Atlet Dojo Cakra Borong Emas, Sleman Makin Bersinar

Kamis, 9 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, ‎Sleman – Prestasi membanggakan kembali dipersembahkan atlet muda Padukuhan Joho, Kalurahan Condongcatur.

Dua karateka Dojo Cakra binaan Dai Kyokushin Karate Indonesia sukses merebut Juara 1 pada FORDA II DIY 2026 di Aula SMKN 5 Yogyakarta. Keberhasilan itu sekaligus mengharumkan nama Kabupaten Sleman.

Karaissa Celena Candidia Aznii menjadi Juara 1 Turnamen Kumite Putri kelas -48 kilogram, sedangkan Arjuna Tristan Nirwasita meraih Juara 1 Festival Kumite Putra kelas -35 kilogram.

“Kami sangat bersyukur atas pencapaian ini. Terima kasih kepada Sensei, Dojo Cakra, keluarga, dan semua pihak yang telah memberikan doa serta dukungan,” ujar orang tua Celena, Vebriani Eka Lestari.

Orang tua Tristan, Partin, juga mengungkapkan rasa bangganya atas perjuangan putranya.

“Kami bersyukur atas hasil yang diraih Tristan. Semoga ini menjadi motivasi untuk terus berlatih, menjaga disiplin, dan tidak cepat berpuas diri. Terima kasih kepada para pelatih dan semua yang telah mendampingi prosesnya,” katanya.

Sensei Edi Waluyo dan Sonny Yulianto menegaskan keberhasilan tersebut lahir dari proses latihan yang panjang dan konsisten.

“Prestasi ini bukan diraih secara instan. Celena dan Tristan telah menunjukkan karakter karateka sejati, yakni disiplin, tangguh, pantang menyerah, dan menjunjung tinggi sportivitas,” ungkap keduanya.

Dukuh Joho, Retna Ningsih, turut memberikan apresiasi atas capaian membanggakan tersebut.

“Atas nama Padukuhan Joho dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat kepada Celena dan Tristan. Semoga keberhasilan mereka menjadi inspirasi bagi generasi muda untuk terus berprestasi dan membawa nama baik Condongcatur serta Sleman,” tuturnya.

Keberhasilan dua atlet Dojo Cakra itu menjadi bukti pembinaan olahraga yang didukung keluarga, pelatih, dan lingkungan mampu melahirkan juara.

Prestasi tersebut diharapkan menjadi penyemangat bagi generasi muda untuk terus berlatih, menjunjung sportivitas, dan mengharumkan nama Sleman hingga tingkat nasional maupun internasional. (ady)

Berita Terkait

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan
OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta
Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat
Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan
Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit
GPM Tegaskan Independensi, Marhaenisme Tetap Jadi Garis Perjuangan Organisasi
Ekonomi Digital Makin Beragam, Pemkot Yogyakarta Masukkan Kreator Konten dalam Pendataan UMKM
Pameran Batik Kontemporer Prawirotaman Angkat Karya dan Kreativitas Pembatik Muda

Berita Terkait

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:19 WIB

‎GPM Yogyakarta Tegaskan Marhaenisme Bukan Kendaraan Politik Pribadi Kekuasaan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 13:15 WIB

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 11:28 WIB

Rayakan HUT RI ke-81, KAWAL Indonesia Bergerak Bersihkan Lingkungan Bersama Masyarakat

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:54 WIB

Desil DTSEN Bisa Berubah, Pakar UMY: Jangan Dianggap Label Mutlak Kesejahteraan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 08:47 WIB

Pasien BPJS Tunggu 8 Jam di IGD RSCM, Dosen UMY Soroti Patient Flow Rumah Sakit

Berita Terbaru

Yogyakarta

OTT Rektor Unsoed Jadi Alarm Keras Kampus Negeri Yogyakarta

Sabtu, 22 Agu 2026 - 13:15 WIB