KPK Tindaklanjuti Temuan Awal, Lima Orang Diamankan Termasuk Bupati Lampung Tengah

Rabu, 10 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Rabu malam. (Jennus)

Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, menjalani pemeriksaan di Gedung Merah Putih KPK, Rabu malam. (Jennus)

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membeberkan kronologi penangkapan Bupati Lampung Tengah, Ardito Wijaya, yang dilakukan melalui operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (10/12/2025).

Langkah hukum itu disebut berawal dari permintaan klarifikasi kepada sejumlah pihak terkait di dua daerah berbeda.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, pengumpulan keterangan dilakukan di Jakarta dan Lampung pada Selasa, 9 Desember 2025, atau hanya sehari sebelum penangkapan.

“Bermula dari permintaan keterangan kepada sejumlah pihak di wilayah Jakarta dan Lampung pada Selasa, 9 Desember 2025,” ujar Budi di Gedung Merah Putih, Jakarta.

Sehari kemudian, tim KPK menindaklanjuti temuan awal dengan operasi tangkap tangan di Kabupaten Lampung Tengah. Dalam OTT tersebut, lima orang diamankan, termasuk Ardito Wijaya. Seluruh pihak yang ditangkap telah dibawa ke Jakarta dan tengah menjalani pemeriksaan intensif.

Konfirmasi penangkapan juga disampaikan Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto. “Benar, Bupati Lampung Tengah diamankan,” ujar Fitroh pada Rabu malam. Sesuai ketentuan KUHAP, KPK memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum Ardito.

Penangkapan Ardito menjadi OTT kedelapan sepanjang 2025. KPK sebelumnya melakukan tujuh OTT lain pada tahun yang sama. Dimulai pada Maret 2025 dengan menjaring anggota DPRD serta pejabat Dinas PUPR Kabupaten Ogan Komering Ulu, Sumatera Selatan.

Operasi kedua dilakukan pada Juni 2025 terkait dugaan suap proyek pembangunan jalan di Dinas PUPR Sumut dan Satker Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut. Kemudian, OTT ketiga berlangsung pada 7–8 Agustus 2025 di Jakarta, Kendari, serta Makassar, berkaitan dengan proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

Pada 13 Agustus 2025, KPK kembali melakukan OTT di Jakarta terkait dugaan suap kerja sama pengelolaan kawasan hutan.

Operasi kelima terjadi pada 20 Agustus 2025 menyangkut dugaan pemerasan dalam sertifikasi K3 di Kementerian Ketenagakerjaan yang turut menyeret Wakil Menteri saat itu, Immanuel Ebenezer Gerungan.

OTT keenam dilakukan pada 3 November 2025 terhadap Gubernur Riau Abdul Wahid dalam perkara dugaan pemerasan di lingkungan Pemprov Riau.

Sebulan kemudian, 7 November 2025, KPK mengamankan Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko terkait dugaan suap promosi jabatan, proyek RSUD dr Harjono, serta penerimaan gratifikasi lainnya.

Dengan perkembangan terbaru ini, publik menanti keputusan KPK dalam waktu 24 jam ke depan untuk menentukan status hukum Ardito Wijaya, sekaligus melihat arah pemberantasan korupsi di tahun mendekati akhir masa 2025. (*)

Berita Terkait

Indonesia Bersiap Miliki Standar Nasional Smart Hospital: RSNI3 Disetujui Secara Konsensus
HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Ahmad Muzani Dorong Konsolidasi Sponsor Sejak Dini
Penanganan Bencana NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Perkuat Percepatan Distribusi Bantuan
Prof Indira: Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai Perkuat Deteksi Kejahatan
AMKI Pusat Bersiap Gelar RALB, Bahas Kepemimpinan dan Kepengurusan
HUT ke-81 RI Jadi Momentum LLDIKTI Wilayah III Jakarta Perkuat Kolaborasi Perguruan Tinggi
HUT KEMERDEKAAN: REFLEKSI RASA SYUKUR
Demokrat Dorong Kepedulian Lingkungan, Puluhan Ribu Masyarakat Terlibat Gerakan Indonesia Asri

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 19:43 WIB

Indonesia Bersiap Miliki Standar Nasional Smart Hospital: RSNI3 Disetujui Secara Konsensus

Rabu, 19 Agustus 2026 - 18:30 WIB

HPN dan Porwanas 2027 di Lampung, Ahmad Muzani Dorong Konsolidasi Sponsor Sejak Dini

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:42 WIB

Penanganan Bencana NTT, Letkol Teddy Indra Wijaya Perkuat Percepatan Distribusi Bantuan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:59 WIB

Prof Indira: Integrasi Data PPATK, Imigrasi dan Bea Cukai Perkuat Deteksi Kejahatan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 08:27 WIB

AMKI Pusat Bersiap Gelar RALB, Bahas Kepemimpinan dan Kepengurusan

Berita Terbaru

Lampung

Driver Ojol Kembalikan Rp80 Juta, Kejujuran Tama Viral

Rabu, 19 Agu 2026 - 19:34 WIB