GPM di Banten Hadirkan Berbagai Komoditas Pokok dengan Harga Terjangkau

Sabtu, 30 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – Gubernur Banten Andra Soni mengatakan, di Provinsi Banten Gerakan Pangan Murah hadir serentak di 58 kecamatan. Gerakan Pangan Murah menyediakan kebutuhan pokok dengan harga murah untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari – hari.

Hal itu diungkap Andra Soni usai mengikuti pembukaan pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Serentak Dalam Rangka Hari Ulang Tahun ke- 80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang dipusatkan di Kantor Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Ragunan, Jakarta secara virtual. Andra Soni mengikuti pembukaan bersama Wali Kota Serang Budi Rustandi dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kota Serang di Kantor Kecamatan Kasemen Jl. Raya Banten Lama Km. 5 Gang Kecamatan, Kasemen, Kota Serang, Sabtu (30/8/2025).

“Alhamdulillah masyarakat menyambut antusias. Diharapkan gerakan pangan murah ini bisa membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan sehari – hari,” ungkapnya.

Andra Soni mengungkapkan, total penyaluran beras SPHP pada Gerakan Pangan Murah di Provinsi Banten mencapai 85 ton. Kebutuhan pokok yang tersedia dalam Gelar Pangan Murah antara lain: beras, tepung terigu, minyak goreng, telur, bawang merah, bawang putih, cabai, gula pasir, hingga buah alpukat.

Untuk harga, paparnya, beras SPHP Rp57 ribu per 5 kg, Minyak Kita Rp17.500 per liter, telur Rp25.500 per kg, gula pasir Rp17 ribu per kg, bawang merah Rp30 ribu per kg, bawang putih Rp32 ribu per kg, cabai merah keriting Rp38 ribu per kg, cabai rawit merah Rp30 ribu, dan beras premium Rp75 ribu.

Wali Kota Serang Budi Rustandi mengatakan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menjaga harga pangan. Gerakan Pangan Murah tujuannya agar harga pangan stabil.

Dalam sambutannya Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia M Tito Karnavian menegaskan, Presiden Prabowo Subianto sangat perhatian dalam pangan. Bahwa merdeka bukan hanya dari penjajahan tapi juga merdeka dalam memenuhi pangan.

“Alhamdulillah produksi beras kita sangat baik sekali,” ucapnya.

Sementara Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso mengatakan setiap hari pemerintah memonitor harga kebutuhan pokok. Menurutnya saat ini harga kebutuhan pokok relatif aman.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa saat ini terjadi perubahan gaya beli dari offline ke online. “Sehingga perlu mengajari para pedagang untuk online,” ujar Budi..

Menurut Menteri Pertanian Republik Indonesia Amran Sulaiman, saat ini ada 17 regulasi sektor pangan yang mendukung pencapaian swasembada pangan. “Mulai dari pupuk, irigasi, optimalisasi lahan, hingga pencetakan sawah,” ujarnya.

Dikatakan, dalam membangun ekosistem pangan yang sehat, saat ini tinggal pada pembenahan pasar. “Membenahi dari regulasi hingga konsumen,” ungkap Amran.

Sementara, Kepala Bulog Mayjen TNi Ahmad Rizal Ramdhani melaporkan penyaluran beras SPHP untuk mencegah dan mengurangi gejolak akibat kenaikan harga beras, menjaga pasokan dan stabilisasi pangan, dan mendukung pengendalian inflasi.

“Penyaluran beras SPHP sudah mencapai 290,16 ton atau 19, 3 persen dari target. Untuk Gerakan Pangan Murah ini, 43.665 ton sudah ambil ke Bulog,” ungkapnya.(Nad)

Sumber: Adpim

Berita Terkait

Delapan Hari Hilang Kontak, 8 Penumpang Speedboat di Selat Sunda Belum Ditemukan
Sertijab Polda Banten, Enam Pejabat Berganti Posisi
Polda Banten Bantu Polda Bengkulu Identifikasi Jenazah Diduga Korban KM Arupadhatu 1
Tinjau KEK ETKI Banten, Andra Soni Soroti Investasi Rp1,9 Triliun dan Serapan Kerja
Pencarian 8 Orang Hilang Diperpanjang, Gubernur Banten Minta Basarnas Terus Bergerak
Menaker Dorong Pemanfaatan AI untuk Tingkatkan Produktivitas Tenaga Kerja Nasional
Willy Patria Dorong Pemerintah Percepat Penyediaan Hunian Layak di Balaraja
Lapas Serang Berduka, Rico Stive Ajak Jajarannya Doakan Tiga ASN Gugur di Jayawijaya

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 17:49 WIB

Delapan Hari Hilang Kontak, 8 Penumpang Speedboat di Selat Sunda Belum Ditemukan

Selasa, 15 September 2026 - 11:52 WIB

Sertijab Polda Banten, Enam Pejabat Berganti Posisi

Selasa, 15 September 2026 - 08:52 WIB

Polda Banten Bantu Polda Bengkulu Identifikasi Jenazah Diduga Korban KM Arupadhatu 1

Selasa, 15 September 2026 - 08:38 WIB

Tinjau KEK ETKI Banten, Andra Soni Soroti Investasi Rp1,9 Triliun dan Serapan Kerja

Selasa, 15 September 2026 - 08:31 WIB

Pencarian 8 Orang Hilang Diperpanjang, Gubernur Banten Minta Basarnas Terus Bergerak

Berita Terbaru