DPRD Kota Yogyakarta Pastikan Perlindungan BPJS bagi Kader Posyandu Tetap Berlanjut

Jumat, 7 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Darini. (Joke)

Ketua Komisi D DPRD Kota Yogyakarta, Darini. (Joke)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Komisi D DPRD Kota Yogyakarta menegaskan komitmennya untuk menjaga keberlanjutan anggaran BPJS Ketenagakerjaan bagi kader Posyandu dalam pembahasan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) Tahun 2026 bersama Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).

Rapat yang dipimpin Ketua Komisi D, Darini, Kamis (6/11/2025), menyoroti rencana efisiensi anggaran yang dinilai berpotensi memengaruhi program perlindungan bagi kader Posyandu.

Anggota dewan menilai, pemotongan tersebut dapat berdampak langsung pada kinerja kader yang berperan penting dalam pelayanan kesehatan dasar masyarakat, terutama balita dan lansia.

“Para kader adalah ujung tombak pelayanan kesehatan di wilayah. Pengurangan anggaran bisa menurunkan semangat dan kualitas pelayanan kepada warga,” ujar salah satu anggota Komisi D dalam rapat tersebut.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas DP3AP2KB, Retnaningtyas, menjelaskan bahwa efisiensi dilakukan sebagai bagian dari kebijakan penghematan 25 persen pada belanja non-fisik.

Namun, ia menegaskan pihaknya berupaya mencari jalan tengah agar program penting seperti BPJS Ketenagakerjaan untuk kader Posyandu tetap berjalan tanpa mengurangi manfaat.

Hasil rapat akhirnya menyepakati bahwa anggaran BPJS Ketenagakerjaan bagi kader Posyandu tidak akan dikurangi.

Komisi D akan membawa hasil pembahasan ini ke Badan Anggaran (Banggar) DPRD guna memastikan keberlanjutan perlindungan dan penghargaan bagi para kader pada tahun anggaran 2026. (ihd)

Berita Terkait

Kebijakan dan Kenaikan Danais, DPRD Kota Yogya Pacu Target Zero Stunting
Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan
DPRD DIY Protes Pemotongan Dana Desa 58,03 Persen, Infrastruktur dan Program Stunting Terancam
Penyiaran Digital di DIY, Eko Suwanto Soroti Elektronifikasi yang ‘Stagnan’
Reses Awal Ramadhan, DPRD Kota Yogyakarta Sinkronkan Aspirasi Warga dengan Musrenbang
Eko Suwanto Mengenang Dominikus Adi Sutarwijono, Pejuang Sederhana
DPRD Jogja Kolaborasi dengan Media dan Wirausaha, Dorong UMKM Naik Kelas
Komisi C DPRD DIY Tinjau Kerusakan Jalan Panggang–Wonosari, Anggaran Jadi Kendala

Berita Terkait

Jumat, 27 Februari 2026 - 03:12 WIB

Kebijakan dan Kenaikan Danais, DPRD Kota Yogya Pacu Target Zero Stunting

Jumat, 27 Februari 2026 - 02:56 WIB

Dana Desa DIY Anjlok 74 Persen, Pemda Kucurkan BKK Rp132,5 Miliar untuk Kalurahan

Rabu, 25 Februari 2026 - 17:45 WIB

DPRD DIY Protes Pemotongan Dana Desa 58,03 Persen, Infrastruktur dan Program Stunting Terancam

Jumat, 20 Februari 2026 - 23:42 WIB

Penyiaran Digital di DIY, Eko Suwanto Soroti Elektronifikasi yang ‘Stagnan’

Rabu, 18 Februari 2026 - 18:14 WIB

Reses Awal Ramadhan, DPRD Kota Yogyakarta Sinkronkan Aspirasi Warga dengan Musrenbang

Berita Terbaru