Gubernur Banten Buka Ruang Kritik dalam Dialog Bersama HMI Cabang se-Banten

Kamis, 5 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – Gubernur Banten Andra Soni menerima para Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Serang, Cilegon, Lebak, Pandeglang, dan beberapa pengurus di Gedung Negara Provinsi Banten Jl Brigjen KH Syam’un, Kota Serang, Kamis (5/3/2026). Gubernur menegaskan bahwa dirinya adalah kepala daerah yang tidak anti terhadap kritik dalam memimpin Provinsi Banten.

“Hari ini melakukan dialog dengan teman-teman HMI Provinsi Banten. Dihadiri juga oleh kepala-kepala OPD. Ini bentuk refleksi teman-teman HMI terhadap kepemimpinan saya dan Pak Dimyati,” tambahnya.

Andra Soni mengatakan, dalam dialog itu banyak masukan yang disampaikan oleh para pengurus HMI. Masukan tersebut mulai dari pembangunan infrastruktur sampai pendidikan di Provinsi Banten.

“Ini adalah dialog yang positif. Saya juga membutuhkan masukan dan saran dari masyarakat melalui teman-teman HMI. Semoga dialog tadi bermanfaat bagi pembangunan Provinsi Banten,” ujarnya.

Dalam dialog itu, Andra Soni juga menjawab aspirasi dan keresahan para mahasiswa dengan memaparkan perkembangan pelaksanaan program unggulan Pemerintah Provinsi Banten. Misalnya mengenai pelaksanaan Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra) untuk mempermudah akses ekonomi masyarakat, pendidikan, dan kesehatan.

“Tahun ini akan ditambahkan untuk pengentasan kemiskinan ekstrem pada desa prioritas,” ungkap Andra Soni.

Sedangkan untuk program unggulan lain yaitu Sekolah Gratis, itu menurutnya sebagai upaya Pemprov Banten untuk mengentaskan masyarakat dari jaring kemiskinan. Dengan upaya agar anak tamat sekolah setingkat SMA atau SMK diharapkan mereka lebih produktif dan berkembang. Melalui program itu, ia juga berharap tidak ada lagi ijazah yang tertahan karena sudah dibiayai oleh pemerintah.

“Program Sekolah Gratis, untuk anak-anak bisa sekolah di swasta. Ke depan ijazah tertahan tidak perlu karena sudah dibiayai pemerintah. Pendidikan adalah salah satu cara untuk keluar dari kemiskinan. Tahun 2026 akan menyasar Madrasah Aliyah swasta,” tambah Andra Soni.

Ia juga juga mengungkapkan, keberhasilan Provinsi Banten dalam upaya ketahanan pangan. “Pada tahun 2025, panen padi Provinsi Banten mencapai 1,8 juta ton. Selain itu, pada tahun 2025 Pemprov Banten telah membangun jalan lingkungan sepanjang 407 kilometer,” ujarnya.(Ls)

Sumber : Adpim

@gerbangpatriot

Berita Terkait

Polda Banten Perkuat Pengamanan Mudik dengan 39 Pos Pengamanan dan 10 Pos Pelayanan
Kapolda Banten Minta Personel Maksimalkan Pengamanan Mudik dan Arus Balik Lebaran
Mitra 10 Hadapi Persaingan Ketat di Sektor Bahan Bangunan
Pemprov Banten Manfaatkan Safari Ramadan untuk Perkuat Komunikasi dan Program Pembangunan
Gen-Z Diminta Tak Hanya Konsumsi Konten, Tapi Ciptakan Narasi Positif
Polda Banten Dirikan Puluhan Pos Pengamanan untuk Antisipasi Arus Mudik dan Balik Lebaran 1447 H
Bagaimana IFEX 2026 Mampu Genjot Ekspor Furnitur Nasional?
Menteri Ekraf Teuku Riefky: Micro Cinema Jadi Solusi Distribusi Film Nasional

Berita Terkait

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:57 WIB

Polda Banten Perkuat Pengamanan Mudik dengan 39 Pos Pengamanan dan 10 Pos Pelayanan

Jumat, 6 Maret 2026 - 11:22 WIB

Kapolda Banten Minta Personel Maksimalkan Pengamanan Mudik dan Arus Balik Lebaran

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:56 WIB

Mitra 10 Hadapi Persaingan Ketat di Sektor Bahan Bangunan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:50 WIB

Pemprov Banten Manfaatkan Safari Ramadan untuk Perkuat Komunikasi dan Program Pembangunan

Kamis, 5 Maret 2026 - 21:36 WIB

Gen-Z Diminta Tak Hanya Konsumsi Konten, Tapi Ciptakan Narasi Positif

Berita Terbaru