Geger Sumatera Selatan, Remaja 18 Tahun Tewas Ditembak Saat Live TikTok

Selasa, 2 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus penembakan yang menewaskan remaja 18 tahun di Kecamatan Mesuji. (Istimewa)

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto memberikan keterangan terkait pengungkapan kasus penembakan yang menewaskan remaja 18 tahun di Kecamatan Mesuji. (Istimewa)

JOGJAOKE.COM, Palembang – Peristiwa tragis terjadi di Kabupaten Ogan Komering lir (OKI), Provinsi Sumatera Selatan. Seorang remaja berusia 18 tahun tewas setelah tertembak senjata api rakitan yang diduga dipegang oleh teman seusianya saat keduanya sedang melakukan siaran langsung melalui aplikasi TikTok.

Peristiwa tersebut terjadi di Desa Margo Bakti, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada Senin (1/6/2026).

“Dari hasil penyelidikan, peristiwa bermula saat pelaku dan korban berada di dalam sebuah kamar sedang melakukan siaran langsung melalui aplikasi TikTok” ujar AKBP Eko Rubiyanto, Senin (1/6/2026).

Saat itu, keduanya diketahui tengah berinteraksi dengan para penonton siaran langsung. Namun ketika pelaku hendak keluar dari kamar, tiba-tiba terdengar suara ledakan yang disusul teriakan korban.

Korban mengalami luka tembak di bagian dada kiri dan langsung dilarikan ke klinik terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Korban sempat dilarikan ke klinik terdekat, tapi nyawanya tidak dapat diselamatkan karena luka tembak yang dialami cukup parah,” ungkap Kapolres.

Mendapat laporan kejadian tersebut, petugas kepolisian langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), mengumpulkan barang bukti, serta memeriksa sejumlah saksi.

Berdasarkan hasil penyelidikan dan keterangan para saksi, tim gabungan kemudian mengamankan M Choirul Anam pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 14.00 WIB untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu pucuk senjata api laras pendek jenis revolver, satu selongsong peluru, satu proyektil, serta paletan yang dikenakan korban saat kejadian.

“Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan proses pembuktian secara ilmiah dan forensik. Saat ini penyidik masih melakukan pendalaman terkait kronologi lengkap kejadian, termasukasal-usul senjata apiyang digunakan,” tegas AKBP Eko Rubiyanto.

Hingga kini, Satreskrim Polres OKI masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap secara pasti penyebab penembakan serta kepemilikan senjata api yang digunakan dalam peristiwa tersebut. (edo/ihd)

Berita Terkait

Sekda Edward Candra: Saatnya Koperasi Sumsel Naik Kelas!
Panen Raya TNI Dongkrak Optimisme Herman Deru Wujudkan Produksi 5 Juta Ton di Sumsel
Kunker Komisi IV DPR RI ke Sumsel, Wagub Cik Ujang Soroti Pengelolaan Perizinan Karbon Hutan
Percepat Transformasi Layanan Kesehatan, Sekda Sumsel Kawal Peralihan Klinik BP KORPRI
Cik Ujang Hadiri Safari Jumat di Masjid Al Hikmah, Teguhkan Kebersamaan dengan Masyarakat
PSEL Palembang Dikebut, Wapres Gibran dan Gubernur Sumsel Pastikan Proyek Strategis Nasional Berjalan Lancar
Sinergi Tokoh Sumsel: Herman Deru dan Cik Ujang Sambut Kunjungan Wapres Gibran di RSUD Siti Fatimah
Bangkitkan Wastra Daerah, Feby Herman Deru Ajak Masyarakat Cintai Batik Lokal

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 11:10 WIB

Sekda Edward Candra: Saatnya Koperasi Sumsel Naik Kelas!

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:45 WIB

Panen Raya TNI Dongkrak Optimisme Herman Deru Wujudkan Produksi 5 Juta Ton di Sumsel

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:16 WIB

Kunker Komisi IV DPR RI ke Sumsel, Wagub Cik Ujang Soroti Pengelolaan Perizinan Karbon Hutan

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:28 WIB

Percepat Transformasi Layanan Kesehatan, Sekda Sumsel Kawal Peralihan Klinik BP KORPRI

Jumat, 17 Juli 2026 - 20:17 WIB

Cik Ujang Hadiri Safari Jumat di Masjid Al Hikmah, Teguhkan Kebersamaan dengan Masyarakat

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Konsep Konsep Penting dan Mendasar dalam Penyusunan UULLAJ

Selasa, 21 Jul 2026 - 20:51 WIB