KAI Buka Tiket Desember, Penumpang Wajib Cek Perubahan Jadwal

Minggu, 1 November 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop 6 Yogyakarta resmi membuka pemesanan tiket keberangkatan 1 Desember 2026 mulai Minggu (1/11).

Pemesanan tiket tersebut telah dibuka sejak pukul 00.01 WIB melalui aplikasi Access by KAI untuk seluruh pelanggan kereta api.

Pembukaan penjualan tiket ini menjadi bagian persiapan pemberlakuan Grafik Perjalanan Kereta Api (GAPEKA) 2026 yang membawa sejumlah penyesuaian.

Perubahan tersebut mencakup jadwal keberangkatan, pola perjalanan, hingga penambahan stasiun pemberhentian pada sejumlah layanan kereta api.

Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Feni Novida Saragih, mengatakan pemberlakuan GAPEKA 2026 dirancang menyesuaikan kebutuhan mobilitas masyarakat.

“Pada GAPEKA 2026 nanti, KAI Daop 6 akan menyesuaikan pola perjalanan dengan kebutuhan masyarakat,” ujar Feni dalam keterangannya.

Menurutnya, penyesuaian perjalanan tersebut juga mencakup penambahan stasiun pemberhentian pada sejumlah layanan kereta api yang beroperasi.

Dengan kebijakan tersebut, pelanggan diharapkan memperoleh lebih banyak alternatif stasiun untuk memulai maupun mengakhiri perjalanan mereka.

Feni menjelaskan, penambahan pemberhentian memungkinkan masyarakat mengakses layanan kereta api melalui stasiun yang lokasinya lebih dekat.

“Pelanggan memiliki lebih banyak pilihan untuk naik dan turun di stasiun yang lebih dekat dengan tempat tinggal atau tujuan perjalanannya,” katanya.

Namun, Feni menegaskan seluruh penyesuaian pola perjalanan tetap memperhatikan aspek keselamatan sebagai prioritas utama operasional kereta api.

“Penyesuaian ini tentu tetap mengutamakan aspek keselamatan,” tegasnya menjelaskan kebijakan operasional dalam penerapan GAPEKA 2026 mendatang.

KAI Daop 6 berharap perubahan tersebut mampu memperkuat konektivitas antarkota sekaligus mendukung mobilitas masyarakat di kawasan aglomerasi.

Feni menambahkan, kemudahan akses transportasi diharapkan memberikan dampak positif terhadap perkembangan aktivitas ekonomi masyarakat sekitar stasiun.

“Penyesuaian ini juga diharapkan dapat mendukung mobilitas antarkota dan kawasan aglomerasi,” jelas Feni mengenai manfaat kebijakan tersebut.

Menurutnya, konektivitas transportasi yang semakin baik berpotensi membuka peluang pertumbuhan perdagangan dan pariwisata di berbagai daerah.

Aktivitas ekonomi masyarakat sekitar stasiun juga diharapkan berkembang seiring meningkatnya aksesibilitas dan pilihan perjalanan menggunakan kereta api.

Meski demikian, KAI mengingatkan pelanggan agar tidak hanya berfokus pada ketersediaan tiket ketika merencanakan perjalanan Desember mendatang.

“KAI Daop 6 mengimbau pelanggan untuk memeriksa kembali jadwal keberangkatan dan kedatangan,” kata Feni mengingatkan seluruh calon penumpang.

Pelanggan juga diminta memastikan tanggal perjalanan serta stasiun asal dan tujuan sesuai informasi terbaru melalui aplikasi Access by KAI.

“Pastikan seluruh informasi pada tiket sudah sesuai sebelum berangkat,” pungkas Feni mengingatkan pentingnya ketelitian sebelum melakukan perjalanan.

Masyarakat membutuhkan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Contact Center KAI 121 atau telepon (021) 121 dan WhatsApp 0811-2223-3121.

Pelanggan juga dapat memperoleh informasi melalui Instagram resmi @kai121_ agar perjalanan menggunakan kereta api berlangsung lancar dan nyaman.(waw)

Berita Terkait

Harda Kiswaya Gaungkan Kerukunan Lewat Pesparawi Sleman 2026
Susanto Dwi Antoro Dorong Langen Beksan Jaga Warisan Budaya
Monggang Gelar Festival Kreatif, Budaya dan UMKM Bergerak Bersama
DPW PPP DIY Tegaskan Restrukturisasi Bukan Dualisme, Mardiono Didukung
‎Musthafa Ajak Profesional Jadikan Profesi Jalan Pengabdian Kemanusiaan
Harda Resmikan Pancuran Tuk Bulus, Warga Siapkan Wisata Terpadu
‎GMX Bertolak ke Borobudur, Hadiri Tabligh Akbar Tolak Konser Andrea Bocelli
Penggeledahan Hamalatul Qur’an Sukoharjo, Dosen UMY Soroti Kewenangan Polisi

Berita Terkait

Minggu, 1 November 2026 - 14:41 WIB

Harda Kiswaya Gaungkan Kerukunan Lewat Pesparawi Sleman 2026

Minggu, 1 November 2026 - 14:37 WIB

Susanto Dwi Antoro Dorong Langen Beksan Jaga Warisan Budaya

Minggu, 1 November 2026 - 14:28 WIB

KAI Buka Tiket Desember, Penumpang Wajib Cek Perubahan Jadwal

Minggu, 1 November 2026 - 14:21 WIB

Monggang Gelar Festival Kreatif, Budaya dan UMKM Bergerak Bersama

Minggu, 1 November 2026 - 14:06 WIB

‎Musthafa Ajak Profesional Jadikan Profesi Jalan Pengabdian Kemanusiaan

Berita Terbaru

Yogyakarta

Harda Kiswaya Gaungkan Kerukunan Lewat Pesparawi Sleman 2026

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:41 WIB

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Dorong Langen Beksan Jaga Warisan Budaya

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:37 WIB

Jawa Tengah

Ribuan Massa GPK Kepung Borobudur, Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:32 WIB

Yogyakarta

KAI Buka Tiket Desember, Penumpang Wajib Cek Perubahan Jadwal

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:28 WIB