Diikuti 11.000 Peserta dari 111 Negara, Kongres APAO 2026 Anugerahkan Penghargaan untuk Tim Indonesia

Rabu, 25 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

RSCM Kencana, bagian layanan kesehatan dari Dr. Cipto Mangunkusumo National Public Hospital, berhasil meraih penghargaan prestisius di “Asia-Pacific Academy of Ophthalmology (APAO) Congress” ke-41 yang berlangsung di Hong Kong, China. (Dok RSCM)

RSCM Kencana, bagian layanan kesehatan dari Dr. Cipto Mangunkusumo National Public Hospital, berhasil meraih penghargaan prestisius di “Asia-Pacific Academy of Ophthalmology (APAO) Congress” ke-41 yang berlangsung di Hong Kong, China. (Dok RSCM)

JOGJAOKE.COM, Jakarta — RSCM Kencana, bagian layanan kesehatan dari Dr. Cipto Mangunkusumo National Public Hospital, berhasil meraih penghargaan prestisius di “Asia-Pacific Academy of Ophthalmology (APAO) Congress” ke-41 yang berlangsung pada 5–8 Februari 2026 di Hong Kong, China.

Penghargaan ini diberikan kepada tim medis Cluster Mata RSCM Kencana sebagai bentuk apresiasi atas kontribusi dan inovasi klinis dalam pelayanan kesehatan mata yang dinilai memajukan praktik oftalmologi di tingkat regional. Meskipun detail penghargaan belum dipublikasikan secara resmi, prestasi tersebut menempatkan tim Indonesia sejajar dengan para profesional dan institusi mata top dari berbagai negara Asia-Pasifik.

APAO merupakan salah satu kongres ophthalmologi terbesar di Asia, diselenggarakan setiap tahun oleh Asia-Pacific Academy of Ophthalmology. Perhelatan ke-41 kali ini digelar di Hong Kong Convention and Exhibition Centre, mengusung tema “Eyes on the Future: Innovating Ophthalmology” dengan tujuan memfasilitasi pertukaran ilmu pengetahuan, riset terkini, dan praktik klinik terbaik di bidang kesehatan mata.

Menurut panitia, acara tersebut menarik lebih dari 11.000 peserta dari 111 negara, termasuk para pakar, peneliti, dan praktisi ophthalmologi dunia. Kongres menampilkan lebih dari 1.000 pembicara internasional dan puluhan sesi ilmiah serta workshop klinik yang membahas isu kritis seperti pencegahan kebutaan, teknik bedah terbaru, serta aplikasi teknologi dalam diagnosis dan terapi mata.

Pencapaian RSCM Kencana menjadi sorotan karena menggarisbawahi kemajuan layanan kesehatan Indonesia di ranah internasional, khususnya dalam subspesialis oftalmologi. Sebagai rumah sakit rujukan nasional sekaligus pusat pendidikan medis, RSCM telah lama dikenal dengan layanan lengkapnya, termasuk klinik mata yang menjadi rujukan bagi pasien dari seluruh wilayah Indonesia.

Selain penghargaan tersebut, RSCM secara aktif mengembangkan fasilitas dan kolaborasi akademik untuk meningkatkan mutu layanan. Misalnya, institusi ini sebelumnya menerima hibah mikroskop bedah khusus untuk IGD Mata, sebuah langkah nyata dalam memperkuat penanganan kegawatdaruratan oftalmik di fasilitas rujukan.

Direktur medis RSCM Kencana menyatakan penghargaan ini memacu tim untuk terus mengejar keunggulan klinis serta memperluas kontribusi pada kesehatan mata masyarakat Indonesia dan Asia-Pasifik. Pekan kongres sekaligus menjadi ajang bagi tenaga medis Indonesia untuk memperluas jejaring dan berbagi pengalaman dengan rekan sejawat internasional, sekaligus membuka peluang riset kolaboratif di masa depan. (ihd)

Berita Terkait

Pemkot Yogyakarta Terjunkan 45 Bidan Baru, Wujudkan Layanan ‘Satu Kampung Satu Bidan’
Stunting Ditekan, Pemkot Yogyakarta Dorong Kolaborasi Warga dan Masjid
SMP Negeri 12 Yogyakarta Jadi Sekolah Percontohan Pangan Sehat Tahun 2025

Berita Terkait

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:25 WIB

Diikuti 11.000 Peserta dari 111 Negara, Kongres APAO 2026 Anugerahkan Penghargaan untuk Tim Indonesia

Minggu, 5 Oktober 2025 - 19:19 WIB

Pemkot Yogyakarta Terjunkan 45 Bidan Baru, Wujudkan Layanan ‘Satu Kampung Satu Bidan’

Minggu, 21 September 2025 - 17:20 WIB

Stunting Ditekan, Pemkot Yogyakarta Dorong Kolaborasi Warga dan Masjid

Rabu, 10 September 2025 - 13:28 WIB

SMP Negeri 12 Yogyakarta Jadi Sekolah Percontohan Pangan Sehat Tahun 2025

Berita Terbaru