BI, OJK dan DJPb Bersinergi dengan Pemprov Lampung Bahas Inovasi Pembiayaan Pembangunan

Selasa, 9 Juni 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, BANDARLAMPUNG — Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan memimpin Rapat Pembahasan Implementasi Creative Financing di Ruang Kerja Sekretaris Daerah Provinsi Lampung, Kantor Gubernur Lampung, Senin (8/6/2026).

Rapat tersebut diikuti jajaran perangkat daerah terkait, perwakilan Bank Indonesia Provinsi Lampung, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Provinsi Lampung.

Kegiatan ini dilaksanakan sebagai langkah awal dalam membangun skema pembiayaan kreatif (creative financing) guna mendukung percepatan pembangunan daerah serta mewujudkan visi Bersama Lampung Maju menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam rapat tersebut dipaparkan kerangka Creative Financing yang dirancang untuk memperluas sumber pendanaan pembangunan di tengah keterbatasan kapasitas fiskal daerah. Skema ini diharapkan mampu menjembatani kesenjangan pembiayaan (financing gap) antara kebutuhan pembangunan yang terus meningkat dengan kemampuan pembiayaan yang bersumber dari APBD.

Berbagai sektor strategis menjadi fokus pembahasan, ketahanan pangan, program desaku maju, konektivitas dan logistik, energi, hilirisasi industri dan kawasan investasi, lingkungan hidup dan ketahanan iklim, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.

Sekretaris Daerah Provinsi Lampung Marindo Kurniawan menegaskan bahwa pembangunan daerah membutuhkan dukungan dan kolaborasi berbagai pihak agar target pembangunan tetap dapat diwujudkan di tengah keterbatasan fiskal.

“Artinya, Provinsi Lampung dalam upaya membangun daerahnya tidak sendirian. Kehadiran Bank Indonesia, OJK, dan DJPb memberikan penguatan yang sangat berarti untuk menjembatani keterbatasan fiskal yang kita hadapi,” ujar Marindo.

Menurutnya, Creative Financing menjadi salah satu alternatif yang dapat dimanfaatkan pemerintah daerah untuk mempercepat pembangunan tanpa hanya bergantung pada sumber pembiayaan konvensional.

“Creative Financing ini merupakan salah satu solusi untuk memastikan pembangunan tetap berjalan. Skema pembiayaan kolaboratif yang dikembangkan diharapkan mampu mendukung pencapaian visi dan target pembangunan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi Lampung,” katanya.

Marindo menjelaskan bahwa kebutuhan pembangunan daerah akan terus meningkat dari waktu ke waktu, sementara kapasitas fiskal pemerintah memiliki keterbatasan yang perlu diantisipasi melalui berbagai inovasi pembiayaan.

“Kebutuhan pembangunan terus bertambah, sementara kemampuan pembiayaan memiliki keterbatasan. Karena itu, diperlukan langkah-langkah inovatif untuk mempersempit kesenjangan pembiayaan sehingga program pembangunan tetap dapat berjalan secara optimal,” tegasnya.

Melalui skema Creative Financing, Pemerintah Provinsi Lampung mendorong pemanfaatan berbagai sumber pendanaan alternatif, antara lain melalui investasi swasta, Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU), pembiayaan dari lembaga pembangunan, instrumen pasar keuangan, hingga pembiayaan berkelanjutan yang berbasis lingkungan.

Skema tersebut diharapkan dapat mendukung percepatan realisasi berbagai proyek strategis di sektor pertanian, perkebunan, peternakan, perikanan, energi baru terbarukan, kehutanan, konektivitas dan logistik, kawasan industri dan hilirisasi, serta pariwisata dan ekonomi kreatif.

Melalui implementasi Creative Financing, Pemerintah Provinsi Lampung berharap dapat memperkuat pembangunan daerah, meningkatkan investasi, membuka lapangan kerja, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.

Sumber : Adpim

Berita Terkait

Purnama Wulan Sari Mirza Tekankan Peran Strategis Ibunda Guru dalam Memajukan Pendidikan
Reforma Agraria Berkelanjutan, Lampung Gandeng Berbagai Sektor untuk Tingkatkan Kesejahteraan
Lampung Buka Peluang Investasi Energi Hijau Melalui Pengembangan Bioetanol
Gubernur Lampung Dorong Kebangkitan Desa Adat dengan Kearifan Budaya Lokal
Jihan Nurlela Sambut Kunjungan Studi Lapangan Peserta PKN II Provinsi Sumatera Selatan
Pemprov Lampung Paparkan Keberhasilan Pengendalian Inflasi di Rakor Kemendagri
Universitas Indonesia Mandiri Gelar Wisuda Perdana, Wagub Jihan Nurlela Beri Dukungan
Wagub Lampung Jihan Nurlela Pimpin Gerakan Bersih Pasar Hadapi Tantangan Perubahan Iklim

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:48 WIB

Purnama Wulan Sari Mirza Tekankan Peran Strategis Ibunda Guru dalam Memajukan Pendidikan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:10 WIB

Reforma Agraria Berkelanjutan, Lampung Gandeng Berbagai Sektor untuk Tingkatkan Kesejahteraan

Selasa, 9 Juni 2026 - 16:04 WIB

Lampung Buka Peluang Investasi Energi Hijau Melalui Pengembangan Bioetanol

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:30 WIB

BI, OJK dan DJPb Bersinergi dengan Pemprov Lampung Bahas Inovasi Pembiayaan Pembangunan

Senin, 8 Juni 2026 - 21:01 WIB

Gubernur Lampung Dorong Kebangkitan Desa Adat dengan Kearifan Budaya Lokal

Berita Terbaru