DPRD Dorong Uji Konstruksi Gedung Sekolah Tua di Kota Yogyakarta

Senin, 20 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi C DPRD Kota Yogyakarta merekomendasikan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk segera uji konstruksi bangunan sekolah negeri, terutama jenjang SD dan SMP. (Joke)

Komisi C DPRD Kota Yogyakarta merekomendasikan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk segera uji konstruksi bangunan sekolah negeri, terutama jenjang SD dan SMP. (Joke)

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta — Komisi C DPRD Kota Yogyakarta merekomendasikan Pemerintah Kota Yogyakarta untuk segera melakukan uji konstruksi terhadap bangunan sekolah negeri, terutama jenjang SD dan SMP.

Usulan ini muncul karena banyak gedung sekolah di Yogyakarta telah berusia puluhan tahun dan dikhawatirkan mengalami penurunan kekuatan struktur.

Ketua Komisi C DPRD Kota Yogyakarta, Bambang Seno Baskoro, menyampaikan rekomendasi tersebut saat melakukan peninjauan pembangunan di SMP Negeri 10 Yogyakarta.

Ia menilai uji konstruksi diperlukan bukan hanya untuk memastikan keamanan bangunan lama, tetapi juga menjamin kualitas proyek pembangunan fasilitas pendidikan baru, seperti ruang kelas dan lapangan olahraga.

“Banyak gedung sekolah yang dibangun puluhan tahun lalu. Uji konstruksi penting untuk mengetahui kondisi riil bangunan dan memastikan keselamatan warga sekolah,” ujar Bambang Seno, Senin (20/10/2025).

Komisi C juga mengusulkan agar Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPKP) memasukkan anggaran uji konstruksi dalam rencana kerja tahun 2026.

Menurut Bambang, langkah tersebut dapat membantu pemerintah memetakan potensi kerusakan dan menentukan prioritas rehabilitasi gedung sekolah.

Sejumlah sekolah di Yogyakarta diketahui berstatus Cagar Budaya, sehingga memerlukan penanganan khusus dalam proses perawatan dan perbaikan.

Pemeriksaan konstruksi diharapkan menjadi langkah konkret Pemerintah Kota Yogyakarta untuk menjamin keamanan, kenyamanan, dan keberlanjutan infrastruktur pendidikan.

“Keselamatan guru dan siswa harus menjadi prioritas. Pemerintah perlu memastikan lingkungan belajar yang aman tanpa mengabaikan nilai sejarah bangunan,” kata Bambang menegaskan. (ihd)

Berita Terkait

DPRD Jogja Kolaborasi dengan Media dan Wirausaha, Dorong UMKM Naik Kelas
Komisi C DPRD DIY Tinjau Kerusakan Jalan Panggang–Wonosari, Anggaran Jadi Kendala
Eko Suwanto Apresiasi Puskesmas dan Kader, Angka Stunting Jogja Turun 8,6 Persen
Eko Suwanto: Pilkada Lewat DPRD Ancaman Mundurnya Demokrasi Lokal
80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Rawat Ingatan Sejarah dan Semangat Kebangsaan
Libur Tahun Baru, Eko Suwanto: Utamakan Keselamatan di Tengah Cuaca Ekstrem
Menuju Ketok Palu APBD 2026, DPRD Kota Jogja Sesuaikan Agenda hingga Akhir Tahun
Peran Keluarga Dinilai Krusial, DPRD DIY Ingatkan Bantuan Stunting Tepat Sasaran

Berita Terkait

Senin, 2 Februari 2026 - 18:31 WIB

DPRD Jogja Kolaborasi dengan Media dan Wirausaha, Dorong UMKM Naik Kelas

Rabu, 28 Januari 2026 - 15:14 WIB

Komisi C DPRD DIY Tinjau Kerusakan Jalan Panggang–Wonosari, Anggaran Jadi Kendala

Minggu, 18 Januari 2026 - 23:45 WIB

Eko Suwanto Apresiasi Puskesmas dan Kader, Angka Stunting Jogja Turun 8,6 Persen

Rabu, 7 Januari 2026 - 10:37 WIB

Eko Suwanto: Pilkada Lewat DPRD Ancaman Mundurnya Demokrasi Lokal

Senin, 5 Januari 2026 - 22:33 WIB

80 Tahun Jogja Ibu Kota RI, Rawat Ingatan Sejarah dan Semangat Kebangsaan

Berita Terbaru