Kemendagri Pantau Ketat Rehabilitasi Pascabencana Sumatera melalui Posko Terpadu

Senin, 26 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Ketua Satuan Tugas (Kasatgas) Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera Muhammad Tito Karnavian menyampaikan bahwa pemulihan layanan kelistrikan di tiga provinsi terdampak bencana di wilayah Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, telah mencapai 99 persen. Capaian tersebut menjadi indikator penting bahwa proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana terus menunjukkan perkembangan positif di berbagai sektor pelayanan publik.

Hal tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam di Wilayah Sumatera yang digelar di Ruang Sasana Bhakti Praja, Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Senin (26/1/2026).

Seiring dengan pemulihan layanan kelistrikan yang hampir sepenuhnya normal, Tito menyampaikan bahwa berbagai sektor layanan publik lainnya juga menunjukkan kemajuan signifikan. Pemerintah memastikan bahwa sektor pendidikan, kesehatan, pemerintahan, hingga aktivitas ekonomi masyarakat secara bertahap telah kembali berjalan sebagai bagian dari upaya pemulihan terpadu pascabencana di wilayah Sumatera.

“Saya mengucapkan terima kasih banyak atas nama Satgas dan juga atas nama Dewan Pengarah karena kerja keras Bapak-Ibu sekalian, kementerian [dan] lembaga, kemudian juga pemerintah daerah, provinsi, kabupaten, kota, serta semua non-pemerintah yang hadir juga di sana,” ujar Tito.

Untuk memastikan percepatan pemulihan berjalan optimal, Kemendagri membentuk posko pemantauan di tingkat pusat dan daerah. “Ada posko di sini yang monitor, pos komandonya di Kemendagri, dan ada satu posko lagi di Aceh. Meskipun di Sumatera Utara, di Medan, Sumatera Barat juga mereka membentuk posko tingkat provinsi,” tambahnya.

Seluruh upaya tersebut dilakukan secara terpadu agar proses rehabilitasi dan rekonstruksi, khususnya di sektor pendidikan dan pelayanan publik, dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan berdampak langsung bagi masyarakat terdampak. (nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Pemerintah Salurkan BIH, BSSE, dan Jadup bagi Puluhan Ribu Keluarga Terdampak Bencana
Pemerintah Perkuat Keuangan Daerah Terdampak Bencana dengan Tambahan TKD Rp10,6 Triliun
Peduli Aceh: Mendagri Tito Hadir di Pidie Jaya, Beri Bantuan
Tinjau Huntara di Pidie Jaya, Tito Siap Perbaiki Standar Hunian agar Lebih Nyaman bagi Pengungsi
Tinjau Pemulihan Pascabencana, Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Percepatan Penyaluran Bantuan di Pidie Jaya
Sebelum Lebaran, Target Kami Tak Ada Lagi Pengungsi di Tenda
Mendagri Tito Karnavian Tegaskan Pemerintah Pastikan Hunian Layak bagi Pengungsi Pascabencana
Mendagri dan Mensos Hadiri Penutupan Khanduri Nuzulul Quran di Banda Aceh

Berita Terkait

Sabtu, 7 Maret 2026 - 11:21 WIB

Pemerintah Salurkan BIH, BSSE, dan Jadup bagi Puluhan Ribu Keluarga Terdampak Bencana

Jumat, 6 Maret 2026 - 21:34 WIB

Pemerintah Perkuat Keuangan Daerah Terdampak Bencana dengan Tambahan TKD Rp10,6 Triliun

Jumat, 6 Maret 2026 - 20:14 WIB

Peduli Aceh: Mendagri Tito Hadir di Pidie Jaya, Beri Bantuan

Jumat, 6 Maret 2026 - 18:03 WIB

Tinjau Huntara di Pidie Jaya, Tito Siap Perbaiki Standar Hunian agar Lebih Nyaman bagi Pengungsi

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:38 WIB

Tinjau Pemulihan Pascabencana, Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Percepatan Penyaluran Bantuan di Pidie Jaya

Berita Terbaru