Mayoritas Jalan dan Jembatan Terdampak Bencana di Sumatera Telah Pulih Fungsional

Senin, 20 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Aceh – Satuan Tugas (Satgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Sumatera terus mempercepat perbaikan infrastruktur untuk memulihkan konektivitas penyintas bencana yang sempat terputus akibat bencana hidrometeorologi di Provinsi Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).

Langkah ini dilakukan melalui perbaikan jalan dan jembatan nasional serta daerah, agar urat nadi aktivitas sosial dan ekonomi penyintas kembali pulih, sekaligus memastikan distribusi pasokan logistik di tiga wilayah terdampak tidak tersendat.

Berdasarkan data Satgas PRR per 18 April, jalan nasional dan daerah di tiga provinsi telah pulih secara fungsional. Rinciannya, di Aceh, dari 46 jalan nasional dan 23 jembatan nasional yang rusak, semuanya telah berfungsi.

Selain itu, sebanyak 1.521 titik jalan daerah dari total 1.638 titik, serta 351 jembatan daerah dari total 652 juga telah berfungsi.

Sementara di Sumut, dari 30 jalan nasional dan 7 jembatan nasional yang rusak, semuanya sudah berfungsi. Selain itu, sebanyak 607 jalan daerah dari total 616 titik, serta 343 jembatan daerah dari total 366 sudah bisa digunakan kembali.

Adapun di Sumbar, dari 31 jalan nasional dan 13 jembatan nasional yang rusak, semuanya sudah dapat diakses kembali. Sementara itu, sebanyak 149 jalan daerah dari total 167 titik, serta 97 jembatan daerah dari total 163 juga sudah bisa berfungsi kembali.

Ketua Satgas PRR Pascabencana Sumatera, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan rekonstruksi infrastruktur pendukung konektivitas menjadi prioritas utama dalam penanganan pascabencana di Sumatera.

Ia menambahkan, langkah selanjutnya ialah meningkatkan fungsi jalan dan jembatan yang semula bersifat fungsional menjadi permanen.

Tito juga memberikan apresiasi kepada jajaran TNI/Polri, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) yang terus bekerja keras memastikan infrastruktur penunjang konektivitas di tiga wilayah terdampak kembali normal.

“Pekerjaan (memperbaiki infrastruktur) jalan terus. Saya menghargai betul upaya dari TNI/Polri yang tidak berhenti, kemudian juga BNPB semua bergerak, dan Menteri PU (Dody Hanggodo) juga luar biasa,” kata Tito dalam konferensi pers usai Rapat Koordinasi Tim Pengarah Satgas PRR di Kompleks Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Jakarta, Senin (6/4/2026).

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pihaknya akan memperkuat upaya rehabilitasi dan rekonstruksi melalui peningkatan anggaran, termasuk pada sektor Bina Marga yang naik sebesar Rp7,61 triliun, dari semula Rp14,29 triliun menjadi Rp21,90 triliun.

Anggaran ini nantinya difokuskan untuk penanganan longsoran serta rehabilitasi dan rekonstruksi ruas jalan nasional maupun daerah di wilayah terdampak. Ia menegaskan pemerintah tidak hanya memperbaiki infrastruktur yang rusak akibat bencana, tetapi juga meningkatkan ketahanan konstruksi terhadap risiko bencana di masa mendatang.

“Kita tidak hanya memperbaiki, tapi membangun kembali dengan standar yang lebih kuat agar ke depan lebih tahan terhadap bencana,” kata Dody dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (17/4/2026).(LSI)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah
DWP Kemendagri Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan
6 Bidang SPM Diperkuat, Ketua Umum TP Posyandu Dorong Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat
Tri Tito Karnavian Dorong Posyandu Tertib Registrasi demi Optimalisasi Pelayanan Masyarakat
Kunjungi Damkar Surakarta, Wamendagri Bima Arya Apresiasi Dedikasi Petugas dan Kepedulian Lingkungan
Wamendagri Wiyagus Dorong Optimalisasi Aset Daerah untuk Perkuat Kinerja BUMD
Hadapi Peluang Green Jobs, Kemnaker Siapkan Kompetensi Tenaga Kerja
Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera Dipercepat, Mendagri Tito Kawal Realisasi Anggaran K/L

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 18:51 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Kepemimpinan Holistik dalam Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 16:30 WIB

DWP Kemendagri Hadir untuk Korban Gempa NTT, Bantuan Kemanusiaan Disalurkan

Kamis, 3 September 2026 - 08:38 WIB

6 Bidang SPM Diperkuat, Ketua Umum TP Posyandu Dorong Pemenuhan Kebutuhan Dasar Masyarakat

Kamis, 3 September 2026 - 08:34 WIB

Tri Tito Karnavian Dorong Posyandu Tertib Registrasi demi Optimalisasi Pelayanan Masyarakat

Rabu, 2 September 2026 - 21:26 WIB

Kunjungi Damkar Surakarta, Wamendagri Bima Arya Apresiasi Dedikasi Petugas dan Kepedulian Lingkungan

Berita Terbaru