Antisipasi ISPA Meningkat, Gubernur Herman Deru Minta Puskesmas di Kertapati Siaga 24 Jam

Selasa, 8 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, PALEMBANG – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Dr. H. Herman Deru meminta Puskesmas di Kecamatan Kertapati, Palembang, siaga 24 jam sebagai langkah antisipasi terhadap kecenderungan meningkatnya angka Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA).

Hal itu disampaikan Gubernur Sumsel Herman Deru saat meninjau Posko Siaga Karhutla di Kantor Camat Kertapati, Palembang, Senin (7/9/2026).

Informasi yang disampaikan Camat Kertapati Rifanda Putra menyebutkan, jumlah penderita ISPA di Kecamatan Kertapati menunjukkan grafik peningkatan selama musim kemarau, terlebih sejak terjadinya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Di Kecamatan Kertapati, tercatat sebanyak 43 kejadian kebakaran lahan yang dimiliki warga.

Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, berdasarkan angka kejadian karhutla di Kecamatan Kertapati, terjadi peningkatan hingga 100 persen.

“Januari sampai Agustus 20 karhutla, Agustus sampai hari ini 23. Artinya, meningkat 100 persen,” katanya.

Terkait kasus ISPA, Herman Deru menilai telah terjadi lonjakan kasus pada Februari dengan jumlah mencapai 15 ribu penderita.

“Padahal itu belum waktu karhutla, ini perlu diantisipasi,” katanya.

Untuk itu, Herman Deru meminta jajaran Puskesmas di Kecamatan Kertapati siaga penuh selama 24 jam agar masyarakat yang mengalami ISPA akibat kabut asap dapat ditangani dengan cepat.

Kepada pihak kepolisian, Gubernur Sumsel Herman Deru juga meminta agar mencari pemilik lahan yang berpotensi terbakar maupun lahan yang sudah terbakar.

“Kalau dia perusahaan kita akan cabut haknya, tentu dengan berkoordinasi dengan Pak Wali,” katanya.

Gubernur Sumsel Herman Deru turut mengapresiasi kinerja Satgas Karhutla Kertapati yang telah bekerja keras dalam melakukan pemadaman api.

“Kertapati ini wilayah perbatasan. Tentu nanti ada titik api di wilayah perbatasan, tetap saja kita turun mengantisipasinya,” ujar dia.

Pada kesempatan tersebut, Gubernur Sumsel Herman Deru didampingii Wali Kota Palembang H. Ratu Dewa menyerahkan bantuan kepada anggota Satgas Karhutla di Kecamatan Kertapati.

Sebagai upaya mengantisipasi terjadinya karhutla, Gubernur Sumsel Herman Deru meminta seluruh jajaran di Kecamatan Kertapati untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat agar karhutla tidak terjadi.

“Bisa lewat medsos atau bila perlu door to door,” demikian H. Herman Deru. (GLA)

 

Sumber : adpim sumsel 

Berita Terkait

Herman Deru Apresiasi Keharmonisan Eksekutif-Legislatif di OKI: Kunci Utama Pembangunan!
Tanggapi Pandangan Umum 8 Fraksi DPRD, Pemprov Sumsel Beberkan Arah Prioritas APBD 2027
Tak Cuma Tinjau, Herman Deru Nginap di Lokasi Karhutla OKI untuk Instruksikan Pemadaman
Karhutla Banyuasin, Herman Deru Jajal Teknologi dari Brasil
Sekda Sumsel: Pembangunan Tak Cukup Diukur dari Pertumbuhan Ekonomi
Gubernur Herman Deru Ikuti Salat Istisqa dan Doa Bersama di Griya Agung
Cik Ujang Minta Perguruan Tinggi Berperan Aktif dalam Pembangunan Daerah
BKOW Sumsel Ajak Organisasi Wanita Perkuat Edukasi Kesehatan dan Ketahanan Keluarga

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 08:32 WIB

Herman Deru Apresiasi Keharmonisan Eksekutif-Legislatif di OKI: Kunci Utama Pembangunan!

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:37 WIB

Tanggapi Pandangan Umum 8 Fraksi DPRD, Pemprov Sumsel Beberkan Arah Prioritas APBD 2027

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Tak Cuma Tinjau, Herman Deru Nginap di Lokasi Karhutla OKI untuk Instruksikan Pemadaman

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:28 WIB

Karhutla Banyuasin, Herman Deru Jajal Teknologi dari Brasil

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 09:20 WIB

Sekda Sumsel: Pembangunan Tak Cukup Diukur dari Pertumbuhan Ekonomi

Berita Terbaru