Kopdar JKPC #3: Saat Jiwa Pecinta Koes Plus Bersatu Padu Lestarikan Sejarah Musik Indonesia

Minggu, 5 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

anggota Jogja Koes Plus Community (JKPC) berfoto bersama usai Kopdar JKPC #3 di Taman Kuliner Pasty, Jalan Bantul, Yogyakarta

anggota Jogja Koes Plus Community (JKPC) berfoto bersama usai Kopdar JKPC #3 di Taman Kuliner Pasty, Jalan Bantul, Yogyakarta

JOGJAOKE.COM, ‎YOGYAKARTA – Komunitas Jogja Koes Plus Community (JKPC) kembali menggelar kopi darat penuh kehangatan di Taman Kuliner Pasty, Jalan Bantul, Yogyakarta, Minggu (5/7/2026).

‎Suasana penuh kekeluargaan langsung terasa sejak pagi ketika puluhan anggota berkumpul menyanyikan lagu-lagu Koes Plus dan Koes Bersaudara secara bersama-sama.

‎Ketua JKPC, Hery Sutrisna Mumu, M.Pd., menegaskan kegiatan tersebut bukan sekadar ajang hiburan, melainkan memperkuat ikatan seluruh pecinta musik legendaris Indonesia.

‎”Tujuan utama kopdar bukan hanya bersenang-senang, tetapi mempererat tali persaudaraan di antara seluruh anggota,” ujar Hery disambut tepuk tangan peserta.

‎Ia mengatakan pertemuan rutin juga menjadi ruang bertukar pengalaman, berbagi wawasan, sekaligus memperkuat semangat melestarikan karya-karya Koes Plus kepada masyarakat luas.

‎”Musik Koes Plus menyatukan berbagai usia, profesi, dan latar belakang dalam semangat persaudaraan yang sama,” kata Hery.

‎Ketua Panitia Kopdar, Cahyanto, menyampaikan seluruh rangkaian acara dapat terlaksana berkat kerja sama seluruh panitia serta dukungan berbagai pihak.

‎”Kami mengucapkan terima kasih kepada pengelola Taman Kuliner Pasty yang telah memberikan tempat nyaman untuk kegiatan ini,” ungkap Cahyanto.

‎Ia juga mengapresiasi seluruh panitia yang bekerja keras sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan sehingga acara berlangsung tertib, meriah, dan penuh kebersamaan.

‎Sesepuh JKPC, Wowo Sastro, berharap komunitas terus menjadi rumah bagi pecinta lagu-lagu Koes Plus sekaligus menjaga nilai persaudaraan antar anggota.

‎”Jadikan komunitas ini wadah saling mendukung, saling menguatkan, dan bersama-sama memajukan musik lokal,” pesan Wowo Sastro.

‎Menurutnya, kecintaan terhadap lagu-lagu Koes Plus harus diwujudkan melalui aksi nyata dengan terus mengenalkan karya-karya tersebut kepada masyarakat.

‎”Harapan terbesar kami adalah regenerasi sehingga generasi muda ikut mencintai dan melestarikan lagu-lagu Koes Plus,” tegasnya.

‎Ia menambahkan warisan musik Nusantara tidak boleh hilang ditelan perkembangan zaman karena memiliki nilai sejarah, budaya, dan pesan kehidupan yang kuat.

‎Seluruh peserta sepakat menjadikan kopdar sebagai momentum mempererat persaudaraan, memperluas silaturahmi, serta menjaga semangat melestarikan musik legendaris Indonesia untuk masa depan.

‎Kopdar JKPC pun ditutup dengan penampilan lagu-lagu favorit Koes Plus yang dinyanyikan bersama, menjadi simbol bahwa karya legendaris tetap hidup di hati lintas generasi. (LSI)

sumber : WAW

Berita Terkait

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan
OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta
Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat
Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan
Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit
GPM Tegaskan Independensi, Marhaenisme Tetap Jadi Garis Perjuangan Organisasi
Ekonomi Digital Makin Beragam, Pemkot Yogyakarta Masukkan Kreator Konten dalam Pendataan UMKM
Pameran Batik Kontemporer Prawirotaman Angkat Karya dan Kreativitas Pembatik Muda

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15 WIB

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:37 WIB

GPM Tegaskan Independensi, Marhaenisme Tetap Jadi Garis Perjuangan Organisasi

Berita Terbaru