IABI Dorong Perubahan Paradigma Penanggulangan Bencana di Indonesia

Rabu, 6 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua IABI menyampaikan sambutan dalam pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan Kebencanaan ke-9 di Ballroom University Hotel UMY, Rabu (6/5)

Ketua IABI menyampaikan sambutan dalam pembukaan Pertemuan Ilmiah Tahunan Kebencanaan ke-9 di Ballroom University Hotel UMY, Rabu (6/5)

JOGJAOKE.COM, Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia (IABI) menegaskan bahwa cara pandang terhadap bencana di Indonesia harus berubah secara mendasar. Bencana tidak lagi bisa dipandang semata sebagai peristiwa alam yang datang tiba-tiba, melainkan sebagai produk dari keputusan pembangunan, kualitas tata kelola, dan kapasitas adaptasi masyarakat.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum IABI, Prof. Harkunti P. Rahayu, dalam agenda Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) ke-9 IABI yang digelar di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) pada Rabu (6/5) di Ballroom University Hotel UMY.

“Risiko bencana tidak lagi semata bersifat alamiah, melainkan sangat dipengaruhi oleh keputusan pembangunan, tata kelola, dan kapasitas adaptasi masyarakat kita sendiri,” ujar Harkunti.

Pandangan itu menjadi dasar pemilihan tema PIT ke-9: ‘Penguatan Tata Kelola Risiko Bencana untuk Ketangguhan’ atau Strengthening Disaster Risk Governance for Resilience.
Bagi IABI, tema ini bukan sekadar pilihan akademik melainkan cerminan dari kenyataan bahwa sistem penanggulangan bencana Indonesia perlu bergeser dari pendekatan yang semata reaktif menuju tata kelola yang terencana, berbasis data, dan melibatkan pengambil keputusan di semua level.

Pergeseran paradigma ini semakin mendesak mengingat Indonesia menghadapi kompleksitas risiko yang terus meningkat.

“Faktor perubahan iklim, laju urbanisasi, degradasi lingkungan, hingga arah kebijakan pembangunan yang tidak selalu mempertimbangkan dimensi risiko menjadi bagian dari ekosistem yang memperparah kerentanan masyarakat. Ini jauh melampaui sekadar ancaman geologi atau hidrometeorologi,” imbuhnya lagi.

Dalam konteks tersebut, PIT ke-9 dirancang sebagai ruang konvergensi lintas aktor. Forum ini mempertemukan akademisi, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat sebagai sebuah pendekatan yang mencerminkan keyakinan bahwa tata kelola bencana yang efektif tidak bisa dibangun oleh satu sektor saja.

Penyelenggaraan agenda ini mendapat dukungan Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta.

“PIT ke-9 digelar bertepatan dengan peringatan 20 tahun Gempa Yogyakarta dan Jawa Tengah 2006. Momentum ini, bagi IABI bukan sekadar seremonial, tetapi pengingat keras bahwa dua dekade berlalu, pekerjaan rumah penguatan sistem kebencanaan nasional belum selesai,” pungkas Harkunti.

Forum ini diikuti sekitar 500 peserta dari seluruh Indonesia dan berlangsung selama tiga hari, menjadi yang pertama kali dalam sejarah penyelenggaraan PIT IABI sejak organisasi ini berdiri pada 2014. (lsi)

Sumber : Humas Umy

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru