Bunda Literasi Banten Dorong Pembiasaan Membaca Nyaring Sejak Dini

Minggu, 1 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Serang – Bunda Literasi Provinsi Banten Tinawati Andra Soni mengajak orang tua untuk membiasakan anak membaca sejak usia dini. Orang tua harus membersamai anak dalam kegiatan literasi di tengah semakin majunya era digital, termasuk gempuran media sosial.

“Membiasakan anak-anak sejak dini untuk membaca adalah tanggung jawab kita semua, tanggung jawab yang besar,” kata Tinawati Festival Literasi 2026 yang digelar dalam rangka Hari Membacakan Nyaring Sedunia (World Read Aloud Day), bertempat di Mall of Serang, Minggu (1/2/2026).

Tinawati mengaku bahagia dan terharu hadir di tengah anak-anak di Hari Membaca Nyaring Sedunia. Ia senang melihat anak sejak usia dini membaca beragam topik dengan suara lantang.

“itu juga salah satu menjadi trigger untuk minat baca anak kemudian bagaimana cara orang tua membersamai anak di rumah itu lebih ada inovasi dan variatif. Karena anak-anak muda mulai jenuh dan tergantikan dengan konten-konten di media sosial,” katanya.

Kegiatan seperti ini menurutnya mesti dilakukan berkala dan lebih masif. Apalagi, bisa menjadi pemantik bagi anak dan orang tua untuk membiasakan membaca di rumah.

Kegiatan World Read Aloud Day biasanya diselenggarakan setiap bulan Februari. Ketua Pelaksana Read Aloud Serang Arifiatul Hasanah mengatakan bahwa pihaknya menggelar kegiatan literasi ini dengan tema Buku Sumber Imajinasiku Berkreasi.

“Jadi dari kegiatan ini kami mengusung tema buku sumber imajinasiku berkreasi, karena dari buku ini anak-anak akan banyak berkreasi, akan banyak berimajinasi tentang apa yang ada di dalam buku dengan varian gambarnya,” ungkapnya.

Menurutnya, membaca dengan nyaring menjadi cara efektif bagi orang tua untuk meningkatkan minat baca anak. Saat ini, di Provinsi Banten mulai marak komunitas literasi, salah satunya Read Aloud Serang.

“Komunitas ini adalah komunitas yang bertujuan untuk meningkatkan minat baca anak,” paparnya.

Di tempat yang sama, perwakilan Kantor Bahasa Provinsi Banten Devyanti Asmalasari menyampaikan dukungan kegiatan literasi yang ada di Provinsi Banten. Komunitas Read Aloud Serang menjadi salah satu mitra Kantor Bahasa untuk menumbuhkan kecakapan literasi bahasa dan sastra di masyarakat.

“Yang perlu memang kita tingkatkan literasi di masyarakat, khususnya anak-anak. Kalau kita melihat indeks literasi khususnya di Provinsi Banten, masih banyak sekolah-sekolah, khususnya sekolah dasar, yang rapor pendidikan untuk indeks literasinya masih merah. Tentu ini perlu dukungan dari kita semua,” katanya.

Makanya, agar budaya membaca, termasuk membangun kecakapan literasi, Kantor Bahasa memberikan buku bermutu untuk sekolah. Khusus di Provinsi Banten, tahap pertama pihaknya mengirimkan 14 judul buku ke 463 sekolah dan 14 judul buku untuk 963 sekolah dengan masing-masing sembilan eksemplar untuk setiap buku.

Adapun buku yang dikirim berupa buku cerita bergambar teks dalam bahasa daerah. Serta ada buku dengan tiga bahasa yang ada di Provinsi Banten, yaitu bahasa Sunda, bahasa Jawa, dan juga bahasa Melayu Betawi.

“Dengan membaca buku, anak-anak juga bisa mencintai bahasa daerahnya, anak-anak juga bisa mengetahui kearifan lokal dari masyarakat Banten,” pungkasnya. (nr)

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Survei Ungkap 85,9% Publik Beri Persepsi Positif terhadap Kepemimpinan Gubernur Banten
Terima Kabar Ibu Meninggal, Pemudik di Pelabuhan Ciwandan Dapat Dukungan dari Polda Banten
Antisipasi Lonjakan Pemudik, Menhub dan Kapolda Banten Tinjau Kesiapan Pelabuhan Penyeberangan
DPD II Golkar Pandeglang Gelar Silaturahmi Ramadan Bersama Kader dan Pengurus Kecamatan
Wagub Banten Hadiri Silaturahmi Kebangsaan Bersama Tokoh Nasional di Senayan
Baznas Pandeglang Distribusikan Zakat Fitrah kepada 5.001 Penerima Manfaat
Polda Banten: Arus Kendaraan di Pelabuhan Merak, BBJ, dan Ciwandan Terpantau Lancar
Satgas PRR Bangun 110 Hunian Tetap bagi Penyintas Bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Berita Terkait

Selasa, 17 Maret 2026 - 11:03 WIB

Survei Ungkap 85,9% Publik Beri Persepsi Positif terhadap Kepemimpinan Gubernur Banten

Senin, 16 Maret 2026 - 09:04 WIB

Terima Kabar Ibu Meninggal, Pemudik di Pelabuhan Ciwandan Dapat Dukungan dari Polda Banten

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:39 WIB

Antisipasi Lonjakan Pemudik, Menhub dan Kapolda Banten Tinjau Kesiapan Pelabuhan Penyeberangan

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:20 WIB

DPD II Golkar Pandeglang Gelar Silaturahmi Ramadan Bersama Kader dan Pengurus Kecamatan

Minggu, 15 Maret 2026 - 21:13 WIB

Wagub Banten Hadiri Silaturahmi Kebangsaan Bersama Tokoh Nasional di Senayan

Berita Terbaru