Lampung Masuk Dua Besar Provinsi dengan Inflasi Terendah Nasional

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANDARLAMPUNG —– Provinsi Lampung terus menunjukkan kinerja positif dalam pengendalian inflasi. Pada Desember 2025, Lampung mencatat tingkat inflasi tahunan (year on year/y-on-y) sebesar 1,25 persen, menjadikannya provinsi dengan inflasi terendah kedua secara nasional.

Sementara itu, secara bulanan (month to month/m-to-m), inflasi Provinsi Lampung pada Desember 2025 tercatat sebesar 0,59 persen. Capaian tersebut menunjukkan bahwa stabilitas harga di Provinsi Lampung tetap terjaga dengan baik.

Data tersebut berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) pada 5 Januari 2026.

Pencapaian itu terungkap dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah Tahun 2026, Senin (12/1/2026).

Rakor dipimpin oleh Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Sekjen Kemendagri), Tomsi Tohir, dan diikuti oleh seluruh kepala daerah serta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dari seluruh Indonesia.

Dalam kesempatan itu, Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (Ekubang), Bani Ispriyanto, hadir mewakili Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal secara virtual di Ruang Command Center, Lantai II Diskominfotik Provinsi Lampung.

Tomsi Tohir menyampaikan apresiasi atas upaya yang telah dilakukan pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada para kepala daerah, jajaran dinas, kementerian, dan lembaga atas berbagai upaya pengendalian inflasi yang telah dilakukan selama ini,” ujar Tomsi.

Menurutnya, rapat koordinasi ini menjadi forum untuk menunjukkan kemampuan, komitmen, serta kerja nyata pemerintah daerah dalam mengendalikan inflasi di wilayah masing-masing.

“Kita sudah mengetahui kekurangan kita masing-masing, sehingga ke depan dapat dilakukan perbaikan,” katanya.

Tomsi juga menekankan pentingnya langkah antisipatif menjelang bulan suci Ramadan, yang biasanya diiringi peningkatan permintaan dan harga sejumlah komoditas strategis, seperti, bawang putih, bawang merah, telur ayam ras, daging ayam ras, cabai rawit, serta minyak goreng

“Saya minta teman-teman di daerah dan kementerian agar melakukan persiapan serius menghadapi Ramadan,” tegasnya.

Ia berharap koordinasi yang solid antara pemerintah pusat dan daerah dapat menjaga inflasi tetap terkendali dan daya beli masyarakat tetap terjaga sepanjang tahun 2026.(Ls)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Lestarikan Warisan Leluhur, Ketua TP PKK Lampung Dorong Pemuda Kenalkan Budaya Daerah
Peredaran Narkotika Lewat Vape Jadi Perhatian, Pemprov Lampung Siapkan Langkah Pencegahan
Sinergi Pemprov, TNI-Polri, dan Pemkab-Pemkot Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya
Waspada Modus Vape Narkoba: Lampung Tegaskan Perang Lawan Narkotika Lewat Pemusnahan 4.364 Cartridge
Cegah Titik Api Baru, Gubernur Lampung Perkuat Mitigasi Karhutla
Rahmat Mirzani Djausal Tekankan Mitigasi untuk Cegah Karhutla Berulang
Wujudkan Lampung Lestari, DLH Perkuat Pembinaan Sekolah Berbudaya Lingkungan
Selaraskan PSN dengan Program Daerah, Lampung Bidik Pengentasan Kemiskinan

Berita Terkait

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:44 WIB

Lestarikan Warisan Leluhur, Ketua TP PKK Lampung Dorong Pemuda Kenalkan Budaya Daerah

Selasa, 20 Oktober 2026 - 09:33 WIB

Peredaran Narkotika Lewat Vape Jadi Perhatian, Pemprov Lampung Siapkan Langkah Pencegahan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Sinergi Pemprov, TNI-Polri, dan Pemkab-Pemkot Padamkan Kebakaran TPA Bandarjaya

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:02 WIB

Cegah Titik Api Baru, Gubernur Lampung Perkuat Mitigasi Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 - 13:47 WIB

Rahmat Mirzani Djausal Tekankan Mitigasi untuk Cegah Karhutla Berulang

Berita Terbaru