Herman Deru Dorong Anjungan Rumah Adat Sumsel Menjadi Pusat Aktivitas Budaya dan Ekonomi Kreatif Daerah

Kamis, 25 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Palembang – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru mendorong optimalisasi Anjungan Rumah Adat Sumsel sebagai pusat aktivitas budaya sekaligus wadah pengembangan ekonomi kreatif daerah melalui penyelenggaraan Festival Seni Adat dan Tradisi 2026 serta Festival Anjungan Sumsel 2026.

Kegiatan yang berlangsung pada 24–25 Juni 2026 di Anjungan Rumah Adat Dekranasda Sumsel tersebut diikuti oleh 17 kabupaten/kota se-Sumatera Selatan sebagai upaya menjaga dan melestarikan keaslian budaya daerah.

Dalam kesempatan itu, Herman Deru menegaskan pentingnya keberlanjutan kegiatan budaya dengan menjadikannya agenda tahunan melalui Peraturan Gubernur (Pergub).

“Saya bahagia sekali karena di antara kita masih ada yang terpikir untuk memberikan contoh bahwa kita diikat dalam satu budaya. Ini yang akan diingat oleh generasi selanjutnya. Maka, kegiatan ini perlu diagendakan secara permanen,” ujar Herman Deru, Rabu (24/6/2026).

Menurut Herman Deru, Anjungan Rumah Adat Sumsel merupakan prototipe Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang memiliki potensi besar untuk terus dikembangkan.

Bahkan sejak 2023, ia telah mengusulkan agar satu ruang pada setiap anjungan dapat dimanfaatkan sebagai kantor penghubung kabupaten/kota guna memperkuat fungsi anjungan sebagai representasi daerah.

Ia juga meminta Ketua Dekranasda kabupaten/kota lebih aktif menggelar berbagai kegiatan di anjungan masing-masing, termasuk saat peringatan hari jadi daerah, sehingga kawasan tersebut tetap hidup dan menjadi pusat interaksi budaya masyarakat.

Selain itu, Herman Deru menekankan pentingnya pelestarian wastra Sumsel sebagai identitas budaya daerah. Menurutnya, penggunaan wastra dalam berbagai kegiatan resmi dapat menjadi contoh nyata dalam menjaga keberlangsungan warisan budaya.

“Misalnya para tamu undangan hadir dengan mengenakan wastra khas daerah masing-masing,” katanya.

Herman Deru juga menyampaikan perkembangan positif terkait penggunaan pewarna alami untuk kain tradisional. Ia mengatakan bahwa pewarna alami baru dari Pekalongan telah ditemukan dan bibitnya dapat diperoleh melalui Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Sumsel untuk dikembangkan di Sumatera Selatan.

Sementara itu, Ketua Dekranasda Sumsel, Feby Deru, mengatakan festival ini menjadi wadah yang mempertemukan keragaman budaya dari 17 kabupaten/kota sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui produk kerajinan lokal.

“Banyak produk kerajinan lokal yang lahir dari inspirasi budaya. Hal ini tentu turut mendorong roda perekonomian masyarakat,” ujarnya.

Menurut Feby, Anjungan Rumah Adat Sumsel yang berdiri sejak 2004 memiliki nilai sejarah dan karakter yang mencerminkan identitas masing-masing daerah. Karena itu, ia berharap kawasan tersebut dapat terus berkembang sebagai etalase budaya Sumsel yang representatif.

“Marilah kita jadikan anjungan daerah sebagai etalase budaya Sumsel yang representatif dan membanggakan. Saya juga ingin ada miniatur museum wastra Sumsel. Selain itu, saat ini kita sedang menggalakkan penggunaan pewarna alam dalam pembuatan kain,” katanya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, Rudi Irawan, melaporkan bahwa festival ini menghadirkan berbagai atraksi budaya, seperti sendratari, seni tutur, seni bela diri, workshop membatik aksara Ulu, serta workshop Tari Gending Sriwijaya.

Untuk mendukung penguatan ekonomi kreatif daerah, sebanyak 20 pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut dilibatkan guna mempromosikan produk-produk unggulan daerah kepada masyarakat dan pengunjung festival.(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Paskibraka Sumsel Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Pemuda Berprestasi dan Berkarakter
491 PNS Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya, Herman Deru Tegaskan Hak Penghasilan Tetap Terjaga
Herman Deru Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sumsel untuk Kemajuan Daerah
Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG
Herman Deru Tegaskan APBD Sumsel 2027 Fokus pada Program Produktif dan Pelayanan Publik
Peternakan Ayam Petelur Banyuasin Jadi Perhatian, Herman Deru Dampingi Kepala Staf Kepresidenan
Rombongan SRT 31 Palembang Berangkat ke Sekolah Rakyat Permanen OKI, Dilepas Sekda Sumsel
Herman Deru: Hutan Lestari Kunci Ketahanan Sumber Daya Air Sumsel

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Paskibraka Sumsel Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Pemuda Berprestasi dan Berkarakter

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:27 WIB

491 PNS Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya, Herman Deru Tegaskan Hak Penghasilan Tetap Terjaga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Herman Deru Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sumsel untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Herman Deru Tegaskan APBD Sumsel 2027 Fokus pada Program Produktif dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB