JOGJAOKE.COM, Kabupaten Pandeglang – Gubernur Andra Soni mengatakan, kegiatan Safari Ramadan sebagai bentuk silaturahmi sekaligus sarana menyerap aspirasi masyarakat oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten. Hal tersebut disampaikan saat buka puasa bersama warga di Masjid Jami Miftahul Jannah, Kampung Sindanghayu, Desa Pasir Eurih, Kecamatan Cisata, Kabupaten Pandeglang, Kamis (26/2/2026).
Kegiatan ini menurutnya bukan seremonial, melainkan bentuk upaya pemerintah memperkuat hubungan dengan masyarakat. Sekaligus untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai kebutuhan warga.
“Pembangunan tetap berjalan, namun silaturahmi harus terus ditingkatkan. Masyarakat perlu mengetahui apa yang sudah, sedang, dan akan kami kerjakan,” ujar Andra Soni.
Gubernur menyampaikan, Pemprov Banten terus berupaya memastikan program pembangunan benar-benar terlaksana dan memberi manfaat nyata ke masyarakat. Meski membutuhkan proses dan waktu, upaya pembangunan terus dilakukan agar masyarakat bisa tumbuh kualitas hidupnya. Oleh karena itu, Gubernur Andra Soni memohon doa serta dukungan masyarakat agar seluruh amanah pemerintahan dapat dijalankan dengan baik.
“Ikhtiar pemerintah, baik pemerintah pusat di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, juga pemerintah provinsi, maupun kabupaten dan kota, seluruhnya diarahkan untuk kesejahteraan masyarakat,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Pandeglang Dewi Setiani mengapresiasi kehadiran Gubernur Andra Soni di wilayahnya. Menurut Dewi, Safari Ramadan Pemprov Banten menjadi penguat sinergi pembangunan serta momentum mempererat ukhuwah, komunikasi, dan kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat.
Bupati menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara soal infrastruktur, tetapi juga pembangunan spiritual dan kebersamaan. Pemerintah Kabupaten Pandeglang, juga berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik, mempercepat pembangunan infrastruktur, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Kehadiran Bapak Gubernur Andra Soni dan jajaran menjadi penguat sinergi pembangunan,” ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Pemprov Banten juga menyalurkan berbagai bantuan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan, meliputi bantuan rumah ibadah, pondok pesantren, guru ngaji dan marbot, bantuan kesehatan, bantuan pendidikan melalui program tebus ijazah, bantuan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH), serta alat bantu disabilitas berupa tongkat ketiak dan kursi roda. Penyaluran bantuan tersebut merupakan bagian dari kehadiran pemerintah dalam membantu kebutuhan masyarakat. (nr)
Sumber : Adpim






