Bangun Jiwa Kepemimpinan, Jambore Pemuda Daerah 2026 Hadirkan Pemuda Berkarakter

Sabtu, 18 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Yogyakarta – Pemerintah Kota Yogyakarta terus memperkuat peran generasi muda sebagai motor pembangunan melalui penyelenggaraan Jambore Pemuda Daerah (JPD) Kota Yogyakarta 2026 yang dirangkaikan dengan Gelar Pelajar Pemuda. Kegiatan tersebut akan berlangsung pada (17/7/26 – 19/7/26) dengan mengusung semangat kolaborasi, kepemimpinan, kewirausahaan, pelestarian budaya, dan kepedulian terhadap lingkungan.

Hal tersebut disampaikan dalam jumpa pers Gerakan Reresik Sekolah, Jambore Pemuda Daerah, dan Gelar Pelajar Pemuda di Ruang Rapat Lantai 1 Dinas Komunikasi, Informatika dan Persandian (Kominfosan) Kota Yogyakarta, Kamis (16/7/2026).

Wakil Ketua Purna Prakarya Muda Indonesia (PPMI) Kota Yogyakarta, Abdi Kukuh Dewantoro, mengatakan Jambore Pemuda Daerah telah diselenggarakan sejak 2019 dan hingga kini terus menjadi wadah pengembangan kapasitas pemuda di Kota Yogyakarta.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga ruang bagi para pemuda untuk merumuskan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi Kota Yogyakarta.

“Jambore Pemuda Daerah merupakan kegiatan berjenjang yang nantinya akan melahirkan delegasi-delegasi terbaik untuk mewakili Kota Yogyakarta. Kami ingin menggali potensi pemuda agar mampu menjadi agen perubahan yang memiliki jiwa kepemimpinan, kewirausahaan, sekaligus peduli terhadap lingkungan dan budaya,” ujar Abdi.

Ia menjelaskan, peserta Jambore berasal dari 14 kemantren di Kota Yogyakarta dengan rentang usia 17 hingga 30 tahun. Seluruh peserta akan mengikuti rangkaian kegiatan berupa long march, aksi bersih lingkungan, pelatihan kepemimpinan, penguatan kewirausahaan, hingga penyusunan rencana aksi (action plan) yang dapat diterapkan di masyarakat.

Sekretaris PPMI Kota Yogyakarta, Fabriska Noor Fitriana, menambahkan Jambore tahun ini dirancang agar menghasilkan dampak nyata dan berkelanjutan.

“Kami ingin peserta tidak berhenti hanya mengikuti jambore. Setelah kegiatan selesai, mereka diharapkan tetap berjejaring dan menghadirkan gerakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat Kota Yogyakarta,” katanya.

Fabriska menyebut sejumlah narasumber akan hadir untuk membekali peserta, mulai dari praktisi kebudayaan, konten kreator yang mengangkat kearifan lokal, hingga pramuwisata profesional. Selain menerima materi, peserta juga akan menyusun gagasan program yang dapat dikembangkan setelah jambore berakhir.

Sementara itu, Pemerintah Kota Yogyakarta juga melibatkan Forum Pemuda Budaya melalui penyelenggaraan Gelar Pelajar Pemuda yang dikolaborasikan dengan Gerakan Reresik Sekolah.

Duta Budaya Daerah Istimewa Yogyakarta 2026, Muhammad Ilham Kurniawan, mengatakan keterlibatan Forum Pemuda Budaya menjadi bentuk sinergi antara pelestarian budaya dan pembangunan karakter generasi muda.

“Budaya tidak hanya berbicara mengenai warisan masa lalu, tetapi juga bagaimana generasi muda membangun kepedulian, gotong royong, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut kami hadirkan melalui kolaborasi dalam Gerakan Reresik Sekolah dan Gelar Pelajar Pemuda,” ujarnya.

Senada, Duta Budaya DIY 2026, Erliana Puspita Ningrum, mengatakan kegiatan tersebut bertujuan menanamkan kebiasaan menjaga kebersihan lingkungan sebagai bagian dari budaya masyarakat Yogyakarta.

Menurutnya, para pelajar akan diajak membangun karakter melalui nilai gotong royong, disiplin, kepedulian, tanggung jawab, serta cinta lingkungan sehingga gerakan menjaga kebersihan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi menjadi budaya yang dilakukan secara berkelanjutan.

Melalui penyelenggaraan Jambore Pemuda Daerah dan Gelar Pelajar Pemuda, Pemerintah Kota Yogyakarta berharap lahir generasi muda yang adaptif, inovatif, berkarakter, serta mampu berkolaborasi dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah, sekaligus menjadi penggerak pelestarian budaya dan lingkungan di Kota Yogyakarta. (Aga)

Berita Terkait

Driver Maxim Gugat Program Turbo, DPRD DIY Desak Tindak Lanjut
Gantikan Almarhum Adrian Subagyo, Hari Prastowo Dilantik Jadi Anggota DPRD
‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas
Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.
Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”
Satoria Hotel Yogyakarta Genap 9 Tahun, Tumbuh Bersama Lewat Aksi
Peringati HUT ke-81 TNI, Danrem 072/Pamungkas Pimpin Ziarah ke Makam Pahlawan
Peringati HUT ke-81 KAI, Daop 6 Yogyakarta Gelar Upacara di Campus Darman Prasetyo

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:41 WIB

Driver Maxim Gugat Program Turbo, DPRD DIY Desak Tindak Lanjut

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:39 WIB

Gantikan Almarhum Adrian Subagyo, Hari Prastowo Dilantik Jadi Anggota DPRD

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:05 WIB

‎Warga Perum Polda Sleman Diajak Siaga Bencana dan Kamtibmas

Rabu, 7 Oktober 2026 - 19:03 WIB

Dirgahayu Kota Yogyakarta ke-270. Yogyakarta Otentik-Konkret, Maju dan Sejahtera.

Rabu, 7 Oktober 2026 - 14:09 WIB

Korem 072/Pamungkas Mengucapkan Selamat Hari Ulang Tahun ke-270 Kota Yogyakarta “Otentik, Konkret, dan Terus Bergerak untuk Jogja yang Semakin Istimewa.”

Berita Terbaru

Jawa Tengah

Ribuan Massa GPK Kepung Borobudur, Tolak Konser Andrea Bocelli

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:32 WIB

Yogyakarta

KAI Buka Tiket Desember, Penumpang Wajib Cek Perubahan Jadwal

Minggu, 1 Nov 2026 - 14:28 WIB