Lewat Sinergi Diaspora, Banten Bidik Inovasi dan Pembangunan Berkelanjutan

Sabtu, 28 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Gubernur Banten Andra Soni mengajak Diaspora Banten menjadi kekuatan utama dalam mendorong inovasi dan pertumbuhan sosial ekonomi daerah. Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan Kumpul Jeung Dulur Sinergi Diaspora Banten yang di inisiasi Salakanagara Institute di Hotel Mercure Kemayoran, Jakarta, Sabtu (28/3/2026).

Menurut Andra Soni, diaspora bukan sekadar warga Banten yang tinggal di luar daerah atau luar negeri. Lebih dari itu, diaspora adalah bagian tak terpisahkan dari identitas dan kekuatan kolektif Banten.

“Diaspora Banten bukan sekadar angka statistik. Mereka adalah jiwa-jiwa yang membawa semangat persaudaraan, kecerdasan, dan kerinduan untuk melihat tanah kelahirannya maju,” ujar Andra.

Ia menegaskan, di berbagai wilayah, putra-putri Banten telah membuktikan kapasitasnya, mulai dari menjadi profesor hingga berkiprah di kampus dan institusi besar bahkan mengabdi untuk bangsa dan negara.

Dalam kesempatan itu, Gubernur menilai silaturahmi seperti Kumpul Jeung Dulur memiliki peran strategis, bukan hanya sebagai ajang temu kangen, tetapi juga sebagai ruang kolaborasi.

“Silaturahmi adalah teknologi sosial terkuat yang kita miliki. Dari sini lahir transfer ilmu, kolaborasi ide, dan penguatan ekonomi,” katanya.

Di tengah berbagai tantangan global dan keterbatasan fiskal daerah, Andra Soni mengakui pembangunan tidak berjalan mudah. Konflik global, tekanan ekonomi, hingga dampak kemarau panjang menjadi tantangan nyata yang dihadapi Banten. Namun demikian, ia menegaskan optimisme harus tetap dijaga.

“Kita harus jujur bahwa ruang fiskal terbatas. Tapi optimisme tidak boleh padam. Kita harus terus membangun,” tegasnya.

Menurutnya, pembangunan tidak selalu identik dengan hal-hal besar, melainkan bagaimana memperkuat ketahanan pangan, memastikan bantuan tepat sasaran, dan menjaga kerukunan masyarakat.

Andra Soni juga menyoroti berbagai langkah kolaboratif yang telah dilakukan tanpa bergantung penuh pada APBD. Selain itu, ia menyampaikan kisah inspiratif sejumlah anak Banten yang berhasil menembus perguruan tinggi ternama, baik di dalam maupun luar negeri.

“Mereka membuktikan bahwa keterbatasan bukan alasan untuk berhenti bermimpi,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Andra Soni mengajak diaspora mengambil peran konkret dalam pembangunan daerah, mulai dari menjadi duta promosi, mentor bagi generasi muda, hingga mitra strategis investasi.

“Jarak boleh memisahkan kita, tapi cinta pada Banten akan selalu mempersatukan kita. Mari kita pastikan tidak ada lagi mimpi anak Banten yang terkubur karena kemiskinan,” ujar Andra Soni.

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Gubernur Banten Andra Soni: Pembangunan Banten Butuh Sinergi Pemerintah dan Diaspora
Ekonomi Kreatif Mesin Baru Pertumbuhan Bangsa, Kata Menteri
Menteri Ekraf Apresiasi Geliat Ekonomi Kreatif di Blok M, Khususnya Subsektor Kuliner
KTP Hilang atau Rusak? Ini Syarat dan Cara Mengurus KTP Baru 2026
Film Aku Harus Mati Siap Guncang Penonton, Psikologisnya Bikin Merinding
Komitmen PHI Jaga Pasokan Migas, Ribuan Pekerja Tetap Bertugas Saat Lebaran
Orang Tua Pertanyakan Pembatalan Mendadak Hasil Seleksi Talent Scouting UI 2026
Dari Kasus Andrie Yunus hingga Palestina, Romo Magnis Kritik Ketegasan Negara

Berita Terkait

Sabtu, 28 Maret 2026 - 20:07 WIB

Lewat Sinergi Diaspora, Banten Bidik Inovasi dan Pembangunan Berkelanjutan

Sabtu, 28 Maret 2026 - 19:59 WIB

Gubernur Banten Andra Soni: Pembangunan Banten Butuh Sinergi Pemerintah dan Diaspora

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:44 WIB

Ekonomi Kreatif Mesin Baru Pertumbuhan Bangsa, Kata Menteri

Jumat, 27 Maret 2026 - 19:11 WIB

Menteri Ekraf Apresiasi Geliat Ekonomi Kreatif di Blok M, Khususnya Subsektor Kuliner

Jumat, 27 Maret 2026 - 10:24 WIB

KTP Hilang atau Rusak? Ini Syarat dan Cara Mengurus KTP Baru 2026

Berita Terbaru

Dosen Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Dr Arni Surwanti dan Retno Widowati, bersama akademisi Fakultas Pengurusan Teknologi dan Teknousahawan Universiti Teknikal Melaka Malaysia (UTeM), Dr Mohd Shamsuri bin Md Saad, melaksanakan program pengabdian masyarakat internasional di Melaka. (Dok UMY)

Pendidikan

UMY Dampingi UMKM Melaka Susun Strategi Bisnis untuk Naik Kelas

Minggu, 29 Mar 2026 - 20:14 WIB

Jogja

Rakor Sleman Disorot Kemendagri, Data Harus Valid Akurat

Minggu, 29 Mar 2026 - 14:27 WIB