Cik Ujang: Festival Sriwijaya Bukan Sekadar Hiburan, Tapi Penguat Jati Diri Daerah

Sabtu, 16 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, PALEMBANG — Wakil Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Cik Ujang mengajak masyarakat menjadikan Festival Sriwijaya sebagai momentum memperkuat identitas budaya daerah sekaligus menumbuhkan rasa bangga terhadap sejarah dan warisan budaya Sumsel.

Hal tersebut disampaikannya saat membuka Festival Sriwijaya 2026 di Kompleks Dekranasda Palembang, Jumat (15/5/2026).

Menurut Cik Ujang, Festival Sriwijaya bukan hanya agenda hiburan tahunan, melainkan sarana penting untuk memperkuat kecintaan masyarakat terhadap sejarah dan budaya Sumatera Selatan.

Ia mengatakan, Kerajaan Sriwijaya merupakan kerajaan besar yang pernah memiliki pengaruh kuat di kawasan Asia Tenggara. Karena itu, generasi saat ini harus terus menggali dan memahami sejarah kejayaan Sriwijaya agar semangat dan nilai-nilai kebesarannya dapat diwariskan kepada generasi muda.

“Kita tahu Sriwijaya adalah kerajaan besar, tetapi kita juga harus memahami bagaimana kejayaan itu dibangun agar masyarakat Sumatera Selatan bisa mencontoh semangat dan kemajuan yang pernah dicapai Kerajaan Sriwijaya,” ujar Cik Ujang.

Ia menilai budaya Sriwijaya harus terus dijaga dan diperkenalkan secara luas agar tidak tergerus perkembangan zaman. Festival Sriwijaya, lanjutnya, menjadi salah satu upaya pemerintah daerah dalam memperkuat identitas budaya sekaligus mempromosikan kekayaan sejarah Sumatera Selatan.

Selain menghadirkan pertunjukan seni dan budaya, festival tersebut juga diramaikan hiburan rakyat yang bertujuan mempererat kebersamaan masyarakat.

“Festival ini bukan hanya untuk hiburan, tetapi juga untuk membangun rasa bangga terhadap budaya daerah kita sendiri,” katanya.

Cik Ujang berharap Festival Sriwijaya semakin dikenal di tingkat nasional hingga internasional sehingga mampu menarik wisatawan dan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata serta ekonomi kreatif di Sumatera Selatan.

Festival Sriwijaya 2026 berlangsung selama tiga hari dengan menghadirkan berbagai pertunjukan budaya, pameran UMKM, seni tradisional, hingga hiburan rakyat yang disambut antusias masyarakat Palembang dan sekitarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Rudi Irawan, mengatakan Festival Sriwijaya menjadi momentum penting dalam melestarikan budaya sekaligus mengangkat kembali sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya di tengah masyarakat modern.

Menurutnya, kegiatan tersebut dirancang untuk menghidupkan kembali nilai-nilai sejarah dan budaya Sriwijaya agar tetap dikenal generasi muda.

“Festival Sriwijaya menjadi wadah untuk merawat budaya dan sejarah kejayaan Kerajaan Sriwijaya, sekaligus mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif di Sumatera Selatan,” ujar Rudi.

Ia menambahkan, festival tersebut juga bertujuan meningkatkan minat kunjungan wisatawan domestik maupun mancanegara serta memperkuat citra Sumatera Selatan sebagai daerah yang kaya sejarah dan budaya.

Rudi menilai kegiatan budaya seperti Festival Sriwijaya memiliki peran penting dalam memperkuat ketahanan nasional melalui pendekatan sosial dan budaya.

“Melalui festival ini, kami ingin seni dan budaya Sumatera Selatan tetap terjaga, berkembang, dan berkelanjutan dari generasi ke generasi,” tandasnya.

Di sisi lain, Sekretaris Deputi Kementerian Pariwisata Bidang Penyelenggaraan Event, Nova, mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata melalui Festival Sriwijaya di Kota Palembang.

Menurut Nova, keberhasilan festival tersebut tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, dinas kebudayaan dan pariwisata, budayawan, komunitas, pihak swasta, hingga masyarakat.

Ia menyebut Festival Sriwijaya telah menjadi salah satu agenda budaya unggulan yang konsisten memperkenalkan kekayaan sejarah dan budaya Sumatera Selatan kepada masyarakat luas.

Nova juga mengungkapkan kebanggaannya karena Festival Sriwijaya kembali masuk dalam jajaran 125 acara pariwisata nasional untuk keenam kalinya.

“Perkembangan pariwisata ini tentunya bukan hal yang mudah. Ini menunjukkan bahwa Festival Sriwijaya memiliki kekuatan karakter budaya, tata kelola penyelenggaraan yang baik, serta dampak nyata terhadap pengembangan ekonomi daerah,” ujarnya.

Festival Sriwijaya tahun ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-80 Provinsi Sumatera Selatan.

Pada kesempatan tersebut turut diserahkan sertifikat Warisan Budaya Takbenda kepada Kota Palembang, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Kota Prabumulih, dan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba).(lsi)

Sumber : Adpim Sumsel

Berita Terkait

Paskibraka Sumsel Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Pemuda Berprestasi dan Berkarakter
491 PNS Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya, Herman Deru Tegaskan Hak Penghasilan Tetap Terjaga
Herman Deru Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sumsel untuk Kemajuan Daerah
Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG
Herman Deru Tegaskan APBD Sumsel 2027 Fokus pada Program Produktif dan Pelayanan Publik
Peternakan Ayam Petelur Banyuasin Jadi Perhatian, Herman Deru Dampingi Kepala Staf Kepresidenan
Rombongan SRT 31 Palembang Berangkat ke Sekolah Rakyat Permanen OKI, Dilepas Sekda Sumsel
Herman Deru: Hutan Lestari Kunci Ketahanan Sumber Daya Air Sumsel

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 09:45 WIB

Paskibraka Sumsel Dikukuhkan, Herman Deru Dorong Pemuda Berprestasi dan Berkarakter

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:27 WIB

491 PNS Sumsel Raih Satyalancana Karya Satya, Herman Deru Tegaskan Hak Penghasilan Tetap Terjaga

Kamis, 13 Agustus 2026 - 19:15 WIB

Herman Deru Dorong Kolaborasi Pemprov dan Kejati Sumsel untuk Kemajuan Daerah

Kamis, 13 Agustus 2026 - 13:47 WIB

Gubernur Herman Deru Tegaskan Dukungan Penuh Sumsel terhadap Program MBG

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:49 WIB

Herman Deru Tegaskan APBD Sumsel 2027 Fokus pada Program Produktif dan Pelayanan Publik

Berita Terbaru

Yogyakarta

Susanto Dwi Antoro Ajak Warga Bersatu Doakan Keselamatan NTT

Sabtu, 15 Agu 2026 - 11:17 WIB