Dorong Swasembada Protein Hewani, Gubernur Lampung Tegaskan Komitmen Zero Rabies 2030

Jumat, 3 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANDAR LAMPUNG – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mendorong Lampung sebagai Lumbung Protein Indonesia melalui kekuatan Lampung yang memiliki ketersediaan pakan dan jumlah ternak yang besar.

Hal itu disampaikan Gubernur Mirza dalam acara Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan ke-189 Tahun 2025, sekaligus memperingati Hari Rabies Sedunia (World Rabies Day/WRD), Jumat (3/10/2025).

“Dengan kekuatan ganda ini – populasi ternak yang besar dan ketersediaan pakan – Lampung layak disebut sebagai Lumbung Ternak Nasional. Dan kita siap tampil sebagai Lumbung Protein Indonesia,” tegas Gubernur.

Menurut Mirza, berdasarkan Data BPS 2024, populasi sapi potong Lampung mencapai 820 ribu ekor (terbesar di Sumatera, ketiga nasional), kambing 1,9 juta ekor (terbesar di Sumatera), produksi daging sapi 23 ribu ton dan daging kambing hampir 6 ribu ton per tahun. Lampung juga dikenal sebagai lumbung jagung nasional, bahan baku utama pakan ternak.

Mirza juga menekankan keseriusan pemerintah daerah mencegah penyakit zoonosis, khususnya rabies. Data 2024 mencatat populasi hewan penular rabies di Lampung mencapai 239 ribu ekor. “Melalui vaksinasi massal, edukasi, dan pembangunan Rumah Sakit Hewan, kita targetkan Lampung mencapai Zero Rabies 2030,” ujarnya.

Kegiatan ini bertema “Memperkuat Swasembada Protein Hewani Menuju Indonesia Emas 2045” ini dipusatkan di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Provinsi Lampung, dan Halaman Kantor UPTD Balai Pelayanan Kesehatan Hewan.

Acara ini juga dihadiri Sekdaprov Marindo Kurniawan dan jajaran Kepala Organisasi Perangkat Daerah terkait, akademisi, insan peternakan, pelaku usaha, komunitas pecinta hewan, serta ratusan masyarakat.

Rangkaian kegiatan meliputi senam bersama, donor darah 100 peserta, kampanye gizi dengan pembagian susu dan telur untuk anak-anak TK Aisyah Bandar Lampung, vaksinasi rabies gratis untuk 500 ekor hewan kesayangan, pemeriksaan kesehatan hewan, demo anjing pelacak dan X-Ray, bazar produk peternakan, pasar murah, hingga pojok baca Bvet Lampung.

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Lampung Lili Mawarti dalam laporannya menambahkan, jumlah layanan kesehatan hewan di UPTD Balai Pelayanan Kesehatan Hewan dan Kesmavet (BPK2LP) terus meningkat signifikan, dari 1.817 ekor pada 2020 menjadi 14.500 ekor pada 2023. Saat ini, laboratorium BPK2LP tengah berproses menuju akreditasi SNI ISO 17025:2017 dengan progres dokumen mutu 80 persen, yang akan memperkuat jaminan layanan kesehatan hewan, kesmavet, dan mutu pakan.

Selain itu, UPTD Balai Inseminasi Buatan (BIB) Lampung telah berhasil meraih sertifikasi SNI untuk 16 pejantan unggul berbagai jenis sapi, dengan produksi semen beku mencapai 41.258 dosis hingga September 2025. Inovasi ini diyakini mampu meningkatkan kualitas genetik ternak sekaligus menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Pemprov Lampung juga tengah menyiapkan pembangunan Rumah Sakit Hewan (RSH) Provinsi Lampung. Kehadiran RSH diharapkan menjadi pusat layanan modern sekaligus rujukan klinik swasta, serta sumber PAD subsektor peternakan. Gubernur berharap dukungan pemerintah pusat melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dapat mempercepat penyelesaiannya.

Acara ditutup dengan penyerahan kartu vaksin rabies kepada masyarakat sebagai simbol dimulainya rangkaian Bulan Bakti Peternakan dan Kesehatan Hewan 2025. (NR)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Lampung Optimalkan Potensi Ekonomi Syariah untuk Percepat Pertumbuhan Inklusif 2027
Lampung Catat Prestasi di ADLGA 2026, Marindo Dinilai Berhasil Dorong Tata Kelola Digital
Rahmat Mirzani Tegaskan APBD Bukan Sekadar Dokumen Keuangan, tetapi Alat Pembangunan
Penguatan Distribusi Pangan Jadi Fokus Pemprov Lampung dalam Mengendalikan Inflasi
Pelantikan Tiga Pejabat, Sekdaprov Lampung Dorong Reformasi Birokrasi yang Berdampak
Bank Indonesia dan Pemprov Lampung Kolaborasi Dorong QRIS Lewat Siger Smash Padel Tournament 2026
Kolaborasi Dekranasda dan Batik Keris Perluas Pasar Wastra Lampung Hingga 120 Gerai Nasional
Gubernur Lampung: Bandar Lampung Expo Jadi Etalase Potensi Daerah dan Penguatan Ekonomi

Berita Terkait

Selasa, 21 Juli 2026 - 13:29 WIB

Lampung Catat Prestasi di ADLGA 2026, Marindo Dinilai Berhasil Dorong Tata Kelola Digital

Senin, 20 Juli 2026 - 15:12 WIB

Rahmat Mirzani Tegaskan APBD Bukan Sekadar Dokumen Keuangan, tetapi Alat Pembangunan

Senin, 20 Juli 2026 - 15:12 WIB

Penguatan Distribusi Pangan Jadi Fokus Pemprov Lampung dalam Mengendalikan Inflasi

Senin, 20 Juli 2026 - 11:52 WIB

Pelantikan Tiga Pejabat, Sekdaprov Lampung Dorong Reformasi Birokrasi yang Berdampak

Minggu, 19 Juli 2026 - 17:00 WIB

Bank Indonesia dan Pemprov Lampung Kolaborasi Dorong QRIS Lewat Siger Smash Padel Tournament 2026

Berita Terbaru

Komjen Pol. Prof. Dr. Cryshnanda Dwilaksana (Ketua Pusat Studi Ilmu Kepolisian). (Foto Ist).

Jakarta

Keamanan yang Memberi Rasa Aman

Selasa, 21 Jul 2026 - 15:11 WIB

Jogja

SAR Gabungan Temukan Korban Tenggelam Sungai Oya

Selasa, 21 Jul 2026 - 14:30 WIB