Kemendesa Dampingi Pemdes Sindangheula dalam Penerapan Sistem eHDW untuk Penanganan Stunting

Jumat, 17 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Sindangheula – Pemerintah Desa (Pemdes) Sindangheula, Kecamatan Pabuaran, Kabupaten Serang, mendapat kunjungan dari Tim Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendesa PDTT) dalam rangka Monitoring dan Evaluasi (Monev) pelaksanaan program konvergensi stunting melalui aplikasi eHDW (Elektronik Human Development Worker), Jumat (17/10/2025).

Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Sindangheula ini turut dihadiri oleh perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Serang, Sekretaris Camat Pabuaran Syahriful Hidayat, Kepala Desa Sindangheula Suheli, S.Kom.I., M.M., Pendamping Desa, Penyuluh KB Kecamatan, dan Kader Posyandu.

Aplikasi eHDW (Elektronik Human Development Worker) merupakan sistem berbasis web yang dirancang untuk mendukung percepatan penurunan angka stunting di Indonesia, khususnya di tingkat desa. Aplikasi ini dikembangkan oleh Kemendesa PDTT dengan dukungan Bank Dunia, sebagai bagian dari upaya digitalisasi data pembangunan manusia.

Kepala Desa Sindangheula, Suheli, S.Kom.I., M.M., menyambut baik kegiatan monev tersebut. Ia menyampaikan bahwa aplikasi eHDW sangat membantu pemerintah desa dalam pendataan dan pemantauan keluarga berisiko stunting secara lebih akurat dan terintegrasi.

“Kami berterima kasih kepada Kemendesa yang telah hadir langsung melakukan pendampingan. Melalui eHDW, data yang dikumpulkan oleh kader menjadi lebih valid dan mudah dianalisis, sehingga program pencegahan stunting bisa lebih tepat sasaran,” ujar Suheli.

Aplikasi eHDW memiliki dua fungsi utama, yaitu Konvergensi Program dan Pengumpulan Data.

Konvergensi Program: mendukung perencanaan, pelaksanaan, monitoring, dan evaluasi program penanganan stunting di desa.
Pengumpulan Data: memfasilitasi Kader Pembangunan Manusia (KPM) dalam mencatat dan melaporkan data yang berkaitan dengan kesehatan, gizi, dan kesejahteraan masyarakat.
Sasaran utama program ini mencakup rumah tangga dalam 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), calon pengantin, pasangan usia subur, anak usia 24–59 bulan, serta remaja putri.

Dengan fitur unggulan seperti peningkatan akurasi data untuk meminimalkan kesalahan ganda dan kemudahan monitoring dan evaluasi berbasis data riil, eHDW diharapkan mampu memperkuat peran desa dalam menekan angka stunting dan mewujudkan masyarakat yang lebih sehat dan sejahtera. (Admin)

Berita Terkait

Berbagi Berkah Ramadan, YP Az Zahira Santuni Anak Yatim dan Dhuafa
Sambut Mudik Idulfitri 1447 H, InJourney Aviation Services Dirikan POSGABNAS di Bandara Soekarno-Hatta
Satgas PRR Genjot Huntara dan Huntap, Pengungsi Ditarget Pindah Sebelum Lebaran
Keamanan Mudik Prioritas,” Tegas Gubernur Banten Andra Soni
7.733 Botol Miras Dimusnahkan, Polda Banten Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas
Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Polda Banten Gelar Operasi Ketupat Maung
Operasi Ketupat 2026 Dimulai, Polres Pandeglang Siagakan Ratusan Personel Gabungan
Silaturahmi Atlet Berprestasi, Gubernur Banten Dorong Pembinaan Olahraga Berkelanjutan

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:24 WIB

Sambut Mudik Idulfitri 1447 H, InJourney Aviation Services Dirikan POSGABNAS di Bandara Soekarno-Hatta

Kamis, 12 Maret 2026 - 16:12 WIB

Satgas PRR Genjot Huntara dan Huntap, Pengungsi Ditarget Pindah Sebelum Lebaran

Kamis, 12 Maret 2026 - 15:29 WIB

Keamanan Mudik Prioritas,” Tegas Gubernur Banten Andra Soni

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:29 WIB

7.733 Botol Miras Dimusnahkan, Polda Banten Tegaskan Komitmen Jaga Kamtibmas

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:43 WIB

Pengamanan Mudik Lebaran 2026, Polda Banten Gelar Operasi Ketupat Maung

Berita Terbaru

Bekasi

Pengamanan Mudik 2026: Ribuan Personel Bekasi Disiagakan

Jumat, 13 Mar 2026 - 10:09 WIB