‎DPD RI Genjot Harmonisasi Regulasi Pendidikan Soroti SPMB DIY

Kamis, 16 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

‎JOGJAOKE.COM, Jogja – Anggota DPRD RI Ahmad Syauqi Soeratno menegaskan pentingnya sinkronisasi regulasi untuk menjawab berbagai persoalan mendasar pendidikan di daerah.
‎
‎Hal itu disampaikan dalam forum Focus Group Discussion (FGD) yang digelar di Kantor DPD RI DIY, Selasa (14/4).
‎
‎“Regulasi itu fondasi utama, kalau salah disusun, dampaknya bisa sistemik terhadap kualitas pendidikan,” tegasnya.
‎
‎FGD yang diinisiasi Pusat Perancangan dan Kajian Kebijakan Hukum (Pusperjakum) Setjen DPD RI ini mengangkat isu krusial, mulai dari disharmoni aturan pusat-daerah hingga polemik Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
‎
‎“Kami ingin menghimpun data faktual, agar kebijakan yang lahir benar-benar menjawab persoalan riil di lapangan,” ujar Syauqi dalam paparannya.
‎
‎Dalam keynote speech, Syauqi menekankan bahwa regulasi bukan sekadar aturan administratif, tetapi pembentuk budaya organisasi pendidikan.
‎
‎“Kalau kita salah bikin peraturan, maka kultur yang terbangun akan berbeda, outputnya berbeda, dan outcome-nya pasti berbeda,” katanya.
‎
‎Ia juga menyoroti persoalan data kemiskinan yang dinilai belum akurat dan berdampak pada jalur afirmasi pendidikan.
‎
‎Syauqi menyinggung temuan diskualifikasi 139 calon murid pada SPMB 2025 di DIY sebagai bukti lemahnya koordinasi data antar-instansi.
‎
‎“Ini bukan sekadar angka, tapi menunjukkan sistem yang belum sinkron dan berpotensi merugikan masyarakat,” ujarnya.
‎
‎Ia meminta adanya integrasi data yang lebih kuat agar kebijakan afirmasi tepat sasaran.
‎
‎Sementara itu, Kepala Pusperjakum Setjen DPD RI Sanherif Sojuangon Hutagaol menegaskan bahwa kualitas pendidikan di Indonesia masih timpang antar daerah.
‎
‎“DPD RI punya mandat memastikan regulasi daerah tersusun harmonis, efektif, dan tidak tumpang tindih,” jelasnya.
‎
‎Senada, pakar hukum Hestu Cipto Handoyo menambahkan pentingnya kurikulum integratif di era teknologi.
‎
‎“Harus menggabungkan nilai, budaya, dan teknologi agar tidak kehilangan karakter,” tegasnya.
‎
‎Di sisi lain, Anggota Ombudsman DIY Abdullah Abidin menyoroti persoalan klasik zonasi dan ketimpangan kualitas sekolah.
‎
‎“Masih ada persepsi sekolah belum merata, sehingga muncul praktik manipulasi domisili,” ungkapnya.
‎
‎Perwakilan Disdikpora DIY Tukiman memastikan perbaikan terus dilakukan.
‎
‎“SPMB ke depan harus berintegritas, objektif, transparan, dan akuntabel. Ini tanggung jawab bersama,” pungkasnya. (waw)

Berita Terkait

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo
Wujud Kepedulian, Joglo Resto Njeron Beteng Bantu Mahasiswa NTT Tetap Kuliah di Yogyakarta
14 Tahun The Rich Jogja Hotel, Beyond Running Jadi Ajang Perayaan dan Kebersamaan

Berita Terkait

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi

Senin, 28 September 2026 - 15:57 WIB

Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Cegah Banjir, Kodim Wonosobo Ajak Warga Bersihkan Saluran Mangli

Jumat, 16 Okt 2026 - 14:54 WIB