Kades Sidamukti Ditahan 20 Hari, Polisi Ungkap Dugaan Korupsi Anggaran 2022–2023

Kamis, 8 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Pandeglang – Polres Pandeglang hari ini secara resmi menahan tersangka Karsidi, Kepala Desa Sidamukti, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang, atas dugaan tindak pindana korupsi, Kamis (8/1/2026).

Perlu diketahui, Karsidi melakukan tindak pindana korupsi terhadap tiga sumber anggaran desa tahun 2022-2023, kurang lebih sebesar Rp500 juta.

Antara lain, Dana Desa (DD), Alokasi Dana Desa (ADD) dan Bantuan Keuangan Provinsi (Banprov) Banten.

Pantau GerbangPatriot.com. Karsidi keluar dari ruangan Tipikor menggunakan baju tahanan berwarna orange, sambil memakai masker.

Karsidi kemudian berjalan menuju sel tahanan yang digiring oleh petugas dengan lengan terborgol.

Saat masuk ke dalam sel, Karsidi sempat terhenti sambil menengok kiri kanan ruangan sel.

Kanit Tipikor Satreskrim Polres Pandeglang, Ipda Hansen F Simamora, menyampaikan tersangka akan ditahan selama 20 hari ke depan usai dilakukannya pemeriksaan.

“Setelah kita melakukan pemeriksaan, kemudian kita langsung menahan tersangka malamnya,” ujarnya.

“Ke depan kita akan koordinasikan dengan Kejaksaan,” sambungnya.

Hansen mengatakan, tersangka menggunakan jabatannya untuk kepentingan pribadi dengan jumlah kerugian negara mencapai kurang lebih sebesar Rp500 juta.

“Lebih dari Rp500 juta. Tapi kita akan koordinasi juga dengan Inspektorat, sebagai penghitung kerugian negara,” katanya.

Pihak kepolisian juga telah menyita barang bukti jenis dokumen dari tersangka

“LPJ yang kita amankan, perencanaan dana desa, alokasi dana desa, dan Banprov tahun anggaran 2022-2023,” ujarnya.

Berdasarkan hasil temuan dari tersangka, polisi menemukan adanya pengadaan barang dan jasa fiktif yang dilakukan tersangka.

Di antaranya, kontruksi pengadaan hewan ternak, insentif guru ngaji, linmas, dan RT RW.

“Modus masih dilakukan pendalaman, namun sudah ada unsur perbuatan melawan hukumnya. Kemudian ada kerugian negara yang ditimbulkan, dan terdapat pasal yang diterangkan kepada tersangka,” ungkapnya.

Hansen mengaku masih melakukan pendalaman terkait keterlibatan orang lain, terhadap penggunaan uang yang digunakan tersangka tersebut.

“Itu menjadi PR bagi kami juga, apakah uang itu digunakan kepentingan pribadi, atau ada keterlibatan lain. Intinya ada uang yang merugikan negara,” ujarnya.

Terkait tersangka lain, pihak kepolisian masih melakukan pengembangan dan pendalaman.

“Kita masih melakukan pengembangan dan pendalaman,” katanya. (Denni)

Berita Terkait

Survei Ungkap 85,9% Publik Beri Persepsi Positif terhadap Kepemimpinan Gubernur Banten
Terima Kabar Ibu Meninggal, Pemudik di Pelabuhan Ciwandan Dapat Dukungan dari Polda Banten
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Menhub dan Kapolda Banten Tinjau Kesiapan Pelabuhan Penyeberangan
DPD II Golkar Pandeglang Gelar Silaturahmi Ramadan Bersama Kader dan Pengurus Kecamatan
Wagub Banten Hadiri Silaturahmi Kebangsaan Bersama Tokoh Nasional di Senayan
Baznas Pandeglang Distribusikan Zakat Fitrah kepada 5.001 Penerima Manfaat
Polda Banten: Arus Kendaraan di Pelabuhan Merak, BBJ, dan Ciwandan Terpantau Lancar
Satgas PRR Bangun 110 Hunian Tetap bagi Penyintas Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:03 WIB

Survei Ungkap 85,9% Publik Beri Persepsi Positif terhadap Kepemimpinan Gubernur Banten

Senin, 16 Maret 2026 - 09:04 WIB

Terima Kabar Ibu Meninggal, Pemudik di Pelabuhan Ciwandan Dapat Dukungan dari Polda Banten

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:39 WIB

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Menhub dan Kapolda Banten Tinjau Kesiapan Pelabuhan Penyeberangan

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:20 WIB

DPD II Golkar Pandeglang Gelar Silaturahmi Ramadan Bersama Kader dan Pengurus Kecamatan

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:13 WIB

Wagub Banten Hadiri Silaturahmi Kebangsaan Bersama Tokoh Nasional di Senayan

Berita Terbaru

Jogja

‎PMI DIY Siaga 1.022 Personel Amankan Mudik Lebaran 2026

Selasa, 17 Mar 2026 - 23:03 WIB