Dandim Wonosobo Tegaskan Santri Pilar Bangsa, Ma’ruf Amin Ingatkan Ancaman Radikalisme

Rabu, 28 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Wonosobo – Komandan Kodim (Dandim) 0707/Wonosobo Letkol Inf Yoyok Suyitno, S.Sos., bersama Forkopimda Kabupaten Wonosobo menghadiri Haflah Attasyakkur Li Ikhtitaamidduruus ke-29 Pondok Pesantren Al Mubaarok, Manggisan, Mojotengah, Wonosobo, Rabu (28/1/2026).

Acara ini turut dihadiri mantan Wakil Presiden RI ke-13 Prof. Dr. (H.C.) K.H. Ma’ruf Amin sebagai penceramah utama.

Dalam sambutannya, Letkol Inf Yoyok Suyitno menyampaikan apresiasi kepada Pengasuh Ponpes Al Mubaarok KH Nur Hidayatulloh atas suksesnya penyelenggaraan haflah dan wisuda santri.

Ia menegaskan bahwa santri memiliki peran strategis dalam sejarah dan masa depan bangsa.

“TNI dan santri tidak dapat dipisahkan. Sejak masa perjuangan kemerdekaan, laskar santri ikut berjuang, dan setelah merdeka banyak santri yang menjadi bagian dari TNI,” ujar Yoyok.

Yoyok menilai para santri yang diwisuda merupakan aset bangsa yang harus dijaga dan dibina.

“Santri adalah calon penerus bangsa yang dibekali karakter, moral, dan keimanan. Ini menjadi fondasi penting dalam menjaga persatuan dan keutuhan NKRI,” tegasnya.

Sementara itu, dalam tausiyahnya, KH Ma’ruf Amin menyebut pesantren sebagai “pabrik kyai” yang mencetak ulama dan penjaga umat.

Ia mengingatkan santri agar bersungguh-sungguh menuntut ilmu dan tidak mudah terpengaruh pemahaman menyimpang.

“Pesantren itu pabrik kyai. Tugas ulama mengislamkan umat dan menjaga dari akidah yang menyimpang, baik radikal kiri maupun radikal kanan,” kata Ma’ruf Amin.

Ma’ruf Amin juga menekankan tantangan zaman yang kian kompleks.

“Santri sekarang harus lebih pintar dari para kyai dan ulama terdahulu karena tantangannya semakin berat. Tugas kita bersama menjaga NKRI dari ancaman dalam dan luar negeri.

‎”Semoga para santri menjadi penerus ulama yang selalu berada di jalan Allah, selamat dunia akhirat,” pungkasnya.

Haflah Attasyakkur ke-29 ini pun menjadi momentum penguatan sinergi TNI, pemerintah daerah, dan tokoh agama dalam membangun generasi berkarakter dan berintegritas.

(waw)

Berita Terkait

Guru Honorer dan Ngaji Dapat THR, LAZISKU Perkuat Kepedulian Sosial
Demo Ricuh, Kades Purwasaba Hoho Alkaf Dikeroyok Massa LSM
‎KASAD Resmikan 200 Jembatan Garuda, Akses Desa Terpencil Terbuka
Program Ngabuburead ke-12 Perkuat Budaya Membaca dan Nilai Keislaman Anak Selama Ramadan
Tim Wasev Korem 072 Turun Langsung Cek Proyek TMMD Wonosobo
Banjir Mendadak Terjang Lokasi Penambangan di Magelang, Satu Tewas dan Sejumlah Pekerja Luka
‎Kodim 0707/Wonosobo Gaspol TMMD Nonfisik Dongkrak Kesejahteraan Warga
Kodim Wonosobo Bergerak Bersih, Dukung Zero Sampah 2029

Berita Terkait

Senin, 16 Maret 2026 - 10:50 WIB

Guru Honorer dan Ngaji Dapat THR, LAZISKU Perkuat Kepedulian Sosial

Rabu, 11 Maret 2026 - 11:21 WIB

Demo Ricuh, Kades Purwasaba Hoho Alkaf Dikeroyok Massa LSM

Senin, 9 Maret 2026 - 22:19 WIB

‎KASAD Resmikan 200 Jembatan Garuda, Akses Desa Terpencil Terbuka

Sabtu, 7 Maret 2026 - 23:51 WIB

Program Ngabuburead ke-12 Perkuat Budaya Membaca dan Nilai Keislaman Anak Selama Ramadan

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:50 WIB

Tim Wasev Korem 072 Turun Langsung Cek Proyek TMMD Wonosobo

Berita Terbaru