JOGJAOKE.COM, JOGJA – Panen Entertainment menggelar gala premiere film Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula di CGV Pakuwon Mall Yogyakarta, disambut antusias penonton.
Acara pemutaran perdana tersebut menjadi momentum memperkenalkan film drama petualangan remaja kepada masyarakat, insan perfilman, komunitas kreatif, serta pecinta karya sinema nasional.
Sutradara Franklin Darmadi hadir bersama jajaran pemain dan produser untuk menyapa penonton sekaligus berbagi cerita mengenai proses panjang produksi film tersebut.
Aktor Bukie B Mansyur yang memerankan Pak Wira, guru Pramuka, mengaku bangga terlibat dalam film yang mengangkat nilai kepemimpinan dan persahabatan remaja.
“Film ini menghadirkan semangat kebersamaan, keberanian, dan kepedulian antarsesama,” ujar Bukie B Mansyur di hadapan tamu undangan penuh antusias malam itu.
Yogyakarta dipilih menjadi lokasi utama pengambilan gambar sehingga menghadirkan nuansa khas daerah, didukung banyak pemain dan kru lokal berbakat sepanjang produksi.
“Kami ingin memperlihatkan keindahan Jogja sekaligus potensi talenta lokal melalui karya ini,” ungkap sutradara Franklin Darmadi disambut tepuk tangan penonton meriah.
Kehadiran Wali Kota Yogyakarta, Hasto Wardoyo, menjadi perhatian tersendiri dalam gala premiere yang berlangsung hangat bersama insan perfilman serta masyarakat.
Usai menyaksikan film, Hasto memberikan apresiasi tinggi terhadap kualitas cerita yang dinilainya mampu menyampaikan pesan pendidikan secara menyentuh kepada generasi muda.
“Skornya sembilan,” tegas Hasto singkat, menandakan kepuasannya terhadap kualitas cerita, akting para pemeran, serta pesan moral yang dihadirkan sepanjang film tersebut.
Menurut Hasto, film bertema Pramuka seperti ini layak mendapat perhatian luas karena mengajarkan tanggung jawab, solidaritas, serta semangat pantang menyerah kepada penonton.
Film tersebut ditulis Dedey Natalia dengan mengangkat kisah petualangan sekelompok anak kota yang mengikuti kegiatan kemah Pramuka di sebuah desa terpencil.
Konflik bermula ketika seorang peserta kemah yang sedang sakit tiba-tiba menghilang, memaksa teman-teman serta guru mereka melakukan pencarian penuh tantangan dan harapan.
Sarah Sechan memerankan Bu Kades, sedangkan Unang Bagito tampil sebagai Pak Kades yang turut memperkuat cerita melalui karakter penuh kehangatan dan kebijaksanaan.
“Tidak semua pahlawan memakai seragam superhero,” menjadi slogan utama film yang menegaskan keberanian dapat hadir dari tindakan sederhana setiap manusia sehari-hari.
Panen Entertainment berharap film ini mampu menghibur sekaligus menginspirasi keluarga Indonesia melalui kisah petualangan, persahabatan, pengorbanan, serta nilai kemanusiaan yang kuat.
Film Maju: Jejak Pahit Si Kembang Gula dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 6 Agustus 2026, mengajak masyarakat merayakan semangat Pramuka.(waw)






