Forum Diskusi Aktual: Penguatan Kerja Sama Antar daerah dalam Pengelolaan Sampah Berbasis Aglomerasi

Selasa, 13 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah daerah (Pemda) serta pihak terkait dalam mengatasi persoalan persampahan yang menjadi tantangan pembangunan daerah. Terlebih, seiring waktu, meningkatnya jumlah populasi penduduk turut menyumbang peningkatan volume sampah di sejumlah daerah.

“Data menunjukkan bahwa produksi sampah nasional ini terus meningkat, sementara kapasitas pengelolaan di tingkat daerah masih menghadapi berbagai keterbatasan. Ini baik dari sisi SDM, kemudian infrastruktur, teknologi pendukung, dan lain sebagainya,” ujar Wiyagus saat membuka Forum Diskusi Aktual bertajuk “Tantangan dan Peluang Menuju Tata Kelola Sampah Berkelanjutan: Studi Kasus Aglomerasi Pengelolaan Sampah” di Hotel Golden Boutique, Jakarta, Selasa (13/1/2026).

Wiyagus menambahkan, pengelolaan sampah yang tidak dilakukan secara profesional rentan memicu persoalan baru bagi masyarakat. Hal ini seperti pencemaran lingkungan dan kehidupan, serta menurunkan kualitas air bersih. Bahkan, tak jarang persoalan tersebut juga menimbulkan korban jiwa.

Ia menambahkan, saat ini inovasi pengelolaan persampahan cukup beragam, salah satunya dengan metode waste to energy. Hal ini pula yang tengah diusung oleh pemerintah dengan terus mendorong implementasi Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL). Melalui upaya ini, diharapkan pengelolaan sampah dilakukan secara komprehensif dan memiliki dampak penting bagi masyarakat.

“Kemudian dalam konteks ini juga konsep aglomerasi persampahan menjadi sangat urgent dan sangat relevan, serta strategis untuk dikembangkan. Karena aglomerasi ini, khusus di bidang persampahan, merupakan pendekatan kolaboratif antardaerah dalam pengelolaan sampah,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, konsep aglomerasi persampahan merupakan sebuah ikhtiar dalam mendorong daerah untuk berkolaborasi dalam menangani sampah. Untuk merealisasikan hal tersebut, dibutuhkan ekosistem yang dapat memastikan infrastruktur dan pengelolaan persampahan berjalan secara terintegrasi.

Dalam kesempatan itu, Wiyagus mengapresiasi sejumlah usulan kerja sama Pemda dalam mengelola sampah. Kolaborasi tersebut, kata dia, merupakan langkah yang baik dalam pengelolaan sampah. Terlebih lagi, adanya Peraturan Pemerintah Nomor 27 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Sampah Spesifik telah membuka ruang kerja sama antardaerah dalam menangani sampah. Ia berharap, dengan semangat otonomi daerah, Pemda dapat memperkuat kolaborasi dalam penanganan sampah.

“Sekali lagi, saya selaku Wamendagri memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh narasumber yang nanti akan memberikan pencerahan [mengenai persoalan sampah], di tengah kesibukan Bapak/Ibu sekalian, baik dari seluruh pemerintah pusat, kemudian pemerintah daerah, akademisi, komunitas masyarakat sipil,” tandasnya.

Turut hadir pada forum tersebut Kepala Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kemendagri Yusharto Huntoyungo, Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan Pilar Saga Ichsan, sejumlah pejabat dari kementerian/lembaga, serta pihak terkait lainnya.(Ls)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

Hadapi Era Future of Work, Kemnaker Perkuat Kolaborasi dengan ILO
Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen di Manggarai Barat
Gempa Flores Ganggu Layanan Adminduk, Dirjen Dukcapil Kirim Tim ke Ngada
Pencegahan Karhutla Diperkuat, Mendagri Tito Libatkan Pemda hingga Tingkat Desa
Wamendagri Wiyagus Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Eliminasi TB di Sumsel
Bantuan Presiden Cair, Mendagri Tito Pastikan Dukungan Penanggulangan Bencana NTT
Dukcapil Bergerak ke Tujuh Kabupaten Terdampak Gempa NTT
Kenaikan Harga Komoditas, Sekjen Kemendagri Minta Pemda Turun ke Pasar

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 18:00 WIB

Hadapi Era Future of Work, Kemnaker Perkuat Kolaborasi dengan ILO

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:52 WIB

Pulihkan Layanan Adminduk Pascagempa, Ditjen Dukcapil Terbitkan 358 Dokumen di Manggarai Barat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Gempa Flores Ganggu Layanan Adminduk, Dirjen Dukcapil Kirim Tim ke Ngada

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:24 WIB

Pencegahan Karhutla Diperkuat, Mendagri Tito Libatkan Pemda hingga Tingkat Desa

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:18 WIB

Wamendagri Wiyagus Dorong Sinergi Pemerintah dan Masyarakat untuk Eliminasi TB di Sumsel

Berita Terbaru

OPINI

Dari TPA Sampah ke Bank Pakan: Jawaban Krisis Pakan Ternak

Selasa, 25 Agu 2026 - 17:57 WIB