FGD BSKDN Rumuskan Strategi Penerapan SPBE dan Dashboard Data Terpadu untuk Kebijakan Berbasis Bukti

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Jakarta – Badan Strategi Kebijakan Dalam Negeri (BSKDN) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Forum Diskusi Aktual atau Focus Group Discussion (FGD) Penyusunan Peta Jalan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) dan Dashboard Data Terintegrasi dalam rangka pengembangan BSKDN Satu Data. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam memperkuat arah transformasi digital di lingkungan BSKDN demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efisien, terpadu, dan berbasis data.

“Kegiatan FGD ini merupakan bagian penting dari upaya kita bersama dalam membangun birokrasi modern yang berbasis data, terintegrasi, dan digital. Melalui SPBE, kita berupaya mewujudkan pemerintahan digital yang tidak hanya efisien, tetapi juga cerdas dalam menggunakan data untuk mendukung kebijakan publik,” ujar Kepala BSKDN Yusharto Huntoyungo di Command Center BSKDN, Jakarta, Kamis (23/10/2025).

Lebih lanjut, Yusharto menegaskan, transformasi digital bukan lagi sekadar tren, melainkan kebutuhan mendasar bagi birokrasi modern agar tetap relevan, efektif, dan dipercaya publik. Menurutnya, penerapan SPBE merupakan langkah strategis dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang cepat dan tepat.

Karena itu, menurutnya penyusunan Peta Jalan SPBE BSKDN dan pengembangan Dashboard Data Terintegrasi BSKDN Satu Data merupakan dua langkah konkret yang saling melengkapi. Peta jalan tersebut akan menjadi pedoman strategis dalam mengarahkan pelaksanaan transformasi digital di BSKDN, mulai dari penguatan tata kelola dan sistem informasi hingga peningkatan kompetensi aparatur.

Sementara itu, Dashboard Data Terintegrasi menjadi fondasi pengelolaan data internal BSKDN untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based policy) dan analisis data yang akurat. Melalui dashboard ini, BSKDN membangun ekosistem data yang mampu menghimpun dan menyajikan informasi secara real-time, sekaligus menjadi sumber data tunggal (single source of truth) bagi seluruh unit kerja.

“Dashboard ini tidak hanya menampilkan data, tetapi menjadi alat analisis strategis bagi pimpinan dalam memantau kinerja kebijakan, memetakan isu-isu prioritas, dan mengarahkan pengambilan keputusan yang cepat serta tepat,” tambahnya.

Sementara itu, Dosen Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Administrasi Universitas Indonesia Rudiarto Sumarwono menyampaikan paparannya mengenai landasan konseptual SPBE dan transformasi e-Government menuju Smart Governance berbasis AI dan era Singularity. Rudi menilai, keunggulan pemerintahan digital terletak pada efisiensi dan aksesibilitas, sebagaimana telah diterapkan di berbagai negara.

“BSKDN memiliki potensi besar menjadi pelopor kebijakan berbasis bukti. Kita tidak bisa menyelesaikan persoalan saat ini dengan cara lama, melainkan dengan pengetahuan baru dan inovasi yang terdepan,” tutupnya.

Sebagai informasi tambahan, FGD tersebut juga dihadiri narasumber lainnya meliputi perwakilan dari Pusat Kajian Analisis Data Universitas Budi Luhur Gunawan Pria Utama yang memaparkan materi terkait arsitektur SPBE BSKDN dan dashboard data terintegrasi. Narasumber lainnya, yaitu Kepala Bagian Program dan Umum Pusat Data dan Sistem Informasi Kemendagri Boby Yonan Rhamadian yang membahas arsitektur SPBE Kemendagri dan integrasi antarunit kerja.(nr)

Sumber : Puspen Kemendagri

Berita Terkait

TP PKK Tekankan Penguatan Layanan Posyandu pada Pelantikan Pengurus Papua Pegunungan
Mendagri Instruksikan Ketua TP PKK Papua Pegunungan Jalankan Amanah dengan Kepemimpinan Kuat
Mendagri Tekankan Optimalisasi Fungsi DPRD dalam Pengukuhan ADPSI dan ASDEPSI
Pemerintah Pusat Siap Perkuat Dukungan untuk Daerah Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Wamendagri Akhmad Wiyagus Minta Pemda Perkuat Prioritas Anggaran demi Dampak Nyata ke Masyarakat
Wamendagri Wiyagus Soroti Pendidikan Karakter dan Fasilitas Pembelajaran di Sekolah Rakyat Banjarbaru
Mendagri Usulkan Dukungan Anggaran bagi Daerah Pemilik Geopark Berkapasitas Fiskal Lemah
Mendagri Tekankan Penguatan Ekosistem Olahraga dan Pemuda di Daerah

Berita Terkait

Kamis, 4 Desember 2025 - 22:51 WIB

TP PKK Tekankan Penguatan Layanan Posyandu pada Pelantikan Pengurus Papua Pegunungan

Kamis, 4 Desember 2025 - 21:11 WIB

Mendagri Instruksikan Ketua TP PKK Papua Pegunungan Jalankan Amanah dengan Kepemimpinan Kuat

Kamis, 4 Desember 2025 - 18:03 WIB

Mendagri Tekankan Optimalisasi Fungsi DPRD dalam Pengukuhan ADPSI dan ASDEPSI

Rabu, 3 Desember 2025 - 22:38 WIB

Pemerintah Pusat Siap Perkuat Dukungan untuk Daerah Terdampak Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Rabu, 3 Desember 2025 - 16:24 WIB

Wamendagri Akhmad Wiyagus Minta Pemda Perkuat Prioritas Anggaran demi Dampak Nyata ke Masyarakat

Berita Terbaru