Mendagri Ajak Pemda Perkuat Fiskal Daerah melalui Optimalisasi Sektor Swasta

Rabu, 27 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kendari – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian mengimbau pemerintah daerah (Pemda) untuk mempermudah perizinan berusaha. Pasalnya, upaya tersebut dinilai akan memacu peningkatan pendapatan asli daerah (PAD).

“Saya mohonlah dengan segala hormat hidupkan dunia usaha, starting dari mulai perizinannya,” ujar Mendagri pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Produk Hukum Daerah Tahun 2025 di Aula Bahteramas Kompleks Kantor Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Kendari, Rabu (27/8/2025).

Peningkatan PAD dinilai penting bagi daerah lantaran akan memperkuat kapasitas fiskal. Dalam konteks itu, daerah diminta menyerap aspirasi dari pelaku usaha dan para pegiat ekonomi kreatif guna memberikan layanan perizinan yang efektif dan efisien.

Mendagri menekankan, hidupnya sektor swasta di daerah akan berkontribusi terhadap penyediaan lapangan kerja. Upaya tersebut juga akan membuat uang beredar di masyarakat. Dalam kesempatan itu, ia membeberkan sejumlah aspek yang dibutuhkan dalam menghidupkan sektor swasta, salah satunya leadership.

Pemimpin di daerah dituntut agar tidak hanya mengandalkan sisi birokratis, melainkan juga kreatif. Mereka dipacu agar menyiapkan strategi dalam meningkatkan PAD.

“[Kepala daerah didorong agar] berpikir seperti ibu rumah tangga, [yang tahu] bagaimana caranya mendapatkan pendapatan lebih besar daripada belanja, tapi pendapatan itu tidak memberatkan masyarakat,” ungkap Mendagri.

Ia menggarisbawahi pentingnya mempertimbangkan kondisi masyarakat saat menyusun aturan kebijakan. Pasalnya, jika kebijakan tersebut dinilai tidak tepat, maka akan menimbulkan resistansi atau perlawanan dari masyarakat. Komunikasi kebijakan juga menjadi hal penting yang perlu diperhatikan.

Lebih lanjut, Mendagri mendorong kepala daerah untuk memiliki skill entrepreneurship. Kepala daerah dituntut mampu membaca peluang sehingga dapat menghasilkan keuntungan yang berkontribusi terhadap peningkatan PAD. Ia juga mempersilakan kepala daerah untuk berkolaborasi dengan para pengusaha yang tergabung dalam Kamar Dagang dan Industri (Kadin) dalam mengoptimalkan sektor usaha dan ekonomi kreatif.

Pada kesempatan yang sama, Mendagri menjelaskan pentingnya kepala daerah menyusun kebijakan yang berpihak kepada publik. Hal itu sejalan dengan sikap Presiden RI Prabowo Subianto yang memiliki perhatian besar kepada rakyat. Oleh karenanya, ia berpesan agar kepala daerah tidak mengambil cara instan yang memberatkan rakyat dalam meningkatkan PAD.

“Sekali lagi hidupkan swasta, hidupkan ekonomi kreatif. Dua senjata ini adalah cara untuk mendapatkan PAD. Jangan mengambil cara instan yang memberatkan rakyat,” tandasnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Hadapi Tantangan Masa Depan
Perkuat Kepedulian Lingkungan, TP PKK Dorong Gerakan Bersama Atasi Sampah
Wamendagri Wiyagus Tekankan Penanganan TB untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga
DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota, Kepastian Hukum Tata Kelola Pemda Diperkuat
Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu Didorong, Kemendagri Tekankan Kepemimpinan dan Pelayanan
Program Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu Diperkuat, Kemendagri Dorong Perencanaan Terintegrasi
Perkuat Kinerja, Kemendagri Dorong TP PKK, Posyandu, dan Dekranasda Manfaatkan Sumber Pembiayaan
Menuju Kota Banjar Bebas TB, Wiyagus Dorong Penguatan Kolaborasi Lintas Sektor

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 18:57 WIB

Wamendagri Bima Arya Ajak Generasi Muda Siapkan Diri Hadapi Tantangan Masa Depan

Selasa, 22 September 2026 - 18:09 WIB

Perkuat Kepedulian Lingkungan, TP PKK Dorong Gerakan Bersama Atasi Sampah

Selasa, 22 September 2026 - 15:35 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Penanganan TB untuk Perkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga

Selasa, 22 September 2026 - 14:43 WIB

DPR RI Setujui 15 RUU Kabupaten/Kota, Kepastian Hukum Tata Kelola Pemda Diperkuat

Selasa, 22 September 2026 - 12:59 WIB

Transformasi Dekranas, TP PKK, dan TP Posyandu Didorong, Kemendagri Tekankan Kepemimpinan dan Pelayanan

Berita Terbaru

Cungkup Makam Ki Ageng Wonosobo di Dusun Wanusaba, Plobangan, Selomerto, Wonosobo, yang menjadi tujuan ziarah warga secara turun-temurun.

Jawa Tengah

Makam Ki Ageng Wonosobo Ungkap Jejak Cikal Bakal Daerah ‎

Rabu, 23 Sep 2026 - 08:33 WIB

Kepala DLH Kota Yogyakarta Rajwan Taufik menyerahkan stiker lolos uji emisi kepada perwakilan OPD yang mengikutisertakan kendaraan dinas untuk uji emisi kendaraan.

Yogyakarta

‎Uji Emisi Gratis Dibuka, Pemkot Yogyakarta Bidik Udara Bersih

Selasa, 22 Sep 2026 - 20:00 WIB

Gerakan Pemuda Marhaenis (GPM) DPC Kota Yogyakarta membuka Posko Udara Advokasi Beasiswa Kuliah untuk mendampingi warga—pelajar, calon mahasiswa, hingga orang tua—dalam mengurus beasiswa kuliah berbasis APBD Pemkot Yogyakarta serta advokasi perubahan data desil kesejahteraan. (Foto: GPM Kota Yogyakarta)

Yogyakarta

GPM Buka Posko Udara, Kawal Beasiswa Kuliah Anak Rakyat

Selasa, 22 Sep 2026 - 19:36 WIB