Mendagri Tito Karnavian Apresiasi Gerakan Pangan Murah sebagai Upaya Jaga Stabilitas Pangan

Selasa, 26 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JOGJAOKE.COM, Kendari – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pentingnya intervensi stok beras sebagai langkah menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi. Pesan itu ia sampaikan saat membuka Gerakan Pangan Murah di Plataran eks-MTQ Tugu Religi, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Selasa (26/8/2025).

Mendagri menyoroti seriusnya persoalan beras yang kini menjadi tantangan utama dalam pengendalian inflasi. Meski produksi nasional mencapai sekitar 30 juta ton dengan cadangan di Bulog sekitar 4 juta ton, menurutnya langkah intervensi tetap harus digencarkan.

“Nah, kemudian yang kita perlu waspada betul adalah beras,” ujarnya.

Data perkembangan harga di daerah menunjukkan situasi yang belum sepenuhnya stabil. Dari 514 kabupaten/kota, sebanyak 233 daerah sempat mengalami kenaikan harga beras. Intervensi yang dilakukan pemerintah berhasil menurunkan jumlah itu menjadi 191 daerah, namun belakangan kembali meningkat menjadi sekitar 193 hingga 200 daerah.

“Artinya apa? Persoalannya, ini kita perlu genjot lagi untuk intervensi beras,” tegas Mendagri.

Lebih lanjut, Mendagri menjelaskan salah satu bentuk intervensi yang tengah dilakukan pemerintah, yakni melalui beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). Beras ini dikemas dalam paket kantong lima kilogram dengan harga Rp60 ribu, atau sekitar Rp12 ribu per kilogram. Harga tersebut masih berada di bawah harga acuan pemerintah sebesar Rp12.500 per kilogram, sehingga konsumen tetap dapat memperoleh beras dengan harga terjangkau.

Namun, Mendagri menekankan bahwa kebijakan ini tidak boleh berhenti pada langkah sesaat. “Ini gerakan temporer, harus ada gerakan yang lebih berkesinambungan,” jelasnya.

Karena itu, ia mendorong agar beras SPHP lebih banyak digelontorkan ke pasar rakyat. Menurutnya, pasar perlu dibanjiri dengan beras SPHP agar harga tetap stabil dan tidak kalah bersaing dengan beras lainnya yang cenderung naik.

Menutup sambutannya, Mendagri menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Gerakan Pangan Murah di Kendari. Ia berharap, kegiatan ini dapat menjaga stabilitas pangan di seluruh Sulawesi Tenggara, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.

“Saya doakan dengan acara ini, insyaallah pangan bisa terkendali di seluruh, seluruh Sulawesi Tenggara, seluruh kabupaten [dan] kota yang ada,” tandasnya.

Sebagai informasi, acara ini turut dihadiri oleh Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Arief Prasetyo Adi, Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Anindya Novyan Bakrie, Gubernur Sulawesi Tenggara Andi Sumangerukka, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Sulawesi Tenggara, serta pihak terkait lainnya.(Nad)

Sumber: Puspen Kemendagri

Berita Terkait

SKB 7 Menteri Terbit, Penggunaan AI di Pendidikan Resmi Diatur
Mendagri Tito Apresiasi Bantuan Swasta Percepat Pemulihan Kesehatan Pascabencana
Wamendagri Wiyagus Tekankan Peran Pemda dalam Kelancaran Mudik dan Pengendalian Inflasi Jelang Idulfitri
Pulihnya Infrastruktur Telekomunikasi Percepat Kebangkitan UMKM di Aceh, Sumut, dan Sumbar
Tindak Lanjut PP Tunas, Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Aktif Lindungi Anak dari Dampak Negatif Internet
Tito Karnavian: Bantuan Stimulan Rumah Diberikan Langsung kepada Warga Terdampak Bencana
Indonesia Berpartisipasi dalam CSW70 PBB, Tri Tito Karnavian Hadiri Rangkaian Sidang
Penguatan Tata Kelola Zakat Nasional, Agus Fatoni Ditunjuk sebagai Pimpinan BAZNAS

Berita Terkait

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:52 WIB

SKB 7 Menteri Terbit, Penggunaan AI di Pendidikan Resmi Diatur

Kamis, 12 Maret 2026 - 13:01 WIB

Mendagri Tito Apresiasi Bantuan Swasta Percepat Pemulihan Kesehatan Pascabencana

Rabu, 11 Maret 2026 - 20:10 WIB

Wamendagri Wiyagus Tekankan Peran Pemda dalam Kelancaran Mudik dan Pengendalian Inflasi Jelang Idulfitri

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:01 WIB

Pulihnya Infrastruktur Telekomunikasi Percepat Kebangkitan UMKM di Aceh, Sumut, dan Sumbar

Rabu, 11 Maret 2026 - 17:43 WIB

Tindak Lanjut PP Tunas, Mendagri Tito Karnavian Minta Pemda Aktif Lindungi Anak dari Dampak Negatif Internet

Berita Terbaru