Edward Candra Dorong Inovasi Desa dan Optimalisasi BUMDes dalam Rakortekrenbang 2026

Senin, 27 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, PALEMBANG – Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Dr. Drs. H. Edward Candra, M.H membuka Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan (Rakortekrenbang) Urusan Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (UPMD) Tahun 2026 di Hotel Beston Palembang, Senin (27/04/2026).

Dalam sambutannya, Edward Candra menyampaikan bahwa Sumatera Selatan saat ini memiliki 2.853 desa. Dari jumlah tersebut, sekitar 18,9 persen telah masuk kategori desa mandiri. Meski demikian, capaian tersebut dinilai masih perlu ditingkatkan agar semakin banyak desa bertransformasi menjadi desa mandiri.

“Banyak tantangan yang harus dihadapi. Desa saat ini menjadi ujung tombak program gubernur dalam membangun daerah,” ujarnya.

Ia menegaskan, pemerintah berharap desa tidak hanya menjadi objek pembangunan, tetapi juga menjadi pusat implementasi program pemerintah sekaligus wadah penyerapan aspirasi masyarakat. Secara teknis, hal tersebut akan dibahas dalam Rakortekrenbang sebagai bagian dari penyusunan dokumen perencanaan daerah.

Menurutnya, urusan pemerintahan desa merupakan bidang yang membutuhkan koordinasi teknis berkelanjutan. Hal ini sejalan dengan arahan pemerintah pusat, termasuk hasil pertemuan Menteri Dalam Negeri bersama kepala daerah se-Sumatera yang menekankan pentingnya penciptaan lapangan kerja di desa.

“Desa harus mampu membuka lapangan pekerjaan, bukan justru menjadi tempat yang ditinggalkan. Diperlukan inovasi agar program yang dijalankan mampu menyerap sumber daya manusia di desa,” katanya.

Edward juga mengapresiasi pemerintah daerah yang telah berupaya menciptakan lapangan kerja melalui pembangunan berbasis padat karya dan kegiatan produktif di desa sehingga menjadi sumber mata pencaharian masyarakat.

Selain itu, ia menyoroti keterkaitan desa dengan pertumbuhan ekonomi serta penurunan angka stunting. Saat ini, angka stunting di Sumsel tercatat sebesar 12,9 persen dan terus diupayakan penurunannya melalui berbagai program, seperti pelayanan posyandu bagi ibu hamil dan balita serta Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Program-program ini sangat bermanfaat dan berdampak pada penurunan stunting,” ungkapnya.

Dalam pengendalian inflasi, Edward menekankan peran Gerakan Sumsel Mandiri Pangan (GSMP) yang terus digencarkan oleh gubernur. Program ini mendorong ketahanan pangan di tingkat desa, termasuk pengelolaan komoditas strategis seperti cabai yang kerap menjadi penyumbang inflasi.

“GSMP berkaitan erat dengan pengendalian inflasi dan tidak lepas dari dukungan masyarakat,” katanya.

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya inovasi di tingkat desa, terutama dalam memanfaatkan sumber daya yang ada di tengah keterbatasan dana transfer. Optimalisasi Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) serta pemanfaatan aset desa dinilai menjadi kunci dalam menciptakan kemandirian ekonomi desa.

“Momentum ini harus dimanfaatkan untuk berpikir inovatif, mengoptimalkan potensi desa, serta menyiasati keterbatasan dana transfer,” tegasnya.

Ia juga mendorong adanya kerja sama lintas sektor dalam mendukung pembangunan desa. Menurutnya, pembangunan harus dilakukan secara kolaboratif melalui sinergi antara pemerintah desa, kecamatan, kabupaten/kota, provinsi hingga pemerintah pusat.

Salah satu persoalan yang masih dihadapi desa, lanjutnya, adalah infrastruktur, khususnya jalan desa di kawasan eks transmigrasi yang memerlukan penanganan bersama.

Edward mengapresiasi Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) serta Bappeda yang telah menyelenggarakan Rakortekrenbang sebagai wadah sinergi dan kolaborasi perencanaan pembangunan.

Ia menegaskan, Rakortekrenbang memiliki peran strategis dalam siklus perencanaan pembangunan karena menjadi momentum penyelarasan, sinkronisasi, dan validasi program antara pemerintah pusat, provinsi, dan daerah.

“Tujuan utama kita adalah memastikan target pembangunan terakomodasi dalam dokumen perencanaan serta didukung penganggaran yang tepat,” ujarnya.

Hasil Rakortekrenbang ini nantinya akan menjadi acuan penting dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) dan Rencana Kerja Pemerintah (RKP).

“Saya meminta seluruh peserta proaktif dalam pembahasan teknis, menyatukan pandangan, serta menyepakati program strategis yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat di Sumatera Selatan,” katanya.

Ia berharap seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aktif dan produktif serta menghasilkan kesepakatan yang menjadi fondasi penyusunan RKPD yang lebih berkualitas, terukur, dan akuntabel.

“Perencanaan yang baik tidak lahir dari satu pemikiran, melainkan dari kolaborasi berbagai pihak dengan tujuan yang sama. Sinergi adalah kunci. Rakortekrenbang hari ini menjadi langkah awal merajut ide menjadi rencana pembangunan yang kokoh dan berdampak,” pungkasnya.

Mengakhiri sambutannya, Edward Candra menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut.

“Dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, Rapat Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 secara resmi saya nyatakan dibuka,” tutupnya.(lsi)

Sumber :Adpim Sumsel

Berita Terkait

Paskibraka Sumsel Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Pemuda Berprestasi dan Berkarakter
491 PNS Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya, Herman Deru Tegaskan Hak Penghasilan Tetap Terjaga
Herman Deru Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sumsel untuk Kemajuan Daerah
Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG
Herman Deru Tegaskan APBD Sumsel 2027 Fokus pada Program Produktif dan Pelayanan Publik
Peternakan Ayam Petelur Banyuasin Jadi Perhatian, Herman Deru Dampingi Kepala Staf Kepresidenan
Rombongan SRT 31 Palembang Berangkat ke Sekolah Rakyat Permanen OKI, Dilepas Sekda Sumsel
Herman Deru: Hutan Lestari Kunci Ketahanan Sumber Daya Air Sumsel

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Paskibraka Sumsel Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Pemuda Berprestasi dan Berkarakter

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:27 WIB

491 PNS Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya, Herman Deru Tegaskan Hak Penghasilan Tetap Terjaga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Herman Deru Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sumsel untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Herman Deru Tegaskan APBD Sumsel 2027 Fokus pada Program Produktif dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB