Indeks Kepuasan Naik, AKIP Predikat A, Kinerja Pemkot Yogyakarta Menguat

Senin, 23 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Rapat koordinasi pimpinan pelaksanaan pembangunan di Yogyakarta. (Humas yh Pemkot)

Rapat koordinasi pimpinan pelaksanaan pembangunan di Yogyakarta. (Humas yh Pemkot)

JOGJAOKE.COM, YogyakartaPemerintah Kota Yogyakarta kembali mencatat capaian positif dalam evaluasi pembangunan daerah. Indeks kepuasan masyarakat menunjukkan tren peningkatan, disertai predikat kualitas kota tertinggi tanpa maladministrasi, yang menegaskan komitmen terhadap tata kelola pemerintahan transparan dan berorientasi pelayanan publik.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Pimpinan Koordinasi Pelaksanaan Pembangunan yang dipimpin Wali Kota Hasto Wardoyo bersama Wakil Wali Kota Wawan Harmawan di Ruang Rapat Yudhistira, Kompleks Balaikota Yogyakarta, Senin (23/2/2026). Rapat diikuti kepala organisasi perangkat daerah (OPD) dan BUMD secara luring serta Mal Pelayanan Publik (MPP) kemantren se-Kota Yogyakarta secara daring.

Dalam arahannya, Hasto menekankan pentingnya kerja yang sportif dan terbuka terhadap evaluasi. Ia meminta para kepala dinas baru segera menghadirkan quick win sebagai bukti komitmen awal. Lurah dan pamong praja juga diminta menggiatkan kerja bakti sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto dengan target lingkungan bebas sampah dan rumput liar.

AKIP Tertinggi Secara Nasional

Evaluasi Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menunjukkan hasil menggembirakan. Nilai AKIP Kota Yogyakarta dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) mencapai 86,68 dengan predikat A, tertinggi dibandingkan kabupaten/kota lain di Indonesia.

Kendati demikian, Hasto menegaskan masih terdapat sejumlah indikator yang perlu diperkuat agar kualitas tata kelola semakin kokoh dan berkelanjutan.

Pelaksana Tugas Kepala Bagian Administrasi Pembangunan Ristyawati menambahkan, indeks pembangunan Kota Yogyakarta terus meningkat dari 87,50 pada 2021 menjadi 89,53 pada akhir 2025. Dalam 15 tahun terakhir, Kota Yogyakarta konsisten menempati peringkat pertama secara nasional.

Kemiskinan dan Pengangguran Turun

Perbaikan kinerja pembangunan juga tercermin pada indikator sosial-ekonomi. Angka kemiskinan turun dari 7,69 persen menjadi 6,14 persen, lebih rendah dibandingkan rata-rata provinsi maupun nasional. Tingkat pengangguran terbuka juga menyusut dari 9,13 persen pada 2021 menjadi 5,72 persen pada 2025.

Di bidang kesehatan, prevalensi stunting berhasil ditekan dari 11,8 persen pada Januari 2025 menjadi 8,48 persen pada Desember 2025. Pemerintah kota memperkuat intervensi melalui Posyandu dengan penyediaan makanan bergizi beragam, seperti telur omega, lele, daging ayam, hingga olahan bakso.

Infrastruktur dan Reformasi Birokrasi

Pada 2025, sejumlah proyek strategis berhasil dirampungkan, antara lain renovasi gedung UPT Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) serta Rumah Perlindungan Sosial (RPS), pembangunan SDN Golo, rehabilitasi talud Sungai Code di Terban, serta pembangunan SMPN 10.

Rangkaian capaian tersebut memperlihatkan konsistensi Pemkot Yogyakarta dalam mengintegrasikan reformasi birokrasi, pembangunan fisik, dan peningkatan kesejahteraan warga sebagai satu kesatuan agenda pembangunan kota. (ihd)

Berita Terkait

Wamira Diluncurkan, Pemkot Yogyakarta Bangun Jejaring Warung Rakyat di 14 Kemantren
Stok Pangan Yogyakarta Aman hingga Lebaran 2026, Sejumlah Harga Mulai Merangkak Naik
Puasa Momentum Berbagi, Wawali Jogja Ajak Warga Perkuat Empati dan Kerukunan
Tiga Hari Awal Ramadan, Usaha Hiburan di Kota Yogyakarta Tutup; Setelah Itu Beroperasi Terbatas
Imlek 2577 Kongzili, KAI Daop 6 Yogyakarta Hadirkan Barongsai di Stasiun Tugu
Pengentasan RTLH, Pemkot Yogyakarta Targetkan Renovasi 200 Rumah pada 2026
Ombudsman Beri Nilai 88,52, Kantor Pertanahan Kota Yogya Tertinggi ATR/BPN DIY
Studi Banding ke Jogja, DPRD Loteng Dalami Pola Kemitraan Pemda–Media
Tag :

Berita Terkait

Senin, 23 Februari 2026 - 23:30 WIB

Indeks Kepuasan Naik, AKIP Predikat A, Kinerja Pemkot Yogyakarta Menguat

Sabtu, 21 Februari 2026 - 17:37 WIB

Wamira Diluncurkan, Pemkot Yogyakarta Bangun Jejaring Warung Rakyat di 14 Kemantren

Jumat, 20 Februari 2026 - 19:32 WIB

Stok Pangan Yogyakarta Aman hingga Lebaran 2026, Sejumlah Harga Mulai Merangkak Naik

Kamis, 19 Februari 2026 - 17:23 WIB

Puasa Momentum Berbagi, Wawali Jogja Ajak Warga Perkuat Empati dan Kerukunan

Rabu, 18 Februari 2026 - 17:18 WIB

Tiga Hari Awal Ramadan, Usaha Hiburan di Kota Yogyakarta Tutup; Setelah Itu Beroperasi Terbatas

Berita Terbaru