengusaha real estate, asosiasi perbankan, dan pemangku kepentingan lainnya. Dengan upaya tersebut, kebijakan tiga juta rumah diyakini dapat direalisasikan dengan baik di Jateng.

“Semua harus ditemukan dan dikawinkan. Dikawinkan antara pemerintah dengan para pengusaha perbankan, semua harus ketemu sehingga akhirnya semua bisa menyadari dan ini bergerak,” tandasnya.

Turut hadir dalam kegiatan ini, Menteri PKP Maruarar Sirait, Gubernur Jateng Ahmad Luthfi, dan para undangan lainnya. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Ribka Haluk Dorong Inovasi Jadi Penggerak Transformasi Pembangunan NTT
Wamendagri Bima Arya: Kepala Daerah Punya Peran Penting dalam Menjaga Kebebasan Beragama
Penanganan TB Tak Bisa Bertumpu pada Sektor Kesehatan, Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi
Dukung Indonesia ASRI, Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Gerakan Menanam Pohon
Pemerintah Sepakati RUU 15 Kabupaten/Kota, Pembahasan Berlanjut ke Paripurna
MagangHub Batch 2 Dimulai Besok, Peserta Diminta Siapkan Diri
Wamendagri Wiyagus Minta Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor dalam Penanganan TB
Kemendagri Dorong Daerah Evaluasi Efektivitas Intervensi Harga Pangan

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 23:56 WIB

Ribka Haluk Dorong Inovasi Jadi Penggerak Transformasi Pembangunan NTT

Senin, 21 September 2026 - 23:30 WIB

Wamendagri Bima Arya: Kepala Daerah Punya Peran Penting dalam Menjaga Kebebasan Beragama

Senin, 21 September 2026 - 23:25 WIB

Penanganan TB Tak Bisa Bertumpu pada Sektor Kesehatan, Wamendagri Wiyagus Dorong Kolaborasi

Senin, 21 September 2026 - 19:43 WIB

Dukung Indonesia ASRI, Wamendagri Ribka Haluk Tekankan Pentingnya Gerakan Menanam Pohon

Senin, 21 September 2026 - 15:08 WIB

Pemerintah Sepakati RUU 15 Kabupaten/Kota, Pembahasan Berlanjut ke Paripurna

Berita Terbaru

Yogyakarta

PSI Bantul Makin Solid, Mesin Organisasi Dipanaskan Menatap 2029

Senin, 21 Sep 2026 - 23:10 WIB