JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Suasana Stasiun Yogyakarta tampak berbeda pada Selasa (17/2/2026). Dalam rangka menyemarakkan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 6 Yogyakarta menghadirkan atraksi barongsai dan liong serta membagikan jeruk mandarin kepada para pelanggan.
Pertunjukan seni tradisional Tionghoa itu digelar di Plaza Timur, Peron 3, dan Hall Timur Stasiun Yogyakarta. Iringan musik dan gerak dinamis barongsai tak hanya menarik perhatian penumpang kereta, tetapi juga warga serta wisatawan yang berada di sekitar kawasan Malioboro.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih mengatakan, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghormatan kepada masyarakat yang merayakan Imlek sekaligus apresiasi bagi pelanggan setia kereta api.
“Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai wujud penghormatan kepada masyarakat dan pelanggan yang merayakan Tahun Baru Imlek, sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan pada momen spesial ini,” ujarnya.
Menurut Feni, perayaan Imlek di lingkungan stasiun juga mencerminkan komitmen KAI dalam merawat keberagaman. Kehadiran atraksi barongsai menjadi bagian dari upaya pelestarian sekaligus edukasi seni budaya kepada masyarakat luas.
“Kami ingin ekosistem stasiun menjadi ruang publik yang inklusif, tempat masyarakat dapat menikmati seni budaya sekaligus layanan transportasi,” katanya.
Tak hanya menghadirkan pertunjukan, KAI Daop 6 juga membagikan souvenir tematik Imlek, jeruk mandarin, serta menghadirkan pohon angpao berisi beragam merchandise. Kejutan serupa juga diberikan kepada penumpang di atas kereta, termasuk pembagian souvenir di atas KA Taksaka.
Bahkan, KAI Daop 6 menghadirkan program “Fortune Seat” pada KA Taksaka (43), yakni kesempatan bagi pelanggan terpilih untuk memperoleh peningkatan kelas secara gratis sebagai bagian dari kejutan Imlek.
Kemeriahan perayaan tersebut beriringan dengan lonjakan volume penumpang. Pada libur nasional Imlek hari ini, KAI Daop 6 Yogyakarta memberangkatkan sebanyak 28.500 pelanggan dan menerima kedatangan 18.250 pelanggan. Angka itu menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat pada momentum libur keagamaan sekaligus wisata di Kota Yogyakarta.
Feni menambahkan, KAI Daop 6 akan terus mengemas program tematik dan dekorasi kreatif untuk menjadikan Stasiun Yogyakarta serta Kota Yogyakarta sebagai destinasi perjalanan yang berkesan, tidak hanya sebagai titik keberangkatan dan kedatangan, tetapi juga ruang perayaan kebudayaan. (ihd)






